Setelah gigi dicabut, tulang alveolar (tulang yang menopang gigi) mengalami perubahan. Tinjauan terhadap 20 penelitian dalam jurnal Clinical Oral Implants Research menemukan penyusutan dimensi tulang yang berlangsung cepat pada tiga hingga enam bulan pertama, kemudian berlanjut lebih lambat.
Temuan ini menjelaskan perubahan di area bekas gigi, tetapi bukan bukti bahwa seluruh rahang atau wajah pasti mengecil setelah satu gigi dicabut.
Pada kehilangan seluruh gigi, dampak penampilan lebih nyata. Otot wajah dapat mengendur dan membuat seseorang tampak lebih tua. Gigi tiruan dapat membantu mengembalikan kepenuhan wajah sekaligus mendukung kemampuan makan dan berbicara.
Sebelum pencabutan, sampaikan kekhawatiran tentang penampilan kepada dokter gigi. Untuk perawatan behel, tanyakan perubahan profil yang diperkirakan dari seluruh rencana perawatan. Untuk kehilangan gigi lainnya, bahas apakah diperlukan penggantian gigi dan bagaimana menjaga jaringan penyangganya.
Referensi
Xin-Wen Wang et al., “Slim the Face or Not: 3D Change of Facial Soft and Hard Tissues after Third Molars Extraction: A Pilot Study,” BMC Oral Health 23 (2023): 508, https://doi.org/10.1186/s12903-023-03214-5.
Dimitrios Konstantonis et al., “Soft Tissue Changes Following Extraction vs. Nonextraction Orthodontic Fixed Appliance Treatment: A Systematic Review and Meta-analysis,” European Journal of Oral Sciences 126, no. 3 (2018): 167–79, https://doi.org/10.1111/eos.12409.
American Dental Association, “Dentures,” MouthHealthy, diakses September.
NHS, “Wisdom Tooth Removal,” diakses September.
Wah Lay Tan et al., “A Systematic Review of Post-extractional Alveolar Hard and Soft Tissue Dimensional Changes in Humans,” Clinical Oral Implants Research 23, suppl. 5 (2012): 1–21, https://doi.org/10.1111/j.1600-0501.2011.02375.x.