ilustrasi nyeri pinggang (magnific.com/stefamerpik)
DOMS biasanya dirasakan sebagai nyeri atau kaku pada otot yang digunakan setelah latihan, tetapi rasa sakit yang tajam, sangat menyakitkan, atau muncul sebagai akibat dari insiden tertentu saat berolahraga perlu ditangani dengan lebih serius. Begitu juga jika rasa nyeri disertai dengan pembengkakan yang tidak biasa, kelemahan yang parah, atau menyebabkan kesulitan dalam menggunakan bagian tubuh secara normal. Keadaan seperti ini sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai DOMS hanya karena muncul setelah berolahraga.
Kalau kamu merasakan nyeri yang berbeda dari pegal yang biasanya muncul setelah latihan, jangan buru-buru untuk kembali berolahraga hanya karena sudah saatnya berlatih. Memberikan jeda dan mencari pendapat dari tenaga kesehatan saat dibutuhkan jauh lebih aman ketimbang menebak-nebak penyebabnya sendiri. Mengetahui perbedaan ini sangat penting agar rutinitas olahraga tetap berjalan tanpa mengabaikan sinyal yang diberikan oleh tubuh.
Mengalami DOMS bukan berarti kamu harus langsung berhenti olahraga, tetapi tubuh tetap perlu didengarkan sebelum kembali berlatih, lho. Pilih aktivitas yang lebih ringan saat otot masih pegal dan beri waktu istirahat jika nyerinya terasa cukup mengganggu. Nah, dengan memahami batas tubuh, kamu tetap bisa menjaga konsistensi olahraga tanpa mengorbankan proses pemulihan.
Referensi
“An Evidence-Based Approach for Choosing Post-exercise Recovery Techniques to Reduce Markers of Muscle Damage, Soreness, Fatigue, and Inflammation: A Systematic Review With Meta-Analysis.” Frontiers in Physiology. Diakses Agustus 2026.
“The Effectiveness of Post-exercise Stretching in Short-Term and Delayed Recovery of Strength, Range of Motion and Delayed Onset Muscle Soreness: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials.” Sports Medicine. Diakses Agustus 2026.
“Pengaruh Pemberian Massage dengan Minyak Gandapura terhadap Penurunan Nyeri Otot Quadriceps Akibat Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS).” Journal of Sport Science and Fitness. Diakses Agustus 2026.
“Prevalensi, Karakteristik, dan Penanganan Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS).” MEDIKORA: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga. Diakses Agustus 2026.
“Profil Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pada Mahasiswa FIK UNP Setelah Latihan Fisik.” Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan). Diakses Agustus 2026.