Disarankan agar makanan panas dijaga di atas 60 derajat Celcius dan makanan dingin pada 4 derajat Celcius atau lebih rendah selama pengiriman. Suhu perlu diperiksa dengan termometer.
Untuk makanan yang akan didinginkan, pembagian ke wadah kecil dan dangkal membantu mempercepat prosesnya.
Bagi penyelenggara acara, jadwal memasak, pengiriman, dan pembagian perlu disesuaikan dengan kemampuan menjaga suhu. Menyajikan makanan secara bertahap dalam porsi kecil juga dapat mengurangi waktu makanan menunggu di meja prasmanan.
Makanan katering dapat disajikan dengan aman ketika seluruh prosesnya terkendali. Memasak sampai matang adalah satu tahap, sementara kebersihan dan pengendalian suhu itu wajib diperhatikan hingga makanan sampai ke tangan penerima.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention, “About C. perfringens Food Poisoning,” diakses September 2026.
Julian E. Grass, L. Hannah Gould, and Barbara E. Mahon, “Epidemiology of Foodborne Disease Outbreaks Caused by Clostridium perfringens, United States, 1998–2010,” Foodborne Pathogens and Disease 10, no. 2 (2013): 131–36, https://doi.org/10.1089/fpd.2012.1316.
Centers for Disease Control and Prevention, “About Staph Food Poisoning,” diakses September 2026.
World Health Organization, Five Keys to Safer Food Manual (Geneva: World Health Organization, 2006), diakses September 2026.
Centre for Food Safety, “How to Implement a Food Safety Plan,” diakses September 2026.