Comscore Tracker

Puasa Bisa Meningkatkan Imun Tubuh berkat Regenerasi Sel

Memperkuat kekebalan tubuh dalam melawan infeksi

Selama bulan Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk melakukan puasa dari terbitnya matahari hingga terbenam sembari tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Bagi sebagian orang, ini bisa terdengar ekstrem dan membahayakan. Akan tetapi, puasa nyatanya memiliki banyak manfaat, termasuk untuk sistem imun.

Apa hubungan antara puasa dan imunitas tubuh? Merujuk penelitian dalam jurnal Frontiers in Nutrition tahun 202, berikut penjelasannya.

1. Memicu produksi sel darah putih

Puasa Bisa Meningkatkan Imun Tubuh berkat Regenerasi Selilustrasi sel darah putih (unsplash.com/FLY:D)

Menurut penelitian tersebut, berpuasa minimal selama tiga hari akan memicu tubuh untuk memproduksi sel darah putih baru yang akan memperkuat kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.

Peristiwa ini bisa terjadi karena berpuasa akan memaksa tubuh mengonsumsi cadangan lemak dan glukosa, dan sebagian besar sel darah putih akan dipecah. Alhasil, proses ini menyebabkan perubahan dalam tubuh yang memicu sel induk untuk meregenerasi sel-sel baru dalam sistem kekebalan tubuh

2. Bisa mencegah infeksi COVID-19

Puasa Bisa Meningkatkan Imun Tubuh berkat Regenerasi Selilustrasi virus COVID-19 (unsplash.com/CDC)

Mekanisme utama virus penyebab COVID-19 dalam menyerang tubuh adalah melalui inflamasi badai sitokin atau kondisi respons imun tubuh yang berlebihan. 

Dalam penelitian tersebut, puasa Ramadan yang dilakukan oleh orang sehat menunjukkan dampak yang lebih sedikit terhadap stres oksidatif dan inflamasi.

Walaupun begitu, para ahli mengingatkan untuk selalu menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan penularan COVID-19 serta selalu menjaga kebersihan. Bagi yang memiliki penyakit bawaan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan puasa. 

3. Berolahraga saat puasa bisa meningkatkan imun tubuh

Puasa Bisa Meningkatkan Imun Tubuh berkat Regenerasi Selilustrasi olahraga (unsplash.com/Alex McCarthy García)

Olahraga saat puasa tentunya menjadi tantangan yang berat untuk dilakukan. Akan tetapi, tidak berolahraga sama sekali malah bisa menurunkan daya tahan tubuh, lo! Hal ini bisa terjadi karena adanya adaptasi kardiovaskular dan resistansi saat berolahraga.

Selain itu, orang yang berpuasa dan tetap berolahraga menunjukkan adanya peningkatan dalam konsentrasi plasma IL-6, serum CRP, imunoglobulin A dan G, serta antioksidan non-enzimatik. 

Jadi, usahakan untuk tetap berolahraga saat berpuasa untuk mempertahankan kekebalan tubuh. Olahraga bisa dilakukan pada pagi hari atau 1 jam setelah berbuka. Tak perlu olahraga berat, olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga bila dilakukan secara rutin tentu akan mendatangkan kebaikan bagi tubuh. 

Baca Juga: Kontrol Kolesterol saat Puasa dengan Gaya Hidup Sehat

4. Konsumsi makanan bernutrisi untuk mempertahankan imun

Puasa Bisa Meningkatkan Imun Tubuh berkat Regenerasi Selilustrasi makanan bernutrisi (unsplash.com/Dan Gold)

Untuk mempertahankan sistem kekebalan tubuh tetap optimal, penting bagi kita untuk mengonsumsi makanan yang bernutrisi. Hal utama yang harus dilakukan adalah mengonsumsi air putih yang cukup untuk menstabilkan imun tubuh. 

Asupan karbohidrat, protein substrat, serta vitamin dan mineral yang cukup sangat penting untuk pemulihan setelah olahraga dan menciptakan kekebalan tubuh yang lebih efektif. Protein yang mudah dicerna, seperti susu, juga bisa menjadi pilihan ideal untuk meningkatkan daya tahan tubuh setelah berolahraga.

5. Manfaat lain puasa untuk kesehatan

Puasa Bisa Meningkatkan Imun Tubuh berkat Regenerasi Selilustrasi berbuka puasa (unsplash.com/Lee Myungseong)

Selain meningkatkan daya tahan tubuh, masih ada banyak lagi manfaat puasa bagi kesehatan. Salah satunya adalah menurunkan kondisi resistansi insulin. Hal ini bisa menjadi cara untuk mencegah diabetes. 

Puasa juga bisa memberikan dampak positif bagi orang dengan obesitas dan bisa mengurangi berat badan. Selain itu, manfaat lainnya adalah meningkatkan kesehatan jantung, mencegah gangguan saraf, serta mengurangi risiko kanker.

Itulah penjelasan bagaimana puasa meningkatkan imun tubuh. Meskipun pola makan selama puasa Ramadan menjadi terbatas, tetapi usahakan jaga pola makan tetap sehat, jaga hidrasi tubuh, rutin olahraga, tidur cukup, dan kelola stres dengan baik agar kerja sistem imun tubuh maksimal, ya!

Baca Juga: Nilai Normal Kadar Gula Darah Puasa, Jangan Sampai Turun atau Naik

Topic:

  • Nurulia
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya