Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Banyak Orang Sakit Setelah Lebaran? Ini Penyebabnya

Kenapa Banyak Orang Sakit Setelah Lebaran? Ini Penyebabnya
ilustrasi sakit (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Intinya Sih
  • Setelah Lebaran, banyak orang sakit karena pola makan tidak teratur, konsumsi makanan berlemak dan manis berlebihan, serta kurang istirahat akibat silaturahmi dan perjalanan.

  • Penyakit umum pasca-Lebaran meliputi diare, sakit tenggorokan, hipertensi, nyeri otot, asam urat tinggi, kolesterol tinggi, hingga peningkatan risiko diabetes akibat pola makan tidak seimbang.

  • Kelelahan fisik dan gangguan pencernaan menjadi pemicu utama menurunnya daya tahan tubuh setelah Lebaran, sehingga penting menjaga pola makan sehat dan cukup istirahat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lebaran selalu menjadi momen yang paling dinanti dan penuh kebahagiaan karena bisa berkumpul dengan keluarga hingga menikmati berbagai hidangan khas. Namun, setelah hari raya, tak jarang banyak orang merasa lelah, tidak fit, atau bahkan jatuh sakit.

Kenapa banyak orang sakit setelah Lebaran? Penyebab utamanya biasanya dari pola makan kurang sehat, konsumsi makanan manis atau berlemak berlebihan, serta kelelahan fisik akibat perjalanan atau silaturahmi. Kondisi ini bisa memicu gangguan pencernaan, sakit tenggorokan, tekanan darah tinggi, dan masalah kesehatan lainnya. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Table of Content

1. Kenapa banyak orang sakit setelah Lebaran?

1. Kenapa banyak orang sakit setelah Lebaran?

Lebaran identik dengan momen berkumpul, makan-makan, dan bepergian. Sayangnya, kebiasaan ini sering membuat tubuh lelah dan rentan terhadap berbagai penyakit. Pola makan yang tidak teratur, terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak atau pedas, serta kurangnya waktu istirahat menjadi faktor utama yang memicu tubuh mudah sakit setelah Lebaran.

Selain itu, aktivitas fisik yang meningkat, seperti perjalanan mudik atau silaturahmi ke banyak tempat, juga memberi tekanan ekstra pada tubuh. Ketika tubuh kelelahan dan sistem pencernaan terganggu, risiko terkena gangguan kesehatan, mulai dari masalah pencernaan hingga tekanan darah tinggi, menjadi lebih besar.

2. Penyakit yang sering muncul setelah Lebaran

Penyakit yang sering muncul setelah Lebaran
ilustrasi sakit perut (pexels.com/Sora Shimazaki)

Setelah Lebaran, beberapa penyakit cenderung muncul karena kombinasi pola makan yang tidak sehat, kurang istirahat, dan aktivitas fisik yang meningkat. Berikut beberapa penyakit yang sering muncul beserta penyebabnya.

  • Diare

Diare biasanya muncul karena konsumsi makanan terlalu pedas, berlemak, atau kurang higienis selama Lebaran. Selain itu, kebiasaan makan tanpa mencuci tangan atau mengonsumsi makanan dari luar tanpa memastikan kebersihan juga dapat memicu gangguan pencernaan ini. Gejalanya meliputi buang air lebih sering dan feses cair yang bisa membuat tubuh cepat lelah.

  • Sakit tenggorokan

Konsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin ditambah paparan asap rokok dan kafein berlebihan bisa memicu sakit tenggorokan. Gejala ini biasanya berupa rasa perih saat menelan, batuk ringan, dan rasa kering di tenggorokan.

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Makanan tinggi garam dan lemak yang dikonsumsi secara berlebihan selama Lebaran dapat meningkatkan risiko hipertensi. Tekanan darah yang tinggi tidak hanya membuat kepala pusing dan mudah lelah, tapi juga dapat memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal jika dibiarkan terus-menerus.

  • Nyeri otot

Aktivitas fisik yang meningkat saat Lebaran, seperti bepergian jauh atau silaturahmi ke banyak rumah dapat membuat otot menjadi pegal atau kram. Kurangnya peregangan sebelum dan sesudah aktivitas fisik juga memperburuk kondisi ini sehingga istirahat dan latihan ringan seperti stretching sangat dianjurkan untuk meringankan nyeri.

  • Asam urat

Konsumsi makanan tinggi purin seperti emping, kacang, daging organ, dan olahannya sering meningkat saat Lebaran sehingga kadar asam urat dalam tubuh naik. Kadar asam urat tinggi dapat menyebabkan sendi terasa nyeri, bengkak, dan kaku, terutama pada jari-jari kaki dan lutut.

  • Kolesterol tinggi

Makanan berlemak seperti gorengan, santan, dan daging olahan dapat meningkatkan kadar LDL (kolesterol jahat) dalam tubuh. Jika tidak dikontrol, kondisi ini berisiko menyebabkan penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah, dan serangan jantung.

  • Diabetes

Hidangan manis khas Lebaran, termasuk kue, sirup, dan minuman bergula, dapat membuat kadar gula darah meningkat. Jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus, risiko diabetes pun naik. Mengatur porsi makan dan memilih makanan yang lebih sehat penting untuk menjaga kestabilan gula darah.

Sekarang kamu sudah tahu kenapa banyak orang sakit setelah Lebaran. Dengan memperhatikan pola makan, cukup istirahat, dan mengatur aktivitas fisik, risiko sakit bisa dikurangi. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

FAQ seputar kenapa banyak orang sakit setelah Lebaran

Kenapa setelah Lebaran sering sakit perut atau diare?

Karena konsumsi makanan berlemak, pedas, atau kurang higienis selama Lebaran bisa mengganggu pencernaan.

Mengapa sakit tenggorokan sering muncul pasca Lebaran?

Makanan/minuman terlalu panas atau dingin, kafein, dan paparan asap rokok bisa menyebabkan tenggorokan iritasi.

Apa penyebab tekanan darah naik setelah Lebaran?

Makanan tinggi garam dan lemak, ditambah kurangnya istirahat, dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Referensi

"These Are 8 Types of Disease That Are Prone To Occur After Eid". Siloam Hospitals. Diakses Maret 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Latest in Health

See More