- Obat anti kejang: Ini adalah terapi utama. Sekitar 70 persen pengidap epilepsi bisa mengontrol kejang dengan obat yang cocok. Bahkan 50–60 persen bisa bebas kejang dalam 1 tahun pertama pengobatan.
- Kombinasi obat: Kalau satu obat belum berhasil, dokter bisa mengombinasikan dua jenis obat.
- Operasi epilepsi: Untuk epilepsi yang tidak mempan obat, operasi bisa jadi pilihan. Sekitar 70 persen pasien yang cocok untuk operasi bisa bebas kejang setelahnya.
- Alat stimulasi saraf dan diet ketogenik: Ada juga terapi seperti VNS (vagus nerve stimulation), neurostimulasi responsif, dan diet keto untuk kasus tertentu.
Apakah Epilepsi Bisa Disembuhkan?

- Epilepsi adalah gangguan saraf kronis dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik otak yang tidak normal.
- Obat antikejang, kombinasi obat, operasi epilepsi, alat stimulasi saraf, dan diet ketogenik adalah pengobatan epilepsi saat ini.
- Sekitar 74 persen anak dengan epilepsi bisa bebas kejang dengan terapi. Selain itu, dua pertiga pengidap secara umum bisa mengontrol epilepsinya.
Banyak orang bertanya-tanya apakah epilepsi bisa disembuhkan. Pertanyaan ini wajar, mengingat epilepsi kerap dianggap sebagai penyakit seumur hidup. Namun, kabar baiknya, kendati epilepsi belum bisa “disembuhkan” dalam arti hilang permanen untuk semua orang, tetapi banyak pengidapnya bisa hidup bebas kejang dalam waktu lama dengan pengobatan yang tepat.
Jadi, epilepsi bukan akhir dari segalanya. Dengan penanganan yang sesuai, kualitas hidup bisa sangat baik, bahkan nyaris seperti orang tanpa epilepsi.
Table of Content
1. Apa itu epilepsi?
Epilepsi adalah gangguan saraf kronis yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik otak yang tidak normal. Kejangnya bisa bermacam-macam, mulai dari melamun beberapa detik, tubuh kaku, sampai kejang hebat yang menyebabkan jatuh dan tidak sadarkan diri.
Penyebab epilepsi juga beragam. Ada yang karena faktor genetik, cedera kepala, infeksi otak, stroke, atau bahkan tanpa sebab yang jelas.
Yang perlu digarisbawahi, tidak semua kejang berarti epilepsi. Seseorang baru disebut epilepsi jika mengalami setidaknya dua kejang tanpa pemicu yang jelas.
2. Apakah epilepsi bisa disembuhkan?
Jawabannya, hingga kini belum ada obat yang bisa menyembuhkan epilepsi secara permanen untuk semua orang. Namun, banyak pengidap epilepsi yang bisa mencapai kondisi bebas kejang jangka panjang. Ini sering disebut sebagai functional cure alias “sembuh secara fungsi”.
Artinya, kendati penyebab di otak mungkin masih ada, gejalanya bisa hilang bertahun-tahun bahkan seumur hidup dengan terapi yang tepat.
3. Pengobatan epilepsi saat ini

Sebagian pasien yang sudah bebas kejang lebih dari 2 tahun bisa mencoba berhenti obat secara bertahap, tapi harus di bawah pengawasan dokter.
4. Kenapa belum ada obat yang bisa menyembuhkan epilepsi?
Epilepsi itu bukan satu penyakit, melainkan lebih dari 30 jenis dengan mekanisme berbeda-beda.
Ada epilepsi genetik, epilepsi akibat luka otak, epilepsi karena jaringan saraf sudah terlanjur rusak, dan lain-lain.
Obat saat ini masih fokus menekan kejang, bukan memperbaiki perubahan di otak yang jadi akar masalahnya.
5. Pengidap epilepsi tetap bisa menjalani hidup yang berkualitas
Meskipun belum bisa disembuhkan secara total, tetapi bukan berarti pengidap epilepsi tidak bisa menjalani hidup yang berkualitas. Menurut Epilepsi Association, sekitar 74 persen anak dengan epilepsi bisa bebas kejang dengan terapi. Selain itu, dua pertiga pengidap secara umum bisa mengontrol epilepsinya.
Berikut beberapa hal yang bisa membantu mengatasi gejalanya:
- Tidur cukup.
- Hindari alkohol dan stres berat.
- Minum obat teratur.
- Catat pola kejang
- Punya support system.
Jadi, jangan putus asa meskipun epilepsi belum bisa disembuhkan secara mutlak untuk semua orang. Pasalnya, banyak pengidap bisa hidup bebas kejang dan sangat produktif. Dunia medis terus bergerak ke arah terapi yang lebih tepat sasaran. Dengan pengobatan yang pas, disiplin, dan dukungan yang baik, epilepsi bukan penghalang untuk hidup berkualitas.
Referensi
Cor.Con. International. Diakses pada Februari 2026. "Can Epilepsy be Cured?"
Epilepsy Association. Diakses pada Februari 2026. "Is it Possible to Cure Epilepsy?"
Healthline. Diakses pada Februari 2026. "Is it Possible to Cure Epilepsy?"
Lampsy. Diakses pada Februari 2026. "The Future of Epilepsy Care: 5 Predictions for 2026 and Beyond."


















