Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mengobati Sakit Gigi Berlubang Nyut-nyutan, Efektif!

5 min read
5 Cara Mengobati Sakit Gigi Berlubang Nyut-nyutan, Efektif!
ilustrasi sakit gigi (pexels.com/pavel)
  • Sakit gigi berlubang yang nyut-nyutan dapat terjadi saat kerusakan mendekati saraf, sehingga mengganggu makan, minum, dan tidur.
  • Nyeri sementara dapat diredakan dengan obat sesuai aturan, kumur air garam hangat, minyak cengkeh secukupnya, kompres dingin, serta tidur dengan kepala lebih tinggi.
  • Segera periksa ke dokter gigi bila nyeri berat tak membaik, berulang saat tidur, atau disertai bengkak, demam, nanah, sulit membuka mulut, maupun menelan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article
Artikel ini telah ditinjau secara medis oleh
drg. Fitri Yuli Mardiyati, Sp.KG

Gigi berlubang yang sudah menimbulkan rasa nyut-nyutan tentu terasa mengganggu, apalagi ketika rasa sakit muncul terus-menerus atau semakin parah pada malam hari. Kondisi ini bisa membuat aktivitas sehari-hari, seperti makan, minum, hingga tidur, menjadi kurang nyaman.

Ada beberapa cara mengobati sakit gigi berlubang nyut-nyutan yang dapat membantu meredakan rasa sakit sementara, mulai dari obat pereda nyeri hingga perawatan sederhana di rumah. Yuk, cek berbagai tipsnya di artikel ini!

  1. Cara mengobati sakit gigi berlubang nyut-nyutan

    Cara mengobati sakit gigi berlubang nyut-nyutan
    ilustrasi sakit gigi (pixabay.com/Engin Akyurt)

    Sakit gigi berlubang biasanya mulai terasa ketika kerusakan pada gigi sudah cukup dalam hingga mendekati atau mengenai saraf gigi. Akibatnya, rasa nyeri bisa terasa berdenyut dan semakin mengganggu saat makan, minum, atau beristirahat. Beberapa cara berikut dapat membantu meredakan rasa sakit sementara sebelum kamu mendapatkan penanganan dari dokter gigi.

  2. 1. Mengonsumsi obat pereda nyeri

    Obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat gigi berlubang. Ibuprofen juga memiliki efek antiradang sehingga dapat membantu meredakan nyeri yang disertai peradangan pada gusi. Sementara itu, paracetamol dapat menjadi pilihan untuk membantu mengurangi rasa sakit, tetapi tidak memiliki efek antiradang seperti ibuprofen.

    Gunakan obat sesuai dosis dan aturan pakai yang tertera pada kemasan. Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu, alergi obat, sedang mengonsumsi obat lain, atau ragu memilih obat yang sesuai, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker.

  3. 2. Berkumur dengan air garam hangat

    Berkumur dengan air garam hangat dapat menjadi cara sederhana untuk membantu meredakan sakit gigi berlubang. Air garam dapat membantu membersihkan sisa makanan di sekitar gigi sekaligus mengurangi peradangan pada jaringan gusi yang terasa sakit atau bengkak.

    Caranya, larutkan sekitar setengah hingga satu sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur selama sekitar 30 detik. Kamu bisa melakukannya beberapa kali sehari, terutama setelah makan, tetapi jangan menelan air garam tersebut.

  4. 3. Menggunakan minyak cengkeh

    Minyak cengkeh mengandung eugenol, yaitu senyawa yang memiliki efek antinyeri dan antiseptik sehingga dapat membantu mengurangi rasa nyut-nyutan untuk sementara. Bahan ini juga telah lama digunakan dalam perawatan gigi untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman.

    Untuk menggunakannya, oleskan sedikit minyak cengkeh menggunakan kapas atau cotton bud pada area gigi yang sakit. Hindari menggunakannya terlalu banyak atau terlalu sering karena minyak cengkeh dapat menyebabkan iritasi pada gusi dan jaringan lunak di dalam mulut.

