ilustrasi perempuan hamil di usia 40 tahun (pexels.com/Amina Filkins)
Pesatnya perkembangan teknologi kesehatan di bidang reproduksi telah memberikan lebih banyak pilihan bagi perempuan yang ingin menunda kehamilan karena alasan pendidikan atau karier. Berbagai prosedur seperti in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung hingga pembekuan sel telur (egg freezing) bisa membantu meningkatkan peluang kehamilan bagi sebagian perempuan yang mengalami penurunan kesuburan akibat usia. Kehadiran teknologi ini juga mengubah banyak pandangan perempuan tentang kapan mereka ingin memulai membangun sebuah keluarga.
Meski demikian, para ahli dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menegaskan bahwa teknologi reproduksi tersebut bukanlah jaminan keberhasilan kehamilan di usia lanjut. Kesuburan perempuan secara alami tetap menurun seiring bertambahnya usia, terutama setelah pertengahan usia 30-an dan semakin nyata setelah memasuki usia 40 tahun karena jumlah serta kualitas sel telur akan terus berkurang. Oleh karena itu, teknologi fertilitas sebaiknya dipandang sebagai alat yang dapat membantu proses terjadinya kehamilan, bukan sebagai jaminan.
Beberapa alasan kehamilan di usia 40 tahun ke atas makin menjadi tren bukanlah sekadar pilihan hidup, melainkan hasil dari berbagai pertimbangan matang yang berkaitan dengan banyak hal. Meski setiap perempuan memiliki perjalanan dan waktu yang berbeda, keputusan untuk memiliki anak tetap perlu disesuaikan dengan kesiapan pribadi sekaligus mempertimbangkan aspek kesehatan reproduksi. Berapapun usiamu saat memutuskan menjadi ibu, kamu wajib mengonsultasikannya dengan dokter, ya!
Referensi
Fertility trends across the OECD: Underlying drivers and the role for policy. OECD. Diakses pada 14 Juli 2026.
Why So Many Women Are Waiting Longer to Have Kids. TIME. Diakses pada 14 Juli 2026.
Having a Baby After Age 35: How Aging Affects Fertility and Pregnancy. ACOG. Diakses pada 14 Juli 2026.
Anticipatory Counseling Regarding Ovarian-Factor Fertility Decline. ACOG. Diakses pada 14 Juli 2026.
Pregnancy at Age 35 Years or Older. ACOG. Diakses pada 14 Juli 2026.
What I Learned From Being Pregnant in My 40s. ACOG. Diakses pada 14 Juli 2026.
Thinking About Having a Baby in Your Late 30s or 40s? Here’s What I Tell My Patients. ACOG. Diakses pada 14 Juli 2026.