ilustrasi bangun tidur (pexels.com/cottonbro studio)
Mulut kering yang terus-menerus terkadang dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau Sjögren's disease. Kondisi seperti sleep apnea juga patut diperhatikan apabila mulut kering disertai dengkuran keras, napas yang berhenti dan kembali saat tidur, atau rasa sangat lelah pada siang hari.
Bukan berarti mulut kering otomatis menandakan penyakit tertentu. Namun, jika keluhan berlangsung selama beberapa minggu, mengganggu makan atau berbicara, atau disertai gejala lain, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau dokter gigi.
Menjaga asupan air, membatasi alkohol dan kafein, serta mengunyah permen karet bebas gula dapat membantu merangsang produksi air liur. Menjaga kebersihan gigi juga penting karena kurangnya air liur dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi.
Jadi, kalau sesekali bangun dengan mulut kering, tidak perlu langsung khawatir. Namun, kalau terjadi hampir setiap hari dan tidak membaik, mencari tahu penyebabnya akan lebih baik daripada hanya mengandalkan air putih setiap pagi.