Sumber:
https://www.kidney.org/kidney-topics/signs-and-symptoms-kidney-disease
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15096-chronic-kidney-disease
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chronic-kidney-disease/symptoms-causes/syc-20354521
https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/chronic-kidney-disease
https://medlineplus.gov/ency/article/000471.htm
Selain Nyeri Pinggang, Waspadai 6 Tanda Ginjal yang Bermasalah Ini!

- Penyakit ginjal sering terlambat terdeteksi karena gejalanya muncul perlahan dan kerap disalahartikan sebagai masalah kesehatan lain.
- Tanda gangguan ginjal meliputi perubahan urine, tubuh mudah lelah, pembengkakan di kaki atau mata, kulit gatal, nafsu makan menurun, hingga sesak napas.
- Pemeriksaan rutin seperti tes darah dan urine penting dilakukan untuk mendeteksi gangguan ginjal sejak dini agar kerusakan lebih serius bisa dicegah.
Kasus kanker ginjal yang sempat dialami mendiang Vidi Aldiano membuat banyak orang kembali menyadari bahwa penyakit ginjal bisa datang tanpa tanda yang jelas. Bahkan, dalam banyak kasus, gangguan ginjal baru terdeteksi ketika kondisinya sudah cukup parah.
Padahal, ginjal memiliki peran penting dalam tubuh. Organ ini bertugas menyaring limbah dari darah, menjaga keseimbangan cairan, serta membantu mengatur tekanan darah. Ketika fungsi ginjal mulai terganggu, tubuh sebenarnya memberikan beberapa sinyal. Sayangnya, gejala tersebut sering dianggap sepele atau dikira masalah kesehatan lain.
Selain nyeri pinggang, berikut beberapa tanda ginjal bermasalah yang perlu diwaspadai.
1. Perubahan pada urine

Salah satu tanda paling umum dari gangguan ginjal adalah perubahan pada urine. Misalnya urine berbusa, warnanya lebih gelap, atau frekuensi buang air kecil yang berubah, bisa lebih sering atau justru berkurang.
Urine berbusa sering berkaitan dengan protein yang bocor ke urine, yang menandakan ginjal gak mampu menyaring darah dengan baik.
Selain itu, urine yang berwarna merah muda atau kecokelatan juga bisa menandakan adanya darah dalam urine.
2. Tubuh mudah lelah dan gak bertenaga

Kalau kamu sering merasa lelah tanpa sebab yang jelas, gangguan ginjal juga bisa menjadi salah satu penyebabnya.
Ginjal yang rusak dapat menurunkan produksi hormon erythropoietin, yaitu hormon yang membantu tubuh memproduksi sel darah merah. Ketika jumlah sel darah merah berkurang, tubuh menjadi lebih mudah lelah dan lemas.
3. Pembengkakan di kaki, tangan, atau sekitar mata

Ginjal berfungsi membuang kelebihan cairan dari tubuh. Jika fungsi ini terganggu, cairan bisa menumpuk dan menyebabkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh.
Biasanya pembengkakan muncul pada kaki, pergelangan kaki, tangan, atau area sekitar mata. Kondisi ini dikenal sebagai edema dan sering terjadi pada penderita penyakit ginjal kronis.
4. Kulit terasa kering dan sering gatal

Masalah ginjal juga bisa memengaruhi kondisi kulit. Ketika ginjal gak mampu membuang limbah dengan baik, zat sisa metabolisme dapat menumpuk dalam darah.
Penumpukan ini bisa memicu kulit yang terasa kering, gatal, dan gak nyaman, bahkan meskipun sudah menggunakan pelembap.
5. Nafsu makan dan berat badan menurun

Banyak penderita gangguan ginjal mengeluhkan hilangnya selera makan. Hal ini terjadi karena penumpukan racun dalam darah yang membuat tubuh terasa gak nyaman.
Akibatnya, berat badan bisa turun tanpa sebab yang jelas dan tubuh terasa semakin lemah.
6. Napas terasa pendek atau sesak

Sesak napas juga bisa menjadi tanda adanya gangguan ginjal. Hal ini dapat terjadi karena dua hal, yaitu penumpukan cairan di paru-paru atau anemia akibat kerusakan ginjal.
Ketika cairan menumpuk, paru-paru menjadi lebih sulit bekerja secara optimal sehingga napas terasa lebih pendek.
Salah satu alasan utama penyakit ginjal sering terlambat terdeteksi adalah karena gejalanya muncul secara perlahan. Bahkan pada tahap awal, sebagian besar penderita gak merasakan keluhan apa pun.
Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala seperti tes darah atau urine, menjadi cara penting untuk mendeteksi gangguan ginjal sejak dini.
Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya jangan menunda untuk berkonsultasi dengan tenaga medis. Deteksi dini bisa membantu mencegah kerusakan ginjal yang lebih serius.




![[QUIZ] Dari Subgenre Horor Favoritmu, Kami Bisa Ungkap Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20251106/freepik-1186_13e80742-9618-4bd3-a5bd-eaefea417bef.jpg)
![[QUIZ] Lagu Kamu saat Mudik Bisa Ungkap Tipe Resilience Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250328/2148989587-06da9cb21925c208b6c5f4982411b31d-9bd55d378b635af5fc1bb36c7ebe48b8.jpeg)






![[QUIZ] Respons Kamu saat Pace Melambat Menjelaskan Mindset-mu](https://image.idntimes.com/post/20260203/apa-itu-lt1-dan-lt2-dalam-lari-perbedaan-lt1-lt2_47b7637d-82b9-4517-a781-43841a347f1a.jpeg)
![[QUIZ] Dari Chinese Food Favoritmu, Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai](https://image.idntimes.com/post/20250305/group-friends-dining-out-11zon-6af88cd7de8f397d0764f3b140253882-bbbf83f7439c9cadd49e378ba9977d70.jpg)
![[QUIZ] Apakah Kamu Berpotensi Mengalami Mabuk Perjalanan Saat Mudik Besok?](https://image.idntimes.com/post/20231216/woman-sleeping-car-while-traveling-42ddfa9e284f8f82bbda0066ae51683d-7e0b113ce88efb018a8ecdc1c6ca425b.jpg)



