Influenza bukan hanya pilek biasa. Penyakit ini dapat menyebabkan pneumonia, memperburuk penyakit yang sudah dimiliki anak, dan dalam kasus yang lebih jarang menyebabkan komplikasi pada jantung atau sistem saraf.
Penelitian terhadap 516 anak yang dirawat dengan infeksi virus pernapasan di 12 pusat rujukan anak di Italia menemukan 104 anak terinfeksi influenza. Dari kelompok influenza tersebut, 13,5 persen mengalami penyakit yang dikategorikan berat dan 11,5 persen memerlukan perawatan ICU.
Anak kecil merupakan salah satu kelompok yang butuh perhatian lebih. Risiko influenza berat lebih tinggi pada anak usia muda, terutama anak di bawah 2 tahun, serta anak dengan kondisi tertentu seperti gangguan neurologis atau penyakit yang menekan sistem kekebalan.
Kelompok ini disarankan menghubungi tenaga kesehatan lebih dini ketika mengalami gejala influenza karena terapi antivirus memberikan manfaat terbesar ketika diberikan sedini mungkin.
Referensi
Cristina Moracas et al., “Pathogen and Patient Characteristics and the Severity of Viral Respiratory Infections in Children,” JAMA Network Open 9, no. 2 (2026): e260129, https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2026.0129.
Centers for Disease Control and Prevention, “Signs and Symptoms of Flu,” diakses September 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Flu: What To Do If You Get Sick,” diakses September 2026.