Ikan sapu-sapu (commons.wikimedia.org/NasserHalaweh/CC BY-SA 4.0)
Ikan sapu-sapu sering hidup di sungai, kali, atau waduk yang kualitas airnya buruk. Karena ikan ini memakan lumut, sisa organik, dan sedimen di dasar perairan, ada risiko tubuhnya juga mengandung logam berat atau zat pencemar lain dari lingkungan.
Jika ikan sapu-sapu ditangkap dari sungai tercemar seperti sungai perkotaan, ada kemungkinan ikan terpapar zat seperti merkuri, timbal, atau bahan kimia lain yang dapat menumpuk di tubuh. Paparan logam berat dalam jangka panjang dapat merusak ginjal, hati, sistem saraf, dan meningkatkan risiko penyakit kronis.
Karena itu, ikan sapu-sapu liar dari sungai tercemar tidak bisa langsung dianggap aman untuk dimakan. Jika ingin dimanfaatkan sebagai pangan, ikan sebaiknya berasal dari budidaya atau perairan yang kualitasnya terkontrol, serta melalui pemeriksaan keamanan pangan terlebih dahulu.
Ikan sapu-sapu punya potensi manfaat kesehatan karena kandungan proteinnya tinggi dan lemaknya rendah. Di berbagai daerah, ikan ini diolah menjadi abon, siomaiy, bakso, hingga pakan hewan. Namun, manfaat tersebut juga datang dengan risiko.
Ikan sapu-sapu yang berasal dari sungai tercemar berisiko membawa logam berat dan zat berbahaya lain. Jadi, meski secara nutrisi ikan ini bisa dimanfaatkan, tetapi sumber dan kualitas perairannya tetap menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.
Referensi
Handhini Dwi Putri et al., “KANDUNGAN NUTRISI ABON IKAN SAPU-SAPU (Pterygoplichthys Pardalis) ASAL SUNGAI CILIWUNG, INDONESIA,” Jurnal Pengolahan Pangan 7, no. 1 (June 29, 2022): 14–19, https://doi.org/10.31970/pangan.v7i1.62.
Dewi Elfidasari et al., “Variasi Ikan Sapu-Sapu (Loricariidae) Berdasarkan Karakter Morfologi Di Perairan Ciliwung,” JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI 3, no. 4 (December 28, 2017): 221, https://doi.org/10.36722/sst.v3i4.237.
Fatihah Dinul Qoyyimah, Dewi Elfidasari, and Melta Rini Fahmi. “Identifikasi Ikan Sapu-Sapu (Loricariidae) Berdasarkan Karakter Pola Abdomen di Perairan Ciliwung.” Jurnal Biologi Udayana 20, no. 1 (2016).
Wahyu Adila Pratama, Siti Sahara, and Arief Hardi Rahman, “Mengoptimalkan Formulasi Pakan Ikan: Meningkatkan Kandungan Protein Dengan Media Ikan ‘Sapu-Sapu’ Sebagai Bahan Baku Industri Perikanan,” JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION 5, no. 2 (June 27, 2024): 1545–54, https://doi.org/10.55681/jige.v5i2.2811.
Lusi Anggraini. "Kualitas Nutrisi Abon Ikan Sapu-Sapu Pterygoplichthys pardalis Hasil Pengawetan Iradiasi Sinar Gamma pada Dosis 15 kGy." Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2021.
The Environmental Literacy Council. “Why Are Plecos Invasive?” Diakses April 2026.