Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Benarkah Osteoporosis Hanya Menyerang Lansia? Ini Faktanya
gambar seorang pria sedang berolahraga (unsplash.com/Jorge Alberto Vega Barrera)
  • Osteoporosis dapat menyerang semua usia, termasuk anak muda, ketika penyerapan jaringan tulang rusak melebihi pembentukan jaringan baru sehingga kepadatan mineral tulang menurun.
  • Postur bungkuk, konsumsi berlebihan kafein, soda, alkohol, rokok, serta kurang aktivitas fisik dapat mengganggu penyerapan kalsium, regenerasi, dan kepadatan tulang.
  • Kesehatan tulang perlu dijaga sejak dini melalui asupan kalsium, protein, vitamin D, latihan beban, serta konsultasi tenaga kesehatan terkait obat yang berpotensi memengaruhi tulang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Osteoporosis merupakan kondisi di mana tulang secara bertahap menjadi lebih tipis, lebih berpori, dan rapuh. Kondisi ini tentu berbahaya karena meningkatkan risiko patah tulang. Tulang kita sebenarnya merupakan jaringan hidup yang terus melakukan regenerasi. Namun ketika sudah lewat usia 30-an, tulang menjadi lemah, dan gak sedikit yang berakhir dengan osteoporosis.

Membahas soal osteoporosis, kondisi ini sering diidentikkan dengan orang tua. Gak bisa dipungkiri, orang tua terutama wanita memang lebih rentan mengalami osteoporosis. Terutama setelah mengalami menopause, perempuan kehilangan hormon estrogen yang juga berfungsi sebagai pelindung tulang. Namun apakah itu artinya osteoporosis hanya menyerang orang tua? Berikut penjelasannya!

1. Osteoporosis bisa terjadi diusia muda

gambar replika kerangka tubuh manusia (unsplash.com/GK3000)

Banyak orang, terutama yang masih muda berpikir bahwa osteoporosis hanya menyerang orang tua. Well, meski kepadatan tulang memang berkurang seiring dengan bertambahnya usia, bukan berarti anak muda juga dapat terhindar dari penyakit ini. Dilansir Healthline, pada dasarnya osteoporosis merupakan penyakit tulang, dan bukan bagian dari proses penuaan.

Itu artinya, penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa ada batasan usia. Pada orang yang lebih muda, osteoporosis biasanya disebabkan oleh penyerapan jaringan tulang yang rusak melebihi produksi jaringan tulang baru. Proses regenerasi yang gak sempurna ini membuat tulang kehilangan kepadatan mineral, menciptakan celah besar pada kerangka dan struktur tulang. Alhasil tulang menjadi lemah, dan rentan mengalami patah tulang.

2. Kebiasaan sehari-hari bisa mempengaruhi kesehatan tulang

gambar sebatang rokok yang menyala (unsplash.com/Andres Siimon)

Kondisi tubuh kita, sangat dipengaruhi dengan berbagai kebiasaan yang kita lakukan. Hal yang sama juga berlaku bagi tulang kita. Sayangnya alih-alih menjaga tulang agar tetap sehat, tanpa disadari kita justru lebih sering melakukan kebiasaan-kebiasaan yang memberikan pengaruh buruk pada tulang. Dilansir Carrell Clinic, berikut beberapa kebiasaan sehari-hari yang mempengaruhi tulang:

  • Postur tubuh bukan hanya mempengaruhi penampilan. Lebih dari itu, postur tubuh yang buruk juga mempengaruhi kesehatan tulang kita. Terbiasa berjalan atau duduk berjam-jam dengan postur bungkuk dapat menyebabkan perubahan degeneratif pada tulang dan persendian.

  • Banyak orang gak bisa hidup tanpa kopi, teh, atau soda. Sebenarnya jika jumlah konsumsinya gak berlebih, hal ini gak akan menimbulkan masalah. Namun yang jadi masalah adalah jika konsumsinya melebihi batas normal. Kafein dan minuman berkarbonasi dapat mengurangi penyerapan kalsium pada tulang. Alhasil tulang gak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Dalam waktu lama, hal ini membuat tulang rapuh dan jadi lebih mudah patah.

  • Jogging, latihan angkat beban, dan berjalan kaki dapat meningkatkan massa dan kepadatan tulang. Sayangnya entah karena malas atau memang sibuk dengan aktivitas lain, membuat kita jadi malas berolahraga. Jangankan rutin angkat beban di gym, kadang ke minimarket yang dekat aja kita masih lebih suka naik motor ketimbang jalan kaki.

  • Gaya hidup yang buruk seperti konsumsi alkohol dan rokok juga ternyata sangat mempengaruhi kesehatan tulang. Sama seperti teh, kopi, atau soda, konsumsi alkohol secara berlebihan juga dapat mengganggu penyerapan kalsium. Sedangkan merokok, dan menghirup asap rokok secara teratur dapat mempengaruhi kemampuan tubuh dalam melakukan regenerasi tulang. Selain itu, seorang perokok cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami patah atau cedera tulang.

3. Cara menjaga tulang tetap kuat sejak dini

gambar menu makanan sehat (unsplash.com/Ella Olsson)

Kebanyakan orang mulai serius menjaga kesehatan tulangnya setelah memasuki usia tua, atau bahkan setelah mengalami berbagai masalah kesehatan. Padahal seperti yang sudah dibahas sebelumnya, seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang juga akan berkurang. Bahkan jika kamu berolahraga atau konsumsi makanan yang sehat diusia tua, hasil yang didapat gak akan sebaik saat masih muda. Daripada menunggu tua, menjaga kesehatan tulang sebaiknya dilakukan sejak muda.

Dilansir Mayo Clinic, menjaga kesehatan tulang bukan sesuatu yang sulit dilakukan. Kamu bisa memulainya dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium, protein, dan vitamin D secara rutin. Memastikan tubuh tetap aktif dengan melakukan latihan beban, hingga menghindari konsumsi minuman yang dapat mengganggu penyerapan kalsium seperti alkohol, kopi, atau teh secara berlebihan. Terakhir, jika kamu harus mengonsumsi obat-obatan tertentu, tanyakan pada tenaga kesehatan apakah obat-obatan tersebut dapat mempengaruhi kesehatan tulang? Jika iya, kamu bisa berdiskusi dengan mereka untuk menjaga agar tulang tetap dalam kondisi sehat.

Salah satu hal yang membuat osteoporosis berbahaya adalah, bukan hanya karena penyakit ini membuat tulang jadi rapuh. Melainkan karena, osteoporosis juga biasanya gak menunjukkan gejala tertentu. Kebanyakan orang baru menyadari dirinya terkena osteoporosis justru setelah tulangnya cedera atau patah. Untuk menghindari hal itu, ada baiknya jika kita menjaga kesehatan tulang sejak masih muda.

Referensi

“Bone Health: Tips to Keep Your Bones Healthy.” Mayo Clinic. Diakses Oktober 2026.

“7 Habits That Are Bad for Your Bones.” Carrell Clinic. Diakses Oktober 2026.

“Everyday Habits That Sneakily Weaken Your Bones.” Harvard Health Publishing. Diakses Oktober 2026.

“Osteoporosis in the Elderly.” Healthline. Diakses Oktober 2026.

“Osteoporosis.” SingHealth. Diakses Oktober 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article