Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Duh! Ada Kasus Parasit Pemakan Daging Pertama di AS setelah 40 Tahun

Larva screwworm. (commons.wikimedia.org/John Kucharski)
Larva screwworm. (commons.wikimedia.org/John Kucharski)
Intinya sih...
  • Kasus langka terjadi di Amerika Serikat (AS). Seorang perempuan asal Maryland terdeteksi terinfeksi parasit pemakan daging, setelah diduga terpapar lalat New World screwworm (Cochliomyia hominivorax).
  • Risiko penularan lebih lanjut pada manusia sangat rendah. Meski begitu, para ahli memperingatkan bahwa parasit ini berpotensi mengancam keamanan pangan di negara tersebut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebuah kasus langka sekaligus mengkhawatirkan dilaporkan di Amerika Serikat (AS). Seorang perempuan di negara bagian Maryland terinfeksi parasit pemakan daging. Kasus ini muncul setelah ia kembali dari Amerika Tengah, tempat ia kemungkinan besar terpapar lalat New World screwworm (Cochliomyia hominivorax).

Lalat New World screwworm adalah sejenis lalat parasit yang larvanya bisa memakan jaringan hidup makhluk berdarah panas, termasuk hewan ternak, hewan peliharaan, bahkan manusia. Betinanya biasanya meletakkan telur di luka terbuka, pusar, atau area lembap di tubuh. Setelah menetas, larva atau belatungnya akan masuk ke dalam jaringan dan memakan daging hidup dari dalam, membuat luka makin besar dan dalam. Karena sifat inilah ia dijuluki “lalat pemakan daging”.

Kalau tidak ditangani, infeksinya bisa sangat cepat menyebar, menyebabkan rasa sakit parah, bahkan berujung fatal. Itulah mengapa lalat ini dianggap ancaman serius bagi kesehatan manusia sekaligus keamanan pangan, terutama di wilayah peternakan besar.

Beruntung, pasien tersebut sudah pulih. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS pun menegaskan bahwa risiko penularan lebih lanjut pada manusia sangat rendah. Meski begitu, para ahli memperingatkan bahwa parasit ini sedang bergerak ke arah utara dan berpotensi mengancam keamanan pangan di AS.

Dampak pada hewan, ancaman ekonomi, dan upaya pengendalian

Cochliomyia hominivorax. (commons.wikimedia.org/Judy Gallagher)
Cochliomyia hominivorax. (commons.wikimedia.org/Judy Gallagher)

Korban paling umum dari parasit ini adalah sapi, kuda, dan babi. Namun, anjing, kucing, bahkan manusia pun bisa terinfeksi. Dengan pengobatan yang tepat, peluang bertahan hidup memang ada, tetapi screwworm ini bekerja cepat. Dalam waktu seminggu saja, larva screwworm bisa membunuh seekor sapi dewasa. Potensi wabah di Texas, negara bagian dengan produksi sapi terbesar di AS, diperkirakan bisa menimbulkan kerugian mencapai 1,8 miliar dolar AS, menurut Departemen Pertanian AS.

Saking merusaknya, sejak tahun 1950-an pemerintah di AS, Amerika Tengah, hingga Karibia berupaya membasmi lalat ini. Caranya dengan melepaskan lalat jantan hasil lab yang mandul agar kawin dengan lalat liar. Strategi ini cukup berhasil, dan AS terakhir kali melaporkan infeksi endemik pada tahun 1982.

Meski kadang ada kasus yang terbawa oleh pelancong, belakangan infeksi New World screwworm kembali muncul di wilayah yang dulunya sudah bersih. Hal ini menimbulkan ancaman baru bagi kesehatan manusia, ketahanan pangan, serta mata pencaharian peternak lokal.

Sejak awal 2023, wabah di Amerika Tengah telah menyebabkan ratusan kasus pada manusia di Nikaragua dan Kosta Rika, beberapa di antaranya membutuhkan perawatan penyelamatan jiwa. Kalau tidak segera dihilangkan, mereka bisa menghancurkan otak pasien.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us