ilustrasi pembalut untuk menstruasi (pixabay.com/Satyress)
Menemukan satu bungkus pembalut lama di lemari bukan berarti produk tersebut otomatis sudah rusak. Namun, tanggal produksi, ketentuan masa simpan dari produsen, kondisi kemasan, dan cara penyimpanannya tetap perlu diperiksa sebelum digunakan. Jadi, usia produk saja gak cukup untuk menentukan apakah pembalut masih layak dipakai atau tidak.
Kalau masa simpannya sudah lewat, sebaiknya jangan buru-buru menggunakan pembalut tersebut, ya. Apalagi kalau kemasannya sudah rusak atau produk sempat disimpan di tempat lembap. Jadi, sebelum dipakai, jangan cuma melihat bungkusnya masih terlihat bagus, tetapi pastikan kondisi pembalut di dalamnya juga masih layak digunakan.
Pembalut ternyata juga punya masa simpan yang perlu diperhatikan, meski kemasannya belum dibuka. Supaya kualitasnya tetap terjaga, simpan pembalut di tempat yang kering dan bersih, serta selalu cek tanggal dan kondisi kemasannya sebelum digunakan. Jadi, jangan asal menumpuk stok pembalut di rumah, ya, pastikan produk yang digunakan masih dalam kondisi baik!
Referensi
“QA (Feminine Care).” Unicharm Indonesia. Diakses November 2026.
“Annex 2: Individual Kit – Technical Specification.” UNFPA Indonesia. Diakses November 2026.
“A Study on the Microbial Quality of Sealed Products for Feminine Hygiene.” Journal of Preventive Medicine and Hygiene. Diakses November 2026.
“Assessing the Relationship Between Menstrual Products and Reproductive and Urogenital Tract Infections (RUTIs): A Systematic Review Evaluating the Evidence and Recommendations for Future Research.” PLOS ONE. Diakses November 2026.