Sebagian besar penyakit Zika berlangsung ringan dan rawat inap jarang diperlukan. Namun, pemeriksaan medis diperlukan jika gejala memburuk atau ada kemungkinan terpapar Zika, terutama pada orang yang sedang hamil.
Infeksi selama kehamilan dapat ditularkan kepada janin dan menyebabkan komplikasi serius meskipun sang ibu hanya mengalami penyakit ringan atau bahkan tidak bergejala.
Dalam kasus yang jarang, Zika juga berkaitan dengan komplikasi neurologis seperti sindrom Guillain-Barré (GBS). Kondisi ini dapat menyebabkan kelemahan otot dan, pada kasus lebih berat, kelumpuhan. Keluhan neurologis seperti kelemahan yang muncul atau makin berat setelah infeksi perlu segera mendapatkan penilaian medis.
Referensi
World Health Organization, “Zika Virus,” diakses Agustus 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Clinical Signs and Symptoms of Zika Virus Disease,” diakses Agustus 2026.
Sheliza Halani et al., “Clinical Manifestations and Health Outcomes Associated with Zika Virus Infections in Adults: A Systematic Review,” PLOS Neglected Tropical Diseases 15, no. 7 (2021): e0009516, https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0009516.
José Cerbino-Neto et al., “Clinical Manifestations of Zika Virus Infection, Rio de Janeiro, Brazil, 2015,” Emerging Infectious Diseases 22, no. 7 (2016): 1318–20, https://doi.org/10.3201/eid2207.160375.