Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Nyeri Siku saat Bermain Padel? Waspada Padel Elbow
ilustrasi padel (pixabay.com/Jonas)
  • Padel elbow adalah peradangan pada tendon luar siku akibat getaran keras dari raket padel yang tidak bersenar, mirip tennis elbow namun penyebabnya berbeda.

  • Cedera ini dipicu oleh getaran raket solid, teknik backhand yang salah, frekuensi bermain berlebihan, serta pemilihan raket yang tidak sesuai.

  • Gejalanya meliputi nyeri di luar siku hingga lengan bawah dan kelemahan genggaman; penanganannya mencakup istirahat, kompres es, fisioterapi, evaluasi alat, dan obat antiinflamasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini menampilkan sisi positif dari meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan dalam olahraga padel. Melalui penjelasan medis yang rinci, pembaca memperoleh pemahaman lebih baik tentang penyebab dan pencegahan padel elbow. Informasi mengenai teknik, peralatan, serta langkah perawatan menunjukkan bahwa cedera dapat diatasi dengan pendekatan yang tepat dan edukatif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lapangan padel pagi itu ramai. Suara bola beradu dengan raket terdengar ritmis, diselingi tawa para pemain yang sedang menikmati permainan. Namun di tengah euforia itu, seorang pemain tiba-tiba mengusap bagian luar sikunya, wajahnya sedikit meringis.

Awalnya ia mengira itu cuma pegal biasa karena terlalu lama bermain, tetapi rasa nyeri itu tak kunjung hilang. Bahkan, makin terasa saat menggenggam raket atau mengangkat benda ringan.

Tanpa disadari, aktivitas yang menyenangkan itu perlahan memicu kondisi yang kini mulai sering dibicarakan di kalangan pecinta olahraga raket yakni padel elbow, cedera yang tampak sepele namun bisa mengganggu performa hingga aktivitas sehari-hari.

Apa itu padel elbow?

Konsultan ortopedi cedera olahraga di Gatam Institute Eka Hospital MT Haryono, dr. Aldo Fransiskus Marsetio, BMedSc, Sp.OT, Subsp.CO(K), AIFO-K, dalam keterangan tertulis menjelaskan bahwa padel elbow mirip tennis elbow, tetapi punya karakteristik unik yang disebabkan oleh alat pemukul dan gerakan yang berbeda.

Secara medis, padel elbow adalah lateral epicondylitis, yaitu peradangan pada tendon yang menghubungkan otot-otot lengan bawah ke bagian luar siku. Tendon ini berfungsi untuk membantu mengangkat pergelangan tangan ke atas dan melakukan gerakan memukul.

Meskipun secara klinis sama dengan tennis elbow, tetapi padel elbow memiliki pemicu yang berbeda.

Raket padel tidak menggunakan senar, memiliki permukaan padat yang terbuat dari bahan seperti karbon atau fiberglass dengan lubang-lubang kecil. Karena tidak ada senar untuk menyerap benturan, getaran saat bola menghantam raket akan langsung tersalurkan ke pergelangan tangan hingga siku. Getaran yang lebih keras inilah yang membuat beban pada tendon menjadi lebih berat.

Faktor penyebab padel elbow

ilustrasi padel (freepik.com/freepik)

Ada beberapa faktor yang menyebabkan pemain padel, baik pemula maupun yang sudah mahir, mengalami cedera ini, di antaranya:

  • Getaran raket: Struktur raket padel yang solid membuat lengan bawah menyerap seluruh energi kinetik dari bola.

  • Teknik backhand yang kurang sempurna: Kesalahan paling umum adalah memukul bola backhand dengan hanya mengandalkan kekuatan pergelangan tangan, bukan putaran bahu dan tenaga kaki. Hal ini memberikan tekanan ekstrem pada area lateral siku.

  • Frekuensi bermain yang terlalu sering: Karena padel sangat menyenangkan, banyak pemain pemula yang langsung bermain setiap hari tanpa memberikan waktu otot untuk beristirahat dan pulih.

  • Pemilihan raket yang salah: Raket yang terlalu berat atau grip yang kurang ergonomis.

Gejala padel elbow

Padel elbow tidak terjadi secara mendadak, tetapi secara bertahap. Gejala awal sering kali diabaikan hingga menjadi kronis:

  • Rasa nyeri atau perih di tonjolan tulang pada bagian luar siku.

  • Nyeri yang menjalar dari siku hingga ke lengan bawah dan pergelangan tangan.

  • Kelemahan saat menggenggam sesuatu, seperti memegang raket, bersalaman, atau memutar gagang pintu.

  • Rasa kaku pada siku, terutama di pagi hari saat baru bangun tidur.

Pemain yang mulai merasakan gejala padel elbow, diharuskan meakukan langkah-langkah berikut sebelum kondisi tendon makin parah:

  • Istirahat total: Berhenti main padel selama 1–2 minggu.

  • Terapi es: Kompres area siku yang nyeri dengan es selama 15 menit, beberapa kali sehari, untuk mengurangi peradangan.

  • Fisioterapi dan peregangan: lakukan latihan peregangan sebelum main. Fokuslah pada gerakan yang memperkuat otot di sekitar siku agar mampu menahan beban getaran raket dengan lebih baik.

  • Evaluasi alat olahraga: Coba tambah overgrip agar ukuran pegangan lebih pas di tangan, atau beralih ke raket dengan material lebih empuk (soft EVA foam) yang lebih baik dalam meredam getaran.

  • Pemberian obat-obatan: Dokter mungkin akan meresepkan obat antiinflamasi atau menyarankan penggunaan brace (penyangga siku) agar tendon pulih.

Cedera olahraga yang tidak ditangani dengan tepat dapat berkembang menjadi nyeri kronis yang mengganggu aktivitas harian. Segera periksa ke dokter jika mengalami keluhan terkait padel.

Editorial Team