Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Sering Bangun dengan Mulut Kering? Ini 5 Kemungkinannya
ilustrasi bangun tidur (pexels.com/Miriam Alonso)
  • Mulut kering saat bangun terjadi ketika produksi air liur kurang, sering dipicu dehidrasi atau tidur dengan mulut terbuka akibat hidung tersumbat.
  • Efek samping ratusan jenis obat, serta konsumsi alkohol dan minuman berkafein, dapat mengurangi atau memperburuk kelembapan mulut.
  • Keluhan menetap bisa berkaitan dengan diabetes, Sjögren's disease, atau sleep apnea; konsultasi diperlukan bila berlangsung berminggu-minggu, mengganggu aktivitas, atau disertai gejala lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah bangun tidur dengan mulut terasa sangat kering, lengket, bahkan tenggorokan terasa tidak nyaman? Sesekali mengalaminya sebenarnya cukup umum. Namun, jika kondisi ini sering terjadi, ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebabnya.

Mulut kering terjadi ketika produksi air liur tidak cukup untuk menjaga mulut tetap lembap. Selain membuat tidak nyaman, kondisi yang berlangsung terus-menerus juga dapat meningkatkan risiko masalah gigi dan infeksi di dalam mulut.

1. Kurang minum sebelum tidur

ilustrasi air putih (pexels.com/Elena Golovchenko)

Salah satu penyebab paling sederhana adalah tubuh kekurangan cairan. Dehidrasi dapat membuat mulut, bibir, dan lidah terasa kering, terutama setelah tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam ketika tidur.

Kalau sering mengalaminya, pastikan kebutuhan cairan sepanjang hari terpenuhi. Kamu juga bisa menyediakan air putih di dekat tempat tidur agar lebih mudah minum ketika terbangun.

2. Tidur dengan mulut terbuka

ilustrasi tidur (pexels.com/Kampus Production)

Bernapas melalui mulut saat tidur dapat membuat permukaan mulut lebih cepat kehilangan kelembapan. Kondisi ini bisa terjadi ketika hidung tersumbat atau seseorang memang terbiasa tidur dengan mulut terbuka.

Jika kamu sering bangun dengan mulut kering sekaligus merasa hidung tersumbat, perhatikan pola pernapasan ketika tidur. Mengatasi penyebab hidung tersumbat dapat membantu mengurangi kebiasaan bernapas melalui mulut.

3. Efek samping obat

ilustrasi obat (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Beberapa jenis obat dapat mengurangi produksi air liur sehingga menyebabkan mulut terasa kering. NIDCR menyebutkan bahwa ratusan jenis obat dapat memiliki efek samping tersebut, termasuk beberapa obat untuk tekanan darah, depresi, dan masalah kontrol kandung kemih.

Jika mulut kering mulai muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, jangan langsung menghentikan obat tersebut sendiri. Sebaiknya tanyakan kepada dokter atau apoteker apakah obat yang digunakan memang dapat menyebabkan efek tersebut.

4. Terlalu banyak kafein atau alkohol

ilustrasi kopi (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Minuman tertentu juga dapat memperburuk rasa kering di mulut. NHS menyarankan untuk membatasi alkohol serta minuman berkafein seperti kopi dan teh ketika mengalami mulut kering.

Karena itu, kalau kamu terbiasa minum kopi atau teh dalam jumlah banyak menjelang malam, coba perhatikan apakah kebiasaan tersebut berhubungan dengan rasa kering ketika bangun tidur.

5. Bisa berkaitan dengan kondisi tertentu

ilustrasi bangun tidur (pexels.com/cottonbro studio)

Mulut kering yang terus-menerus terkadang dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau Sjögren's disease. Kondisi seperti sleep apnea juga patut diperhatikan apabila mulut kering disertai dengkuran keras, napas yang berhenti dan kembali saat tidur, atau rasa sangat lelah pada siang hari.

Bukan berarti mulut kering otomatis menandakan penyakit tertentu. Namun, jika keluhan berlangsung selama beberapa minggu, mengganggu makan atau berbicara, atau disertai gejala lain, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau dokter gigi.

Menjaga asupan air, membatasi alkohol dan kafein, serta mengunyah permen karet bebas gula dapat membantu merangsang produksi air liur. Menjaga kebersihan gigi juga penting karena kurangnya air liur dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Jadi, kalau sesekali bangun dengan mulut kering, tidak perlu langsung khawatir. Namun, kalau terjadi hampir setiap hari dan tidak membaik, mencari tahu penyebabnya akan lebih baik daripada hanya mengandalkan air putih setiap pagi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article