Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Buah yang Bisa Bantu Meredakan Mual saat Mudik Jarak Jauh
Ilustrasi buah (pexels.com/Denise H.)
  • Pisang membantu meredakan mual saat mudik dengan melindungi dinding lambung melalui peningkatan produksi lendir yang berfungsi sebagai pelindung alami dari asam lambung.
  • Apel dapat mengurangi rasa mual karena kandungan seratnya membantu membersihkan zat pemicu mual, dan sebaiknya dikonsumsi dalam porsi kecil agar mudah dicerna.
  • Lemon efektif meredakan mual lewat aromaterapi; senyawa seperti limonene dan linalool memberikan efek relaksasi yang menenangkan tubuh selama perjalanan jauh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat menempuh perjalanan jauh, khususnya ketika mudik Lebaran, sebagian orang kerap mengalami mual atau mabuk perjalanan. Kondisi ini biasanya terjadi karena sinyal yang diterima otak dari mata dan telinga bagian dalam tidak selaras saat tubuh berada di kendaraan yang bergerak. Akibatnya, muncul gejala seperti pusing, mual, hingga keinginan untuk muntah.

Selain obat-obatan, ada cara alami yang bisa digunakan untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman tersebut. Salah satunya dengan memanfaatkan buah-buahan yang praktis dibawa selama perjalanan. Buah tertentu dapat membantu menenangkan lambung saat dimakan, sementara aromanya juga dapat memberikan efek segar ketika dihirup. Buah apa sajakah yang bisa mengatasi mual saat menempuh perjalanan jauh itu?

Table of Content

1. Pisang

ilustrasi pisang (pexels.com/SHVETS Production)

Pisang kerap direkomendasikan sebagai buah yang ramah bagi lambung, terutama ketika perut terasa tidak nyaman selama perjalanan mudik. Teksturnya yang lembut membuat buah ini relatif mudah dicerna, bahkan saat kondisi perut sedang sensitif. Mengutip dari laman MedlinePlus milik National Institutes of Health (NIH), pisang diketahui dapat membantu meredakan gangguan pada lambung melalui mekanisme perlindungan pada dinding lambung.

Buah ini dapat merangsang produksi lendir pada lapisan lambung yang berfungsi sebagai pelindung alami. Lapisan tersebut membantu memisahkan dinding lambung dari paparan asam lambung yang dapat memicu iritasi. Dengan adanya perlindungan ini, rasa tidak nyaman seperti mual dapat berkurang.

Pisang bisa dikonsumsi ketika sahur atau berbuka sebelum perjalanan sebagai langkah antisipasi mabuk perjalanan. Namun, jika kamu tidak sedang puasa, buah ini juga bisa dimakan dalam porsi kecil ketika mual mulai terasa karena teksturnya lembut dan mudah dicerna.

2. Apel

ilustrasi apel potong (pixabay.com/stevepb)

Apel juga dapat menjadi pilihan buah yang membantu meredakan mual selama perjalanan mudik. Buah ini memiliki rasa ringan dan relatif mudah diterima oleh lambung ketika perut sedang tidak nyaman. Dilansir Valley Women's Health, apel mengandung serat yang dapat membantu membersihkan zat pemicu mual dalam sistem pencernaan.

Namun, konsumsinya dianjurkan dalam porsi kecil agar tidak memperparah rasa tidak nyaman pada perut. Selain itu, buah yang mudah dicerna atau diolah menjadi bentuk lebih lembut seperti saus apel juga kerap direkomendasikan saat seseorang mengalami mual. Jenis makanan ringan seperti ini dinilai lebih mudah ditoleransi oleh sistem pencernaan dibandingkan makanan berat atau berlemak.

Karena sedang berpuasa, apel bisa dikonsumsi saat makan sahur dan berbuka setelah makan berat. Namun, jika tidak puasa, apel bisa dimakan sedikit demi sedikit ketika rasa mual mulai muncul ketika perjalanan mudik.

3. Lemon

ilustrasi lemon (pexels.com/Pixabay)

Lemon juga kerap dimanfaatkan untuk membantu meredakan mual selama perjalanan mudik. Aroma khas dari buah ini sering dimanfaatkan untuk memberikan sensasi segar dan menenangkan. Berdasarkan sebuah studi yang terbit di Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan RI tahun 2023, aromaterapi lemon diketahui dapat membantu menurunkan intensitas mual dan muntah.

Dalam penelitian tersebut, terdapat perbedaan signifikan pada tingkat mual sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lemon. Senyawa alami dalam lemon seperti limonene dan linalool diketahui dapat membantu memberikan efek relaksasi pada tubuh. Karena itu, menghirup aroma lemon atau mengonsumsinya dalam jumlah kecil dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu meredakan mual saat perjalanan mudik.

Lemon jadi alternatif yang cukup praktis digunakan untuk membantu meredakan mual saat perjalanan mudik. Hal ini karena lemon tidak harus dikonsumsi, melainkan dimanfaatkan dengan cara menghirup aromanya. Aroma dari kulit lemon biasanya lebih kuat dan segar, sehingga dapat memberikan sensasi menyegarkan yang membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada perut. Dari tiga buah di atas, apakah ada favoritmu untuk menemani mudik?

Referensi

"Bananas and Nausea". MedlinePlus (NIH). Diakses pada Maret 2026.

"Food that Prevent/Relive Nausea". Valley Women's Health. Diakses pada Maret 2206.

"Differences Between Lemon Aromatherapy and Hypnobirthing in Reducing Nausea and Vomiting of Pregnant Women in the First Trimester". Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Kemenkes RI. 2023. Diakses pada Maret 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team