Langkah-langkah yang sangat direkomendasikan:
Konsultasikan hasil kepada dokter atau layanan antenatal.
Jalani pemeriksaan HBV DNA atau HBeAg.
Periksa ALT (enzim hati alanine aminotransferase; nilai ALT tinggi biasanya menandakan peradangan atau kerusakan sel hati) dan kondisi hati.
Tanyakan apakah memenuhi kriteria tenofovir.
Susun rencana pemberian vaksin dan HBIG kepada bayi sebelum persalinan.
Pastikan bayi menjalani pemeriksaan HBsAg dan anti-HBs pada usia 9–12 bulan.
Ibu dengan HBsAg reaktif tetap diperbolehkan menyusui menurut pedoman nasional. Perlindungan bayi bergantung pada pemberian imunoprofilaksis tepat waktu dan tindak lanjut yang lengkap.
Tenofovir dapat membantu mencegah hepatitis B pada bayi dengan menekan jumlah virus pada ibu yang sudah terinfeksi. Manfaat utamanya terlihat pada ibu hamil dengan HBV DNA tinggi atau HBeAg positif.
Obat ini bukan vaksin, bukan pencegahan rutin bagi setiap orang, dan bukan satu-satunya pilihan tindakan. Keberhasilan pencegahan memerlukan tes selama kehamilan, penilaian jumlah virus, tenofovir jika memenuhi syarat, vaksin dan HBIG segera setelah bayi lahir, serta pemeriksaan bayi setelah rangkaian imunisasi selesai.
Referensi
World Health Organization, “Hepatitis B,” diakses Juli 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Responding to HBV Exposures in Health Care Settings,” diakses Juli 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Viral Hepatitis: Hepatitis B,” STI Treatment Guidelines, diakses Juli 2026.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, "Petunjuk Teknis Pemberian Antivirus pada Ibu Hamil untuk Pencegahan Transmisi Virus Hepatitis B dari Ibu ke Anak", Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/15/2023 (Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2023).
World Health Organization, “Hepatitis: Preventing Mother-to-Child Transmission of the Hepatitis B Virus,” diakses Juli 2026.
Calvin Q. Pan et al., “Tenofovir to Prevent Hepatitis B Transmission in Mothers with High Viral Load,” New England Journal of Medicine 374, no. 24 (2016): 2324–2334, https://doi.org/10.1056/NEJMoa1508660.
Calvin Q. Pan et al., “Tenofovir Alafenamide versus Tenofovir Disoproxil Fumarate for Preventing Vertical Transmission in Chronic Hepatitis B Mothers: A Systematic Review and Meta-Analysis,” Clinical Infectious Diseases 79, no. 4 (2024): 953–964, https://doi.org/10.1093/cid/ciae288.
Calvin Q. Pan et al., “Tenofovir and Hepatitis B Virus Transmission During Pregnancy: A Randomized Clinical Trial,” JAMA 333, no. 5 (2025): 390–399, https://doi.org/10.1001/jama.2024.22952.
World Health Organization, “Mother-to-Child Transmission of Hepatitis B,” diakses Juli 2026.