ilustrasi seseorang memberi pertolongan pertama pada penderita heatstroke (IDN Times/NRF)
Makin lama heatstroke tidak ditangani, makin besar pula risiko kerusakan otak dan organ lain, seperti jantung, ginjal, serta otot.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera memindahkan penderita ke tempat yang lebih sejuk, melepas pakaian berlebih, serta membantu menurunkan suhu tubuh menggunakan kompres dingin atau kipas angin sambil menunggu bantuan medis datang.
Penanganan yang cepat dapat meningkatkan peluang pemulihan dan mengurangi risiko gangguan saraf jangka panjang.
Heatstroke bisa berbahaya bagi otak karena suhu tubuh yang terlalu tinggi dapat mengganggu aliran darah, merusak lapisan pelindung otak, memicu peradangan, hingga menyebabkan kematian sel saraf. Itulah sebabnya heatstroke tidak boleh dianggap sebagai kondisi kepanasan biasa.
Jika seseorang mulai mengalami kebingungan, kejang, atau kehilangan kesadaran setelah terpapar panas berlebih, segera cari pertolongan medis. Dalam kasus heatstroke, setiap menit sangat berharga untuk melindungi otak dari kerusakan yang lebih serius.
Referensi
Brain Facts. Diakses pada Juli 2026. "What Happens to the Brain During a Heatstroke?"
Insight Health Systems. Diakses pada Juli 2026. "What Happens To Your Brain During Heat Stroke?"
Mayo Clinic. Diakses pada Juli 2026. "Heatstroke.
MedShun. Diakses pada Juli 2026. "Heat Stroke: Brain Damage And Recovery."