"Penggunaan insektisida yang sama, bisa memicu terjadinya resistensi, seperti saat menggunakan antibiotik," ujar Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A, Subsp.T.K.P.S(K), Ketua Satgas Imunisasi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Dibanding Obat Nyamuk untuk Cegah DBD, Dokter: Basmi Sarangnya

Dokter menilai penggunaan insektisida seperti fogging, semprot, dan losion tidak efektif serta bisa memicu resistensi layaknya antibiotik.
Obat nyamuk semprot dan elektrik berpotensi membahayakan kesehatan, terutama bagi bayi dan anak dengan alergi karena residu serta paparan kimia di udara.
Dokter menyarankan fokus pada pemberantasan sarang nyamuk dengan menjaga kebersihan rumah dan menghilangkan genangan air agar pencegahan DBD lebih efektif.
Penggunaan insektisida untuk membasmi nyamuk dinilai tidak tepat. Bahan kimia ini diketahui tersedia dalam berbagai jenis, mulai dari cairan fogging, aerosol semprot, hingga losion.
Table of Content
Pengaruh berbagai jenis obat nyamuk
Penggunaan obat nyamuk dalam bentuk losion dikatakan oleh Prof. Hartono hanya bersifat sementara dan tidak boleh diberikan untuk bayi.
"Kalau yang semprot, itu ada residu di udara. Kita tidak boleh masuk terlebih dahulu, kalau nggak, kita yang menghirup obat nyamuk tersebut. Itu kan berbahaya kalau terus-menerus, apalagi kalau untuk bayi," lanjutnya.
Setelah menggunakan obat nyamuk semprot, tunggu beberapa jam untuk memasuki ruangan tersebut. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua nyamuk akan musnah karena ada yang bersembunyi di tempat yang tidak bisa tergapai oleh obat semprot. Beberapa strategi dinilai lebih tepat, contohnya tidak menggantung pakaian.
"Oleh karena itu, hindari gantungan-gantungan baju, terutama yang warnanya hitam. Kemudian bersihkan genangan air sehingga tampak rumah bersih dan tidak ada nyamuk. Itu yang paling penting," Prof. Hartono menyarankan.
Sementara itu, obat nyamuk elektrik akan membuat penggunanya berada di ruangan yang sama dalam waktu lama, sehingga akan merangsang saluran napas, terutama bagi anak-anak yang memiliki alergi.
Basmi sarang nyamuk

Prof. Hartono menjelaskan, dibanding penggunaan insektisida, sebaiknya pemberantasan nyamuk dilakukan di hilir, jangan hanya di hulunya.
"Kita harus memberantas sarang-sarang nyamuk, bukan nyamuknya. Karena itu lebih ke hulu, ya. Jadi kalau telur nyamuk sudah menetas, sudah terbang ke mana-mana, susah," katanya.
Selain insektisida yang tidak efektif jika digunakan dalam jenis yang sama, obat kimia ini juga kurang baik untuk kesehatan jika terhirup oleh manusia.



















