ilustrasi nonton Piala Dunia (unsplash.com/Vitaly Gariev)
Piala Dunia bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan juga momen perayaan bagi banyak orang. Saat berkumpul bersama teman atau keluarga, makanan sering menjadi bagian penting dari acara tersebut. Kehadiran banyak pilihan menu dalam satu meja membuat seseorang cenderung mencicipi lebih banyak jenis makanan.
Selain itu, suasana yang menyenangkan dapat mengurangi perhatian terhadap jumlah porsi yang dikonsumsi. Ketika fokus tertuju pada pertandingan, obrolan, dan euforia kemenangan tim favorit, keputusan makan sering dilakukan secara spontan. Akibatnya, porsi yang awalnya direncanakan dapat bertambah beberapa kali lipat. Faktor lingkungan seperti ini sering menjadi penyebab yang jarang disadari, padahal pengaruhnya cukup besar terhadap kebiasaan makan selama turnamen.
Piala Dunia memang menjadi momen yang menyenangkan untuk dinikmati bersama orang terdekat. Namun, kebiasaan makan selama menonton tetap perlu diperhatikan agar tidak berujung pada asupan kalori berlebihan yang berdampak pada kesehatan. Saat nobar berikutnya tiba, sudahkah porsi camilan yang dipilih benar-benar sesuai kebutuhan tubuh?
Referensi
"Health experts reveal game plan for good health this World Cup". University of Dundee. Diakses Juni 2026.
"How to Enjoy the World Cup Without Gaining Weight". Press Minister. Diakses Juni 2026.
"Soccer fans warned to watch their diets". Taipei Times. Diakses Juni 2026.