Jalan kaki bisa dibuat lebih efektif untuk membakar kalori dengan memberikan sedikit variasi pada kecepatan, medan, maupun gerakan tubuh. Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba.
Daripada berjalan dengan kecepatan yang sama terus-menerus, coba tambahkan beberapa interval jalan cepat. Setelah berjalan santai selama 5—10 menit sebagai pemanasan, tingkatkan kecepatan selama sekitar 30—60 detik hingga napas terasa lebih berat, lalu kembali ke kecepatan sedang. Pola ini bisa diulangi beberapa kali selama berjalan.
Membawa beban ringan, seperti sepasang botol air, dapat membuat tubuh bekerja lebih keras saat berjalan. Gerakkan kedua tangan secara alami mengikuti langkah agar otot bagian atas tubuh ikut aktif. Namun, gunakan beban yang ringan dan tetap nyaman agar tidak membuat tangan atau bahu cepat lelah.
Jalan kaki di tanjakan membutuhkan energi lebih besar dibandingkan berjalan di permukaan datar. Kamu bisa memasukkan beberapa tanjakan ke dalam rute berjalan atau memanfaatkan tangga sebagai alternatif. Mulailah dengan tanjakan yang masih terasa nyaman, lalu tingkatkan secara bertahap ketika tubuh sudah terbiasa.
Jangan biarkan tangan hanya diam di samping tubuh saat berjalan. Tekuk siku sekitar 90 derajat dan ayunkan tangan mengikuti langkah dengan gerakan yang lebih aktif. Selain membantu menjaga ritme berjalan, gerakan ini membuat lebih banyak otot tubuh bekerja sehingga aktivitas berjalan terasa lebih intens.
Nah, sekarang kamu sudah tahu perkiraan berapa kalori jalan dari Stasiun BNI City ke Stasiun Karet. Jadi, meski bukan perjalanan yang jauh, berjalan kaki di antara kedua stasiun ini tetap bisa menambah langkah sekaligus membuat tubuh membakar kalori.
Referensi
"What Are the Benefits of Walking?". Healthline. Diakses September 2026.
"Walking to Burn Calories: A Complete Guide to Effective Walking for Fitness". Pat Falvey. Diakses September 2026.