Rebecca Rushton and Douglas Richie, “Friction Blisters of the Feet: A New Paradigm to Explain Causation,” Journal of Athletic Training 59, no. 1 (2024): 1–7, https://doi.org/10.4085/1062-6050-0309.22.
Ruth Cayero, Valentín Rocandio, Asier Zubillaga, Ignacio Refoyo, Julio Calleja-González, Arkaitz Castañeda-Babarro, and Inmaculada Martínez de Aldama, “Analysis of Tug of War Competition: A Narrative Complete Review,” International Journal of Environmental Research and Public Health 19, no. 1 (2022): 3, https://doi.org/10.3390/ijerph19010003.
Lutz-Christian Gerhardt, Verena Strässle, Andreas Lenz, Nicholas D. Spencer, and Siegfried Derler, “Influence of Epidermal Hydration on the Friction of Human Skin against Textiles,” Journal of the Royal Society Interface 5, no. 28 (2008): 1317–28, https://doi.org/10.1098/rsif.2008.0034.
George G. A. Pujalte, Lorena M. C. Costa, Adrianna D. M. Clapp, Richard John Presutti, and Jason C. Sluzevich, “More Than Skin Deep: Dermatologic Conditions in Athletes,” Sports Health 15, no. 1 (2023): 74–85, https://doi.org/10.1177/19417381211065026.
American Academy of Dermatology, “Minimize a Scar: Proper Wound Care Tips from Dermatologists,” diakses Agustus 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Clinical Guidance for Wound Management to Prevent Tetanus,” diakses Agustus 2026.
Tug of War International Federation, Rules for International Competition, diakses Agustus 2026.
Kenapa Tangan Bisa Lecet Parah setelah Lomba Tarik Tambang?

- Tarik tambang dapat menyebabkan rope burn karena tekanan, gesekan, dan gaya geser berulang merobek epidermis, lalu membentuk lepuh berisi cairan.
- Keringat meningkatkan gesekan antara kulit dan tali, sehingga rasa panas, kemerahan, lecet, hingga lepuh dapat berkembang lebih cepat saat tarikan berlanjut.
- Lepuh kecil yang utuh sebaiknya dibiarkan; luka pecah dibersihkan dan dibalut. Periksa medis bila luka dalam, terinfeksi, perdarahan, mati rasa, atau fungsi tangan terganggu.
Beberapa detik setelah aba-aba berbunyi, tali ditarik sekuat tenaga. Telapak mulai panas dan perih, tetapi kamu tetap harus berpegangan kencang dan menarik tali sampai lomba selesai. Setelah tali dilepas, kulit bisa memerah, mengelupas, bahkan muncul lepuh berisi cairan. Ini kerap disebut rope burn, cedera mekanis akibat gesekan dan gaya geser.
Penelitian mengenai lepuh akibat gesekan (friction blister) menunjukkan lepuh terbentuk ketika lapisan kulit mengalami gaya geser berulang hingga terjadi robekan kecil di dalam epidermis. Cairan kemudian mengisi ruang tersebut dan membentuk lepuh.
Table of Content
Kenapa tarik tambang mudah membuat tangan lecet?
Peserta lomba tarik tambang harus menggenggam tali dengan kuat sambil menerima gaya tarikan besar dari arah berlawanan.
Tinjauan ilmiah mengenai olahraga tarik tambang menyebut peserta menghasilkan gaya berlawanan yang sangat besar melalui tali. Cedera pada bahu dan ekstremitas atas juga mencakup sekitar 23 persen cedera yang dilaporkan dalam data yang dirangkum penelitian tersebut.
Pada telapak tangan, tekanan tinggi membantu membuat tali tidak terlepas. Namun, ketika posisi tali dan jaringan tangan sedikit bergeser berulang kali selama menarik, jaringan kulit mengalami deformasi geser berkali-kali.
Kajian mengenai lepuh akibat gesekan menjelaskan tiga unsur penting pembentukannya, yaitu gerakan jaringan, gaya gesekan yang tinggi, dan pengulangan. Makin besar gaya geser yang diterima kulit, makin sedikit pengulangan yang diperlukan sampai lapisan epidermis mengalami cedera.
Telapak tangan juga termasuk area dengan kulit tebal yang memang rentan mengalami lepuh akibat gesekan. Ketika robekan terbentuk di dalam epidermis, bagian tersebut dapat terisi cairan dalam beberapa jam.
Keringat bisa memperparah gesekan

