Comscore Tracker

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Masalah Kesehatan akibat Kamu Kurang Makan

Sama bahayanya dengan makan berlebihan

Kebiasaan makan berlebihan dan tidak sehat berhubungan dengan berbagai penyakit kronis. Mulai dari obesitas, diabetes, hingga jantung. Akan tetapi, kurang makan juga dapat menimbulkan berbagai masalah, yang sayangnya ini jarang menjadi perhatian. 

Padahal, sama seperti makan berlebihan, kebiasaan kurang makan atau makan sangat sedikit memiliki berbagai efek buruk pada kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Dalam artikel, akan dibahas beberapa masalah kesehatan yang mengintai bila jumlah asupan makan seseorang tidak memadai.

1. Selalu merasa lelah

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Masalah Kesehatan akibat Kamu Kurang Makanunsplash.com/Adrian Swancar

Salah satu gejala paling jelas yang menunjukkan bahwa seseorang kurang makan adalah terus-menerus merasa lelah.

Perlu diingat, tubuh mendapatkan energinya dari kalori dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi, yang kemudian digunakan oleh tubuh agar dapat berfungsi dengan baik. Fungsi ini meliputi proses dasar dan otomatis, seperti bernapas dan berpikir.

Jumlah kalori yang dibutuhkan bervariasi pada tiap individu dan bergantung pada berbagai faktor, seperti ukuran tubuh, metabolisme, dan tingkat aktivitas fisik.

Tingkat energi yang rendah juga dapat berdampak buruk pada kinerja aktivitas fisik dan kebugaran. Pada sebuah penelitian dalam jurnal Nutrients, para peneliti menemukan bahwa konsumsi terlalu sedikit kalori berdampak buruk pada kebugaran fisik dan kinerja olahraga.

2. Mudah sakit

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Masalah Kesehatan akibat Kamu Kurang Makanunsplash.com/Spencer Backman

Kurang makan juga bisa menyebabkan pola makan yang tidak seimbang. Artinya, tubuh tidak menerima cukup nutrisi untuk memelihara sistem kekebalan yang sehat guna melawan penyakit. Ini juga bisa menyebabkan penyakit bertahan lebih lama dari yang seharusnya.

Menjaga asupan nutrisi yang sehat sangat penting, khususnya bagi orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah, seperti anak kecil, orang tua, atau orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah.

Dalam sebuah penelitian di Journal of the American Geriatrics Society, ditemukan bahwa memberikan suplemen nutrisi kepada orang-orang yang berusia di atas 65 tahun menghasilkan perbaikan yang signifikan dalam fungsi sistem kekebalan mereka. Selain dari suplemen, nutrisi juga bisa didapat dari makanan sehari-hari.

Baca Juga: Bikin Gampang Sakit, 6 Kebiasaan Sepele Ini Merusak Kekebalan Tubuh

3. Masalah reproduksi

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Masalah Kesehatan akibat Kamu Kurang Makanunsplash.com/Yuris Alhumaydy

Ketika tidak menerima nutrisi yang cukup, ini menyebabkan tubuh memprioritaskan proses mana yang harus difokuskan pada pemeliharaan, seperti proses pernapasan dan sirkulasi darah yang mendukung kehidupan. Akibatnya, produksi hormon seks dapat terganggu, yang dapat menurunkan gairah seksual dan dapat mengganggu proses reproduksi.

Sebuah penelitian dalam jurnal Ageing Research Reviews menunjukkan bahwa diet yang mengandung kalori yang tidak mencukupi dapat berdampak buruk pada fungsi reproduksi pada laki-laki dan perempuan. Kondisi ini kemudian dapat mempersulit atau mencegah terjadinya kehamilan, khususnya pada pasangan yang mendambakan anak.

4. Rambut rontok

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Masalah Kesehatan akibat Kamu Kurang Makanpexels.com/element5 digital

Kehilangan beberapa helai rambut setiap hari adalah hal yang normal. Namun, jika kerontokannya parah, ini bisa jadi indikasi bahwa kamu kurang makan.

Ada banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga pertumbuhan rambut normal dan sehat. Melansir Healthline, kurangnya asupan kalori, protein, biotin, zat besi, dan nutrisi lainnya adalah penyebab umum kerontokan rambut.

Selain itu, pada dasarnya ketika kamu tidak mengonsumsi cukup kalori dan nutrisi utama, tubuh akan memprioritaskan kesehatan jantung, otak, dan organ lain daripada pertumbuhan rambut.

5. Mengalami masalah tidur

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Masalah Kesehatan akibat Kamu Kurang Makanunsplash.com/Vladislav Muslakov

Melansir Healthline, kurang tidur diketahui menyebabkan resistansi insulin dan penambahan berat badan. Selain itu, meskipun makan berlebihan dapat menyebabkan kesulitan tidur, diet ketat juga bisa berdampak sama.

Menurut penelitian dalam jurnal Sleep Medicine Reviews yang dilakukan pada hewan dan manusia, diketahui bahwa pembatasan kalori hingga kelaparan menyebabkan gangguan tidur dan penurunan tidur gelombang lambat, yang juga dikenal sebagai tidur nyenyak.

Berdasarkan penelitian dalam jurnal Eating and Weight Disorder yang dilakukan terhadap 381 mahasiswa, didapat hasil bahwa diet ketat dan gangguan makan lainnya dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk dan suasana hati yang rendah.

Karenanya, kalau kamu sering merasa seolah-olah terlalu lapar untuk tertidur atau bangun dengan rasa lapar, ini bisa jadi tanda utama kalau selama ini jumlah porsi makanmu lebih sedikit.

Sama seperti terlalu banyak makan yang bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, kurang makan juga memiliki dampak negatif bagi tubuh. Untuk itu, pastikan kamu selalu mendapatkan makanan dan nutrisi yang cukup untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal. Kamu juga bisa konsultasi ke ahli gizi untuk mendapatkan panduan makan yang tepat sesuai kondisi tubuh.

Baca Juga: Perhatikan! 7 Tanda Awal Tubuhmu Kekurangan Asupan Protein

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya