Dengan lebih dari 257 ribu kasus dan 1.400 kematian akibat DBD yang dilaporkan di Indonesia sepanjang 2024, perlindungan anak tidak cukup mengandalkan tindakan ketika sudah ada teman sekolah atau tetangga yang sakit.
Di rumah, orang tua dapat menjalankan pemeriksaan sarang nyamuk setidaknya seminggu sekali. Bak mandi dan wadah air perlu dikuras sekaligus disikat, tempat penyimpanan air ditutup rapat, serta wadah kecil yang dapat menampung air dibuang atau dibalik.
Sekolah dapat melakukan langkah serupa dengan membagi pemeriksaan berdasarkan area, seperti:
Ruang kelas: vas, wadah tanaman, dispenser, dan tempat yang dapat menampung air.
Toilet: bak, ember, saluran air, dan area lembap.
Kantin: wadah air, tempat pembuangan sampah, serta penampung di bawah peralatan.
Halaman: pot, ban, botol, talang, tempat sampah terbuka, serta barang bekas.
Ruang tertutup dan gelap: area tempat nyamuk dewasa beristirahat.
WHO menganjurkan pengendalian tempat berkembang biak dan perlindungan dari gigitan dilakukan pula di sekolah karena Aedes aktif pada siang hari.
Anak dapat menggunakan repelan yang mengandung DEET, picaridin/icaridin, atau IR3535 sesuai petunjuk produk, serta pakaian yang menutupi kulit jika memungkinkan.
Studi mengenai program DBD di sekolah juga menemukan bahwa melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan pengendalian nyamuk dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan, sekaligus membawa pesan tersebut kembali ke rumah.
Terakhir, pencegahan perlu berjalan bersama deteksi dini. Jika anak mengalami demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri tubuh, mual, muntah, atau ruam, pantau kondisinya dan cari pemeriksaan medis jika curiga DBD.
Nyeri perut berat, muntah terus-menerus, perdarahan, sangat lemas atau gelisah, kulit pucat dan dingin, serta napas cepat merupakan tanda bahaya yang butuh pertolongan segera. Tanda tersebut sering muncul justru ketika demam mulai turun.
Referensi
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. "Survei Kesehatan Indonesia 2023 dalam Angka." Diakses Agustus 2026.
Díaz-González, Esteban E., Rogelio Danis-Lozano, dan Gonzalo Peñaloza. “Schools as Centers for Health Educational Initiatives, Health Behavior Research and Risk Behavior for Dengue Infection in School Children and Community Members: A Systematic Review.” Health Education Research 35, no. 5 (2020): 376–95. https://doi.org/10.1093/her/cyaa019. PubMed
Karyanti, Mulya Rahma, Cuno S. P. M. Uiterwaal, Rita Kusriastuti, Sri Rezeki Hadinegoro, Maroeska M. Rovers, Hans Heesterbeek, Arno W. Hoes, dan Patricia Bruijning-Verhagen. “The Changing Incidence of Dengue Haemorrhagic Fever in Indonesia: A 45-Year Registry-Based Analysis.” BMC Infectious Diseases 14 (2014): 412. https://doi.org/10.1186/1471-2334-14-412. BMC Infectious Diseases
Prayitno, Ari, Anne-Frieda Taurel, Joshua Nealon, Hindra Irawan Satari, Mulya Rahma Karyanti, Rini Sekartini, Soedjatmiko, et al. “Dengue Seroprevalence and Force of Primary Infection in a Representative Population of Urban Dwelling Indonesian Children.” PLOS Neglected Tropical Diseases 11, no. 6 (2017): e0005621. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0005621. PLOS Neglected Tropical Diseases
Ratanawong, Pitcha, Pattamaporn Kittayapong, Phanthip Olanratmanee, Annelies Wilder-Smith, Peter Byass, Yesim Tozan, Peter Dambach, Carlos Alberto Montenegro Quiñonez, dan Valérie R. Louis. “Spatial Variations in Dengue Transmission in Schools in Thailand.” PLOS ONE 11, no. 9 (2016): e0161895. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0161895. PLOS ONE
Sasmono, R. Tedjo, Anne-Frieda Taurel, Ari Prayitno, Hermin Sitompul, Benediktus Yohan, Rahma F. Hayati, Alain Bouckenooghe, Sri Rezeki Hadinegoro, dan Joshua Nealon. “Dengue Virus Serotype Distribution Based on Serological Evidence in Pediatric Urban Population in Indonesia.” PLOS Neglected Tropical Diseases 12, no. 6 (2018): e0006616. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0006616. PLOS Neglected Tropical Diseases
Sasmono, R. Tedjo, Elaine Gallagher, Fauchil Wardati, Carolina Halim, Welly Welly, Randee Kastner, Jing Shen, dan Sri Rezeki Hadinegoro. “Understanding the Epidemiological Trends and Economic Impact of Dengue in Indonesia: A Systematic Literature Review.” IJID Regions 19 (2026): 100860. https://doi.org/10.1016/j.ijregi.2026.100860. PubMed
Tam, Clarence C., Megan O’Driscoll, Anne-Frieda Taurel, Joshua Nealon, dan Sri Rezeki Hadinegoro. “Geographic Variation in Dengue Seroprevalence and Force of Infection in the Urban Paediatric Population of Indonesia.” PLOS Neglected Tropical Diseases 12, no. 11 (2018): e0006932. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0006932. PubMed
World Health Organization. “Dengue.” Diakses Agustus 2026.
World Health Organization Indonesia. “Shaping Indonesia’s Path towards Zero Dengue Deaths by 2030.” Diakses Agustus 2026.