ilustrasi lomba tarik tambang (vecteezy.com/Yuri Anto) Lomba 17 Agustus sering dilakukan di luar ruangan, sehingga tangan yang memegang tali mudah berkeringat.
Kelembapan kulit dapat mengubah sifat gesekannya. Penelitian eksperimental terhadap kulit manusia dan tekstil menunjukkan peningkatan hidrasi kulit dapat meningkatkan gaya gesekan antara keduanya.
Dalam kondisi tertentu, kelembapan dapat meningkatkan gaya yang ditransmisikan ke kulit dan membuat jaringan lebih rentan terhadap cedera gesekan.
Tahap awalnya mungkin hanya terasa panas, perih, atau terlihat kemerahan. Jika tarikan terus berlangsung, cedera bisa berkembang menjadi lepuh. Jika permukaan kulit akhirnya robek, bagian kulit di bawahnya menjadi terbuka dan terasa jauh lebih nyeri.
Lepuh sebaiknya jangan langsung dipecahkan
Jika yang muncul hanya lepuh kecil dan masih utuh, umumnya tidak perlu dipecahkan. Lapisan kulit di atas lepuh membantu melindungi jaringan di bawahnya ketika proses penyembuhan berlangsung. Lepuh akibat gesekan pada telapak dan jari dapat terjadi pada atlet, dan lepuh kecil biasanya bisa pulih dengan dibiarkan tetap utuh.
Kalau kulit sudah lecet atau lepuh pecah, disarankan membersihkan luka dengan lembut menggunakan sabun ringan dan air, kemudian mengoleskan petroleum jelly dan menutupnya dengan perban atau kasa bersih. Balutan diganti setiap hari agar luka tetap bersih selama proses penyembuhan.
Tidak perlu menggosok luka dengan keras. Menghilangkan sisa kotoran penting, tetapi trauma tambahan justru dapat memperbesar area kulit yang terluka.
Kapan lecet perlu diperiksa dokter?
Cedera akibat tarik tambang tidak selalu berhenti di permukaan kulit.
Segera cari pertolongan medis jika luka dalam atau sangat nyeri, perdarahan sulit berhenti, terdapat mati rasa atau kelemahan pada jari/tangan, atau fungsi tangan terganggu.
Luka juga perlu diperiksa jika muncul tanda infeksi seperti kemerahan yang makin meluas, bengkak, rasa hangat, nanah, atau nyeri yang terus bertambah.
Status vaksin tetanus juga perlu diperhatikan apabila luka cukup dalam atau terkontaminasi tanah dan kotoran. CDC merekomendasikan evaluasi booster berdasarkan jenis luka dan riwayat vaksin. Pada orang yang sudah menyelesaikan seri vaksin dasar, booster umumnya direkomendasikan bila luka kotor atau berat dan vaksin tetanus terakhir sudah 5 tahun atau lebih, sedangkan pada luka bersih dan ringan batasnya 10 tahun.
Kesimpulannya, tangan bisa lecet parah setelah tarik tambang karena kulit harus menahan tekanan, gaya gesek, dan gaya geser berulang ketika menggenggam tali dengan kuat. Keringat dapat memperparah gesekan.
Lecet ringan biasanya dapat dirawat di rumah, tetapi luka yang dalam, terinfeksi, atau disertai gangguan fungsi tangan membutuhkan pemeriksaan tenaga medis.
Referensi

![[QUIZ] Kamu Lari ke Hiburan Apa saat Burnout? Ini Makna Psikologisnya](https://image.idntimes.com/post/20251223/1000192518_10cfa4e2-0e6f-461c-ba0e-defe47ef2fbe.jpg)
















