gambar menu makanan sehat (unsplash.com/Ella Olsson)
Kebanyakan orang mulai serius menjaga kesehatan tulangnya setelah memasuki usia tua, atau bahkan setelah mengalami berbagai masalah kesehatan. Padahal seperti yang sudah dibahas sebelumnya, seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang juga akan berkurang. Bahkan jika kamu berolahraga atau konsumsi makanan yang sehat diusia tua, hasil yang didapat gak akan sebaik saat masih muda. Daripada menunggu tua, menjaga kesehatan tulang sebaiknya dilakukan sejak muda.
Dilansir Mayo Clinic, menjaga kesehatan tulang bukan sesuatu yang sulit dilakukan. Kamu bisa memulainya dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium, protein, dan vitamin D secara rutin. Memastikan tubuh tetap aktif dengan melakukan latihan beban, hingga menghindari konsumsi minuman yang dapat mengganggu penyerapan kalsium seperti alkohol, kopi, atau teh secara berlebihan. Terakhir, jika kamu harus mengonsumsi obat-obatan tertentu, tanyakan pada tenaga kesehatan apakah obat-obatan tersebut dapat mempengaruhi kesehatan tulang? Jika iya, kamu bisa berdiskusi dengan mereka untuk menjaga agar tulang tetap dalam kondisi sehat.
Salah satu hal yang membuat osteoporosis berbahaya adalah, bukan hanya karena penyakit ini membuat tulang jadi rapuh. Melainkan karena, osteoporosis juga biasanya gak menunjukkan gejala tertentu. Kebanyakan orang baru menyadari dirinya terkena osteoporosis justru setelah tulangnya cedera atau patah. Untuk menghindari hal itu, ada baiknya jika kita menjaga kesehatan tulang sejak masih muda.
Referensi
“Bone Health: Tips to Keep Your Bones Healthy.” Mayo Clinic. Diakses Oktober 2026.
“7 Habits That Are Bad for Your Bones.” Carrell Clinic. Diakses Oktober 2026.
“Everyday Habits That Sneakily Weaken Your Bones.” Harvard Health Publishing. Diakses Oktober 2026.
“Osteoporosis in the Elderly.” Healthline. Diakses Oktober 2026.
“Osteoporosis.” SingHealth. Diakses Oktober 2026.