Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Benarkah Cabut Gigi Bisa Mengubah Bentuk Wajah?

Benarkah Cabut Gigi Bisa Mengubah Bentuk Wajah?
ilustrasi cabut gigi (pixabay.com/Lolame)
  • Pencabutan gigi tidak otomatis mengubah bentuk wajah drastis; pipi yang tampak penuh atau asimetris setelah tindakan sering disebabkan bengkak dan memar selama pemulihan.

  • Studi kecil menunjukkan cabut gigi bungsu tidak terbukti membuat pipi lebih tirus, meski hasilnya belum dapat mewakili seluruh pasien.

  • Pada perawatan behel, pencabutan premolar dapat berkaitan dengan bibir lebih mundur; kehilangan banyak gigi juga lebih berpotensi memengaruhi kepenuhan wajah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sebelum gigi dicabut, beberapa orang khawatir prosedur medis tersebut akan memengaruhi penampilan. Misalnya khawatir pipi menjadi cekung atau wajah akan terlihat berbeda setelahnya.

Perubahan bisa terjadi dalam kondisi tertentu, tetapi mencabut gigi tidak otomatis membuat wajah mengalami perubahan drastis. Namun, pencabutan gigi bungsu, pencabutan untuk perawatan behel, dan kehilangan banyak gigi dampaknya bisa berbeda.

  1. 1. Perubahan awal sering berasal dari pembengkakan

    Saat bercermin beberapa hari setelah pencabutan, pipi mungkin tampak lebih penuh atau tidak simetris. Pada pencabutan gigi bungsu, bengkak dan memar memang dapat muncul selama masa pemulihan.

    Keluhan seperti nyeri, bengkak, dan rahang kaku dapat berlangsung hingga sekitar dua minggu.

    Jika nyeri dan pembengkakan berat atau makin memburuk, terutama disertai demam, segera hubungi dokter gigi.

  2. 2. Cabut gigi bungsu tidak otomatis membuat pipi tirus

    Studi pendahuluan dalam BMC Oral Health menganalisis 23 orang dewasa yang menjalani pencabutan gigi bungsu atas dan bawah pada satu sisi. Peneliti menggunakan pemindaian tiga dimensi untuk mengukur perubahan jaringan wajah.

    Pada evaluasi akhir, volume jaringan lunak pipi di sisi pencabutan tidak berbeda secara bermakna dibandingkan sebelum tindakan. Peneliti juga tidak menemukan perbedaan perubahan bentuk atau volume pipi yang bermakna antara sisi yang dicabut dan sisi pembanding.

    Penelitian ini kecil dan tidak dilakukan secara acak, sehingga hasilnya belum bisa mewakili semua pasien. Namun, temuannya tidak mendukung klaim bahwa pencabutan gigi bungsu akan membuat wajah terlihat lebih tirus.

  3. 3. Pencabutan untuk behel dapat memengaruhi profil bibir

    Seorang perempuan memegang pipi dengan ekspresi tidak nyaman sebagai ilustrasi efek samping setelah cabut gigi.
    ilustrasi efek samping cabut gigi (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    Situasinya berbeda ketika pencabutan merupakan bagian dari perawatan ortodonti, yaitu perawatan untuk memperbaiki susunan gigi dan gigitan. Perubahan penampilan berkaitan dengan keseluruhan perawatan, termasuk pergerakan gigi setelah ruang pencabutan tersedia.

    Tinjauan sistematis dan metaanalisis dalam European Journal of Oral Sciences menemukan bahwa perawatan dengan pencabutan premolar (gigi geraham kecil) berkaitan dengan posisi bibir yang lebih mundur dibandingkan perawatan tanpa pencabutan. Selisih rata-ratanya sekitar 1,3 milimeter pada bibir atas dan 2 milimeter pada bibir bawah.

    Namun, kualitas buktinya dinilai sangat rendah. Usia, pola pencabutan, dan seberapa jauh gigi depan digerakkan ikut memengaruhi hasil.

  4. 4. Penyusutan tulang setempat berbeda dari perubahan seluruh wajah

    Setelah gigi dicabut, tulang alveolar (tulang yang menopang gigi) mengalami perubahan. Tinjauan terhadap 20 penelitian dalam jurnal Clinical Oral Implants Research menemukan penyusutan dimensi tulang yang berlangsung cepat pada tiga hingga enam bulan pertama, kemudian berlanjut lebih lambat.

    Temuan ini menjelaskan perubahan di area bekas gigi, tetapi bukan bukti bahwa seluruh rahang atau wajah pasti mengecil setelah satu gigi dicabut.

    Pada kehilangan seluruh gigi, dampak penampilan lebih nyata. Otot wajah dapat mengendur dan membuat seseorang tampak lebih tua. Gigi tiruan dapat membantu mengembalikan kepenuhan wajah sekaligus mendukung kemampuan makan dan berbicara.

    Sebelum pencabutan, sampaikan kekhawatiran tentang penampilan kepada dokter gigi. Untuk perawatan behel, tanyakan perubahan profil yang diperkirakan dari seluruh rencana perawatan. Untuk kehilangan gigi lainnya, bahas apakah diperlukan penggantian gigi dan bagaimana menjaga jaringan penyangganya.

    Referensi

    Xin-Wen Wang et al., “Slim the Face or Not: 3D Change of Facial Soft and Hard Tissues after Third Molars Extraction: A Pilot Study,” BMC Oral Health 23 (2023): 508, https://doi.org/10.1186/s12903-023-03214-5.

    Dimitrios Konstantonis et al., “Soft Tissue Changes Following Extraction vs. Nonextraction Orthodontic Fixed Appliance Treatment: A Systematic Review and Meta-analysis,” European Journal of Oral Sciences 126, no. 3 (2018): 167–79, https://doi.org/10.1111/eos.12409.

    American Dental Association, “Dentures,” MouthHealthy, diakses September.

    NHS, “Wisdom Tooth Removal,” diakses September.

    Wah Lay Tan et al., “A Systematic Review of Post-extractional Alveolar Hard and Soft Tissue Dimensional Changes in Humans,” Clinical Oral Implants Research 23, suppl. 5 (2012): 1–21, https://doi.org/10.1111/j.1600-0501.2011.02375.x.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More