Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Gigi Renggang Setelah Scaling Bisa Rapat Kembali?

5 min read
Apakah Gigi Renggang Setelah Scaling Bisa Rapat Kembali?
ilustrasi scaling gigi (pexels.com/Andrea Piacquadio)
  • Celah gigi setelah scaling sering tampak lebih jelas karena karang gigi dibersihkan dan pembengkakan gusi mereda, bukan karena gigi langsung bergeser.

  • Celah dapat sedikit menyempit saat gusi pulih dalam beberapa minggu, tetapi cenderung menetap bila terkait resesi gusi atau kehilangan tulang penyangga.

  • Jika celah tetap terlihat, dokter dapat mempertimbangkan bonding, ortodonti, veneer, atau gum grafting.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Artikel ini telah ditinjau secara medis oleh
drg. Andhita Ismantina Putri, Sp.Ort

Setelah scaling, beberapa orang mungkin menyadari adanya perubahan pada tampilan gigi, termasuk celah di antara gigi yang terlihat lebih jelas. Kondisi ini bisa menimbulkan kekhawatiran, terutama jika sebelumnya celah tersebut tidak terlalu terlihat.

Apakah gigi renggang setelah scaling bisa rapat kembali? Celah tersebut dapat mengecil jika berkaitan dengan pembengkakan gusi yang mulai mereda, tetapi bisa menetap jika disebabkan oleh resesi gusi atau kehilangan tulang penyangga gigi. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

  1. 1. Bisakah celah gigi renggang pasca scaling rapat lagi?

    Celah gigi yang terlihat lebih renggang setelah scaling bisa sedikit menyempit seiring gusi pulih, terutama jika sebelumnya gusi mengalami pembengkakan akibat plak atau karang gigi. Setelah peradangan berkurang, jaringan gusi dapat kembali menyesuaikan diri di sekitar gigi dalam beberapa minggu. Akan tetapi, perubahan ini biasanya tidak membuat celah yang besar tertutup sepenuhnya.

    Jika celah muncul karena resesi gusi atau kehilangan tulang penyangga gigi, kondisinya cenderung menetap dan tidak dapat kembali seperti semula secara alami. Celah berbentuk segitiga hitam di antara gigi juga dapat terlihat lebih jelas setelah jaringan gusi yang sebelumnya bengkak kembali ke kondisi sehat. Meski begitu, kondisi gusi yang sehat tetap lebih penting daripada mempertahankan jaringan yang mengalami peradangan.

  2. 2. Kenapa gigi terasa renggang setelah scaling?

    Kenapa gigi terasa renggang setelah scaling
    ilustrasi prosedur scaling gigi (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    Gigi yang terasa lebih renggang setelah scaling umumnya bukan karena bergeser. Hal tersebut terjadi ketika karang gigi dan gusi yang bengkak dapat menutupi celah gigi sehingga setelah dibersihkan celah menjadi lebih terlihat. Beberapa penyebabnya antara lain.

    • Karang gigi yang menutupi celah gigi

    Penumpukan karang gigi yang tebal dapat mengisi ruang di sekitar gigi sehingga gigi terlihat lebih rapat. Ketika karang gigi dibersihkan, celah yang sebelumnya tertutup menjadi terlihat dan terasa lebih renggang.

    • Gusi yang kembali menyusut setelah peradangan mereda

    Gusi yang mengalami peradangan biasanya membengkak dan dapat memenuhi sebagian ruang di antara gigi. Setelah scaling, pembengkakan berkurang dan gusi kembali ke kondisi yang lebih sehat sehingga muncul celah kecil, termasuk yang celah yang berbentuk segitiga atau black triangles.

