ilustrasi nyeri leher (pexels.com/Kindel Media)
Ada anggapan di masyarakat bahwa jika mengalami kadar kolesterol tinggi, maka akan ada keluhan yang dirasakan. Padahal, anggapan ini tidak benar. Mengutip CDC, kadar kolesterol yang tinggi tidak menunjukkan tanda dan gejala pada seseorang.
Dijelaskan juga pada laman Verywell Health, satu-satunya cara untuk mengetahui kadar kolesterol yaitu dengan melakukan pemeriksaan kadar kolesterol melalui sampel darah.
Kebanyakan orang dewasa harus mulai memperhatikan kesehatannya, termasuk dengan melakukan pengecekan kadar kolesterol secara berkala. Jika kamu memiliki riwayat keluarga yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, atau memiliki penyakit tertentu seperti diabetes, maka konsultasikan dengan dokter mengenai seberapa sering kamu perlu cek kadar kolesterol.
Ada banyak mitos mengenai kolesterol yang masih dipercaya sebagian orang. Melakukan pemeriksaan kolesterol penting dilakukan oleh siapa pun karena kolesterol tinggi hanya terdeteksi melalui pemeriksaan darah.
Agar kadar kolesterol tetap stabil, dapat mengonsumsi makanan yang menyehatkan jantung dan melakukan olahraga. Jika diresepkan obat kolesterol, maka obat perlu dikonsumsi sesuai arahan disertai tetap menerapkan pola hidup sehat.