"PubChem Compound Summary for CID 944, Nitric Acid". Diakses pada Februari 2026. National Center for Biotechnology Information.
"Nitric acid: general information". Diakses pada Februari 2026. UK Health Security Agency.
Bahaya Asam Nitrat bagi Kesehatan, Ini Risiko Terhirup hingga Tertelan

- Asam nitrat sangat mengiritasi mata, hidung, tenggorokan, dan paru-paru jika terhirup. Jika tertelan, dapat menyebabkan luka bakar pada kerongkongan dan lambung.
- Menelan asam nitrat bisa menimbulkan luka bakar seketika pada bibir, mulut, dan tenggorokan. Kerusakan bisa berlanjut ke kerongkongan dan lambung.
- Paparan asam nitrat pada kulit bisa menyebabkan luka bakar serius. Pada mata, dapat berujung pada tukak kornea hingga kebutaan.
Warga di Cikuasa, Merak, Cilegon, Banten, sempat dibuat resah oleh kemunculan asap oranye dari sebuah pabrik kimia pada Sabtu (31/1/2026) siang. Rekaman asap tersebut cepat menyebar di media sosial dan memicu kekhawatiran akan adanya kebocoran bahan berbahaya.
Asap yang di video berwarna oranye itu muncul akibat proses reaksi kimia saat cairan asam nitrat (HNO3) dialirkan untuk pembersihan pipa dengan dorongan gas nitrogen menuju scrubber, lalu bercampur dengan base oil atau minyak pelumas di dalam kempu. Lantas, apa bahaya asam nitrat bagi kesehatan jika terhirup atau terpapar kulit?
1. Dampak paparan akut asam nitrat pada tubuh
Asam nitrat atau nitric acid adalah senyawa kimia bersifat sangat reaktif dan korosif yang banyak digunakan di berbagai sektor industri. Dalam bentuk red fuming nitric acid, cairan ini tampak berwarna kuning pucat hingga cokelat kemerahan dan menghasilkan uap merah-cokelat dengan bau menyengat.
Paparan asam nitrat dalam waktu singkat (akut) bersifat sangat mengiritasi dan korosif terhadap semua jaringan tubuh yang terkena. Jika terhirup, uap asam nitrat dapat memicu iritasi mata dan hidung, sakit tenggorokan, batuk, rasa sesak di dada, sakit kepala, hingga gangguan koordinasi (ataksia) dan kebingungan.
Pada kondisi yang lebih berat, paparan ini bahkan bisa menyebabkan edema paru, yaitu penumpukan cairan di paru-paru, yang dapat muncul beberapa jam hingga beberapa hari setelah kejadian. Sementara itu, jika asam nitrat tertelan, dampaknya bisa jauh lebih serius karena dapat menyebabkan luka bakar pada kerongkongan dan lambung.
2. Risiko tertelan asam nitrat

Asam nitrat yang masuk ke dalam tubuh melalui tertelan bisa menimbulkan luka bakar seketika pada bibir, mulut, dan tenggorokan. Saat zat ini mencapai saluran cerna, kerusakan bisa berlanjut ke kerongkongan dan lambung, memicu luka bakar berat yang berisiko menyebabkan tukak, perdarahan, hingga perforasi.
Gejala yang bisa muncul meliputi nyeri dada belakang tulang dada dan perut, sulit menelan, mual, air liur berlebihan, muntah, diare, serta muntah darah. Pada kondisi yang lebih berat, tertelannya asam nitrat juga dapat memicu gangguan sistemik seperti asidosis metabolik, syok, penurunan tekanan darah, gagal ginjal akut, hingga gangguan pembekuan darah.
Pembengkakan pada laring atau epiglotis bahkan bisa menyebabkan sumbatan jalan napas, dan pada paparan dosis tinggi, kondisi ini dapat berakibat fatal.
3. Bahaya paparan asam nitrat pada kulit dan mata
Paparan asam nitrat pada kulit bisa menyebabkan luka bakar koagulasi di permukaan jaringan serta merusak lapisan epitel, dengan tingkat keparahan yang bergantung pada konsentrasi asam dan lamanya kontak.
Larutan asam nitrat pekat berisiko menimbulkan luka bakar serius, lepuh, hingga ulkus dan jaringan parut permanen. Sementara itu, larutan yang lebih encer tetap bisa memicu perubahan warna kulit, iritasi ringan, dan penebalan kulit.
Jika mengenai mata, asam nitrat bisa menyebabkan kerusakan seketika pada kornea dan konjungtiva, ditandai dengan perubahan warna kekuningan pada paparan asam pekat. Bahkan paparan singkat sekalipun dapat berujung pada tukak kornea dan kematian jaringan, yang berisiko menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan.
Paparan asam nitrat, baik melalui udara, tertelan, maupun kontak langsung dengan kulit dan mata, jelas bukan hal sepele dan dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami risikonya serta bagi industri untuk menerapkan prosedur keselamatan yang ketat.
Referensi


















