Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Hot Mat Pilates Membantu Menurunkan Berat Badan?

Apakah Hot Mat Pilates Membantu Menurunkan Berat Badan?
ilustrasi hot mat pilates (magnific.com/magnific)
  • Hot mat pilates menggabungkan gerakan penguatan otot di ruangan 32–38 derajat Celsius dan bisa mendukung penurunan berat badan jika rutin dilakukan, bersama pola makan yang sesuai.

  • Keringat lebih banyak di ruangan panas bukan berarti lemak lebih banyak terbakar; penurunan berat badan sementara setelah kelas terutama berasal dari kehilangan cairan.

  • Hasil lebih optimal jika hot mat pilates dipadukan kardio, latihan kekuatan, pola makan seimbang, tidur, dan hidrasi; hentikan latihan apabila muncul tanda dehidrasi atau kepanasan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hot mat pilates makin populer sebagai pilihan olahraga bagi orang yang ingin tetap aktif tanpa latihan intensitas tinggi di gym. Jenis latihan ini menggabungkan gerakan pilates di atas matras, seperti plank, leg lift, latihan perut, serta gerakan penguatan otot yang dilakukan secara terkontrol, dengan ruangan bersuhu panas sekitar 32–38 derajat Celsius.

Kondisi ruangan yang panas membuat tubuh lebih cepat berkeringat dan latihan terasa lebih menantang. Namun, apakah hot mat pilates benar-benar bisa membantu menurunkan berat badan?

Hot mat pilates dapat menjadi bagian dari rutinitas untuk menurunkan berat badan, terutama jika dilakukan secara konsisten dan dibarengi pola makan yang sesuai. Meski begitu, olahraga ini bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan penurunan berat badan.

  1. 1. Cara pilates membantu menurunkan berat badan

    Pilates melibatkan berbagai kelompok otot, terutama otot inti atau core, pinggul, punggung, bahu, dan kaki. Gerakannya memang terlihat sederhana, tetapi dilakukan dengan kontrol, ketepatan, dan ketegangan otot yang terus dipertahankan.

    Jika rutin dilakukan, pilates dapat membantu meningkatkan kekuatan, daya tahan otot, keseimbangan, postur, dan kesadaran terhadap gerakan tubuh. Tubuh yang lebih kuat juga dapat membuat kamu lebih nyaman melakukan aktivitas fisik lainnya.

    Jumlah kalori yang terbakar selama pilates relatif bergantung pada intensitas latihan, durasi, berat badan, serta tingkat kebugaran. Jadi, dua orang yang mengikuti kelas yang sama belum tentu membakar jumlah kalori yang sama.

  2. 2. Apakah suhu panas membakar lebih banyak kalori?

    Berolahraga di ruangan panas memang dapat membuat tubuh lebih cepat berkeringat. Suhu tubuh juga dapat meningkat sehingga jantung bekerja lebih keras untuk membantu mengatur panas tubuh. Akibatnya, latihan bisa terasa jauh lebih berat dibandingkan pilates di ruangan dengan suhu normal. Namun, keringat bukan tanda bahwa tubuh sedang membakar lebih banyak lemak.

    Keringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk mendinginkan diri. Berat badan yang turun sesaat setelah mengikuti kelas hot mat pilates sebagian besar berasal dari kehilangan cairan, bukan lemak tubuh. Setelah minum dan tubuh kembali terhidrasi, berat tersebut biasanya akan kembali.

    Belum banyak penelitian yang secara khusus membandingkan hot pilates dengan pilates biasa. Karena itu, belum ada bukti kuat bahwa suhu panas saat latihan pilates memberikan keuntungan tambahan dalam hal pembakaran kalori. 

  3. 3. Bagaimana agar hot mat pilates lebih efektif untuk menurunkan berat badan?