    • Resesi gusi akibat penyakit gusi

    Penyakit gusi yang sudah berlangsung lama dapat menyebabkan resesi gusi dimana gusi terlihat lebih turun dan akar gigi lebih terbuka. Scaling tidak menyebabkan resesi gusi. tersebut, tetapi perawatan dapat membuat resesi gusi dan akar yang sebelumnya tidak terlihat akibat tertutup pembengkakan atau karang gigi menjadi lebih terlihat setelah karang dibersihkan

    • Kehilangan tulang penyangga gigi

    Pada penyakit gusi yang lebih parah, tulang yang menopang gigi dapat berkurang sehingga gigi berpotensi mengalami perubahan posisi. Akibatnya, jarak antargigi dapat

  3. 3. Cara merapatkan celah gigi setelah scaling

    Jika celah gigi masih terlihat setelah gusi pulih, dokter gigi dapat menentukan perawatan sesuai penyebab dan kondisi gigi. Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan.

    • Dental bonding

    Dental bonding cocok untuk celah kecil atau black triangles. Dokter akan menambahkan bahan tambal resin sewarna gigi pada area yang renggang, kemudian membentuknya agar terlihat menyatu dengan gigi. Prosedur ini umumnya minim pengikisan gigi dan dapat dilakukan dalam satu kali kunjungan.

    • Perawatan ortodonti

    Jika celah terjadi karena posisi gigi yang berubah, behel atau clear aligner dapat membantu menggeser gigi secara bertahap agar lebih rapat. Namun, kondisi gusi perlu dipastikan sehat dan stabil sebelum menjalani perawatan ortodonti.

    • Veneer

    Veneer dapat menjadi pilihan untuk memperbaiki tampilan celah yang lebih besar sekaligus bentuk dan ukuran gigi. Lapisan tipis yang dibuat khusus ini ditempelkan pada permukaan depan gigi untuk menghasilkan tampilan senyum yang lebih proporsional.

    • Gum grafting

    Jika celah berkaitan dengan resesi gusi yang cukup parah, dokter dapat mempertimbangkan gum grafting untuk menutupi area gusi yang menyusut. Prosedur ini juga dapat membantu mengurangi paparan akar dan melindungi gigi yang sensitif.

  4. 4. Tips merawat gigi dan gusi setelah scaling

    Tips merawat gigi dan gusi setelah scaling
    ilustrasi scaling gigi (unsplash.com/Getty Images)

    Setelah scaling, gigi dan gusi mungkin terasa lebih sensitif sehingga perlu dirawat dengan lembut selama masa pemulihan. Beberapa tips yang dapat diterapkan, antara lain:

    • Sikat gigi dua kali sehari dengan sikat berbulu lembut
    • Bersihkan sela gigi setiap hari menggunakan benang gigi atau alat pembersih sela gigi. Pemakaian tusuk gigi sebaiknya dihindarkan.
    • Gunakan obat kumur sesuai anjuran dokter gigi dan pilih produk pasta gigi yang lembut serta yang tidak mengandung alkohol jika gusi masih sensitif
    • Pilih makanan yang lembut untuk sementara seperti yogurt, sup, kentang tumbuk, atau smoothie
    • Hindari merokok selama masa pemulihan
    • Penuhi kebutuhan cairan dan konsumsi makanan bergizi
    • Gunakan obat pereda nyeri sesuai anjuran jika gigi atau gusi terasa tidak nyaman setelah scaling
    • Lakukan kontrol sesuai jadwal dokter gigi
    • Segera periksakan kembali gigi dan gusi jika keluhan semakin parah seperti nyeri, pembengkakan, atau perdarahan yang tidak kunjung membaik.

    Jadi, apakah gigi renggang setelah scaling bisa rapat kembali perlu dilihat dari penyebab dan kondisi gusi serta jaringan penyangga gigi. Semoga ulasan ini membantu, ya.

    Referensi

    “What Causes Gaps in Teeth After Deep Cleaning – Understanding Real Reason”. Lilburn Smile Makers. Diakses September 2026.
    “Gaps in Teeth After Deep Cleaning: Is It Normal or a Dental Concern?”. Vida Dental. Diakses September 2026.
    “Caring for Your Gums After Scaling and Root Planing”. Dr. Ted Filandrianos & Associates. Diakses September 2026.

Related Articles

See More