  5. 4. Mengompres pipi dengan kompres dingin

    Kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa nyut-nyutan, terutama jika sakit gigi disertai pembengkakan pada area pipi. Suhu dingin dapat membantu mengurangi aliran darah dan membuat sinyal nyeri dari saraf terasa lebih samar sehingga rasa sakit sementara dapat berkurang.

    Caranya, bungkus es dengan kain atau gunakan kompres dingin, lalu tempelkan pada bagian luar pipi selama sekitar 15 menit. Setelah itu, beri jeda sebelum mengompresnya kembali. Namun, jangan menempelkan es secara langsung pada kulit karena dapat menyebabkan iritasi.

  6. 5. Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi

    Sakit gigi berlubang terkadang terasa semakin nyut-nyutan saat malam hari ketika kamu berbaring. Salah satu cara yang bisa dicoba adalah tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi menggunakan tambahan satu atau dua bantal. Posisi ini dapat membantu mengurangi tekanan dan sensasi berdenyut pada area gigi yang sakit.

    Cara ini bisa dilakukan bersamaan dengan metode lain untuk membantu membuat tidur lebih nyaman. Namun, jika rasa sakit tetap berdenyut kuat atau justru semakin parah setiap malam, jangan hanya mengandalkan cara rumahan dan segera periksakan gigi ke dokter.

  7. Hal yang sebaiknya dihindari saat sakit gigi berlubang

    Hal yang sebaiknya dihindari saat sakit gigi berlubang
    ilustrasi sakit gigi (freepik.com/jcomp)

    Selain mencoba berbagai cara untuk meredakan sakit gigi, kamu juga perlu menghindari kebiasaan yang justru bisa memperparah kondisi. Jangan menempelkan aspirin langsung pada gigi atau gusi karena sifat asamnya dapat mengiritasi dan melukai jaringan gusi. Sebaiknya, gunakan obat pereda nyeri sesuai aturan pakai agar tetap aman.

    Hindari juga makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin karena dapat memicu rasa nyeri yang lebih tajam. Pilih makanan bersuhu hangat dan kunyah menggunakan sisi mulut yang tidak sakit. Jika nyeri disertai wajah bengkak, demam, atau rasa tidak enak di mulut, segera periksa ke dokter gigi karena bisa menjadi tanda infeksi atau abses gigi.

  8. Kapan sakit gigi berlubang harus diperiksakan ke dokter?

    Sebagian besar sakit gigi berlubang memang masih bisa diredakan sementara dengan perawatan rumahan sambil menunggu jadwal ke dokter gigi. Namun, kamu perlu segera mencari pertolongan medis jika rasa nyeri terasa sangat kuat dan tidak membaik meski sudah mengonsumsi obat pereda nyeri. Kondisi ini juga perlu diperhatikan jika sakit sampai berulang kali membangunkanmu saat tidur atau disertai gusi, pipi, atau rahang yang membengkak.

    Selain itu, demam, keluarnya cairan atau nanah dari sekitar gigi, rasa tidak enak di mulut, serta kesulitan membuka mulut atau menelan juga bisa menjadi tanda infeksi yang sudah menyebar. Jika mengalami gejala tersebut, jangan menunda pemeriksaan karena infeksi gigi yang semakin parah dapat menimbulkan komplikasi serius. Segera hubungi dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

    Dengan menerapkan berbagai cara mengobati sakit gigi berlubang nyut-nyutan, rasa sakit yang mengganggu bisa sedikit lebih reda untuk sementara. Namun, jangan lupa tetap periksakan kondisi gigi ke dokter agar penyebabnya bisa ditangani dengan tepat. Semoga informasi ini bisa membantu, ya.

    Referensi

    “Here Are 8 Remedies for Cavity Pain Relief”. Siloam Hospitals. Diakses Agustus 2026.
    “Cavity Pain Relief Tonight: What Works Until You Can Get In”. Willow Family Dentistry. Diakses Agustus 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More