    Seorang perempuan mengenakan pakaian olahraga melakukan gerakan Pilates di atas matras di dalam ruangan.
    ilustrasi mat pilates (pexels.com/Anna Shvets)

    Hot mat pilates tetap bisa menjadi bagian dari program penurunan berat badan yang sehat. Kuncinya adalah tidak mengandalkan satu jenis olahraga saja. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

    • Latihan secara konsisten, misalnya mengikuti kelas dua hingga tiga kali seminggu sesuai kemampuan tubuh.
    • Tambahkan olahraga kardio, seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, berlari, atau mendayung.
    • Lakukan latihan kekuatan untuk membantu mempertahankan dan membangun massa otot.
    • Perhatikan pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan menciptakan defisit kalori yang moderat serta dapat dipertahankan.
    • Jangan hanya melihat angka timbangan. Perubahan lingkar tubuh, ukuran pakaian, kekuatan, dan daya tahan juga bisa menjadi indikator perkembangan.

    Untuk menjaga kesehatan secara umum, orang dewasa disarankan melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu, disertai latihan penguatan otot.

    Bagi orang yang ingin menurunkan berat badan dalam jangka panjang, aktivitas fisik mungkin perlu ditingkatkan secara bertahap sesuai kondisi dan kemampuan tubuh.

  4. 4. Jangan abaikan risiko berolahraga di ruangan panas

    Meskipun terlihat seperti olahraga low impact, tetapi hot mat pilates tetap memberikan tantangan tambahan karena dilakukan dalam suhu tinggi.

    Tubuh dapat kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat sehingga risiko dehidrasi dan kepanasan perlu diperhatikan. Pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan sebelum dan setelah latihan.

    Saat kelas berlangsung, jangan memaksakan diri jika mulai merasa tidak nyaman.

    Pusing, mual, sakit kepala, tubuh terasa sangat lemas, kebingungan, atau sesak napas yang tidak biasa bukanlah tanda bahwa olahraga sedang bekerja lebih efektif. Gejala tersebut justru dapat menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan istirahat dan pendinginan.

    Orang yang sedang hamil atau memiliki kondisi tertentu, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, masalah ginjal, atau riwayat gangguan akibat panas, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba olahraga di ruangan panas.

  5. 5. Jadi, apakah hot mat pilates efektif untuk menurunkan berat badan?

    Hot mat pilates bisa membantu proses penurunan berat badan, tetapi panas bukanlah jalan pintas untuk membakar lemak. Manfaat utamanya tetap berasal dari aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin. Pilates dapat membantu melatih kekuatan dan daya tahan otot sekaligus membuat tubuh lebih aktif. Sementara itu, suhu panas membuat latihan terasa lebih menantang dan meningkatkan produksi keringat, tetapi bukan berarti lemak tubuh otomatis terbakar lebih banyak.

    Jika tujuan utamanya adalah menurunkan berat badan, hot mat Pilates akan lebih efektif jika menjadi bagian dari pola hidup yang lebih luas. Kombinasikan dengan aktivitas kardio, latihan kekuatan, pola makan seimbang, tidur yang cukup, dan hidrasi yang baik.

    Pada akhirnya, olahraga yang paling membantu menurunkan berat badan adalah yang bisa dilakukan secara konsisten dan dinikmati dalam jangka panjang. Jika hot mat pilates membuat kamu lebih bersemangat untuk bergerak secara rutin, tak ada salahnya menjadikannya sebagai aktivitas fisik rutin.

    Referensi

    Alive Wellness & Fitness. Diakses pada Agustus 2026. "Benefits of Hot Pilates: 7 Reasons to Try Heated Pilates."

    Medical Health Zone. Diakses pada Agustus 2026. "Mat Pilates Calories Burned: How Many Do You Burn Per Session?"

    PILATESBODY by Kayla. Diakses pada Agustus 2026. "What Is Hot Mat Pilates? The Heated Workout Trend Everyone’s Talking About."

    Prevention. Diakses pada Agustus 2026. "What Is Hot Pilates and Is It Good for Losing Weight?"

    PS Pilates. Diakses pada Agustus 2026. Hot Pilates – "Benefits and Risks."

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More