Comscore Tracker

5 Cara untuk Mengurangi Risiko Terjadinya Kram Otot

Aktivitasmu sehari-hari jadi aman tanpa gangguan

Kram otot merupakan kondisi tiba-tiba yang terjadi ketika otot mengalami kontraksi atau mengejang. Meski biasanya hanya sesaat, rasa sakit yang ditimbulkan bisa sangat menyakitkan, sehingga bisa mengganggu aktivitas atau waktu istirahat.

Hal paling umum penyebab kram otot adalah saat kita berolahraga atau aktivitas fisik berat lainya tanpa pemanasan dengan benar. Ini bisa memicu otot menjadi kaget dan mengalami kontraksi.

Selain itu, kram otot juga bisa disebabkan oleh faktor lain, di antaranya karena otot tidak mampu untuk relaks akibat ketidakseimbangan elektrolit, tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, serta kurangnya aliran darah ke otot, melansir Harvard Health Publishing.

Jika kamu sering mengalami kram otot, kamu bisa melakukan cara-cara di bawah ini untuk mengurangi risikonya. Catat, ya!

1. Konsumsi air putih dan air yang mengandung elektrolit di waktu yang tepat

5 Cara untuk Mengurangi Risiko Terjadinya Kram Ototilustrasi minum air putih (unsplash.com/quokkabottles)

Rajin minum air putih adalah cara yang paling ampuh untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Hal ini sangat penting dalam mencegah kram otot yang bisa menyerang tiba-tiba.

Namun, saat berolahraga atau melakukan aktivitas berat yang mengeluarkan banyak cairan, baiknya pilih minuman yang mengandung elektrolit. Ini karena larutan elektrolit mampu menggantikan hilangnya cairan tubuh dengan lebih efektif.

Berdasarkan laporan dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition tahun 2021, orang yang minum larutan elektrolit pada saat dan setelah olahraga memiliki risiko kram otot yang lebih kecil dibandingkan dengan orang yang minum air putih biasa.

Hal ini dijelaskan lebih lanjut dalam ScienceDaily, di mana seorang pakar mengemukakan bahwa air putih yang diminum sebelum dan sesudah berolahraga memiliki kecenderungan untuk mengencerkan konsentrasi elektrolit dalam tubuh, dan tidak menggantikan komponen yang hilang saat berkeringat.

2. Lakukan peregangan di sela-sela kegiatan atau sebelum tidur

5 Cara untuk Mengurangi Risiko Terjadinya Kram Ototilustrasi peregangan di sela-sela waktu kerja (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Tanpa disadari, jarang melakukan peregangan menjadi salah satu faktor yang membuat otot sering mengalami kram, lo!

Melakukan peregangan secara berkala, terutama di sela-sela aktivitas, memiliki beragam manfaat. Salah satunya yaitu membuat tubuh jadi lebih relaks dan fleksibel. Hal ini bermanfaat dalam mengurangi frekuensi kram yang sering dialami.

Jika kamu memiliki kecenderungan untuk mengalami kram otot saat sedang tidur pada malam hari, lakukan peregangan sebelum tidur untuk membantu mencegah serangannya, mengutip Mayo Clinic.

Baca Juga: 8 Penyebab Kamu Sering Alami Kram Tiba-tiba, Hindari Semua Pemicunya!

3. Tetap beraktivitas dan gunakan alas kaki yang nyaman 

5 Cara untuk Mengurangi Risiko Terjadinya Kram Ototilustrasi mengenakan alas kaki yang nyaman (pixabay.com/congerdesign)

Meski terdengar klasik, alas kaki memegang peranan yang cukup penting bagi kenyamanan dan kesehatan kaki. Mengenakan alas kaki yang tidak nyaman bisa menimbulkan masalah pada otot dan persendian, sehingga kaki jadi lebih mudah mengalami kram.

Pilihlah alas kaki yang nyaman digunakan untuk beraktivitas. Tak peduli dengan jenis sol yang tinggi atau yang rendah, yang penting harus nyaman!

Sementara itu, membiasakan diri untuk melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki juga berkontribusi dalam menjaga kekuatan dan fleksibilitas otot, serta memperkecil risiko kram otot. Jadi, jangan mager, ya, supaya otot-otot tubuhmu tidak menjadi kaku.

4. Konsumsi makanan yang mengandung magnesium dan kalium

5 Cara untuk Mengurangi Risiko Terjadinya Kram Ototilustrasi makan makanan sehat (pexels.com/Nathan Cowley)

Magnesium dan kalium merupakan dua jenis mineral dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi, di antaranya adalah fungsi dalam memelihara saraf dan otot.

Kacang-kacangan, gandum, dan sayuran hijau merupakan contoh sumber makanan yang tinggi akan magnesium. Sementara itu, yang mengandung kalium tinggi di antaranya pisang, kentang, ubi, dan mentimun.

5. Gunakan kompres hangat untuk melemaskan otot dan meningkatkan sirkulasi darah

5 Cara untuk Mengurangi Risiko Terjadinya Kram Ototilustrasi kompres panas atau hangat untuk meredakan nyeri otot (medicalnewstoday.com)

Kalau kamu sering mengalami kram, pasti sudah tahu bagian tubuh mana yang kemungkinan akan mengalami kram lagi sewaktu-waktu. Maka, tak ada salahnya untuk sesekali mengompres bagian tersebut dengan air hangat.

Kompres air hangat bisa berguna untuk melancarkan peredaran darah serta memberi efek relaksasi pada otot. Sebagai alternatif, sekalian mandi air hangat juga bisa menjadi pilihan. Namun, hindari mandi air hangat terlalu lama karena bisa menyebabkan kulit kering.

Menerapkan cara-cara di atas dapat membantu mengurangi risiko terjadi kram otot, khususnya buat kamu yang sering mengalaminya. Bila kram otot makin sering atau makin parah, atau disertai gejala lainnya yang tak biasanya, sebaiknya periksakan ke dokter, ya.

Baca Juga: Bebas Repot! Ini 9 Cara Mengatasi Kram Perut Saat Haid yang Menyiksa

Halifa Ghaisani Photo Verified Writer Halifa Ghaisani

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya