ilustrasi ginjal (IDN Times/Aditya Pratama)
Masalah gusi perlu ditindaklanjuti ke dokter gigi. Namun, pemeriksaan ginjal juga perlu dipertimbangkan jika kamu punya faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, riwayat keluarga penyakit ginjal, penyakit jantung, obesitas, merokok, atau sering memakai obat pereda nyeri tertentu tanpa pengawasan dokter.
Untuk mengecek penyakit ginjal, kamu biasanya butuh tes darah untuk menilai glomerular filtration rate (GFR), dan tes urine untuk melihat albumin, yaitu protein yang bisa masuk ke urine ketika ginjal mengalami kerusakan.
Dalam studi baru, periodontitis tahap IV berhubungan dengan eGFR yang lebih rendah dan rasio albumin-kreatinin urine (uACR) yang lebih tinggi dibanding periodontitis tahap I/II, bahkan setelah peneliti menyesuaikan faktor usia, jenis kelamin, diabetes, dan status merokok. Namun, karena desain studinya potong lintang, hasil ini menunjukkan hubungan, bukan bukti bahwa periodontitis pasti menyebabkan penyakit ginjal.
Jika gusi sering berdarah, bengkak, turun, nyeri, bau mulut menetap, atau gigi mulai goyang, jangan menunda-nunda untuk menemui dokter gigi.
Perawatan untuk periodontitis bisa meliputi pembersihan karang, scaling dan root planing, memperbaiki kebiasaan kebersihan mulut, serta kontrol secara berkala.
Di rumah, sikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan teknik lembut, bersihkan sela-sela gigi, berhenti merokok, dan kendalikan gula darah serta tekanan darah jika kamu punya diabetes atau hipertensi.
Jika muncul tanda yang mengarah ke gangguan ginjal—misalnya urine berbusa, pembengkakan di kaki atau sekitar mata, tekanan darah sulit dikendalikan, mudah lelah, atau perubahan frekuensi buang air kecil—konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan fungsi ginjal (eGFR) dan albumin urine.
Singkatnya, gusi bermasalah bukan otomatis ginjal kamu rusak. Namun periodontitis berat bisa menandakan beban peradangan dan risiko metabolik yang perlu dievaluasi oleh dokter.
Referensi
Schmidt-Lauber, Christian, Merle Ebinghaus, Katrin Borof, Berit Lieske, Alexandre Klopp, Christina Thompson, Loujain Wees, et al. “Association of Periodontitis with Reduced Kidney Function and Albuminuria in Early Chronic Kidney Disease: A Population-Based Study.” International Journal of Oral Science 18, no. 33 (2026).
Centers for Disease Control and Prevention. “About Periodontal (Gum) Disease.” Diakses Juli 2026.
National Institute of Dental and Craniofacial Research. “Periodontal (Gum) Disease.” Diakses Juli 2026.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. “Chronic Kidney Disease Tests & Diagnosis.” Diakses Juli 2026.
National Kidney Foundation. “Chronic Kidney Disease.” Diakses Juli 2026.
Kapellas, Kostas, A. Singh, M. Bertotti, G. G. Nascimento, and L. M. Jamieson. “Periodontal and Chronic Kidney Disease Association: A Systematic Review and Meta-Analysis.” Nephrology 24, no. 2 (2019): 202–212.
Delbove, Thierry, François Gueyffier, Laurent Juillard, and colleagues. “Effect of Periodontal Treatment on the Glomerular Filtration Rate, Reduction of Inflammatory Markers and Mortality in Patients with Chronic Kidney Disease: A Systematic Review.” PLOS ONE 16, no. 1 (2021): e0245619.