Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Kesalahan Umum saat Memeriksa Gula Darah, Jangan Diulangi ya

7 Kesalahan Umum saat Memeriksa Gula Darah, Jangan Diulangi ya
ilustrasi pemeriksaan gula darah secara mandiri (IDN Times/Novaya Siantita)
Intinya Sih
  • Pemeriksaan gula darah penting untuk memantau kondisi tubuh dan mencegah komplikasi, namun banyak orang melakukan kesalahan yang membuat hasil pengukuran tidak akurat.
  • Kesalahan umum meliputi tidak mencuci tangan, kurang hidrasi, tes setelah makan, menekan jari terlalu keras, serta memakai strip tes kedaluwarsa.
  • Menghindari kesalahan ini membantu menjaga akurasi hasil dan mendukung pengelolaan diabetes yang lebih efektif bersama tenaga kesehatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Memeriksa gula darah merupakan langkah penting bagi banyak orang, terutama bagi orang yang hidup dengan diabetes atau mereka yang ingin memantau kondisi kesehatan tubuhnya.

Melalui pemeriksaan ini, kamu bisa tahu bagaimana kadar gula dalam darah berubah akibat makanan, aktivitas fisik, stres, maupun pengaruh obat-obatan. Informasi ini sangat berguna untuk membantu menjaga kadar gula tetap stabil dan mencegah berbagai komplikasi kesehatan.

Namun, tidak semua orang menyadari bahwa pemeriksaan gula darah juga memiliki aturan dan cara yang tepat. Tanpa disadari, banyak orang melakukan kesalahan saat melakukan pengecekan. Kesalahan-kesalahan ini bisa membuat hasil pengukuran menjadi kurang akurat, sehingga kondisi gula darah yang sebenarnya tidak tergambar dengan tepat.

Berikut ini kesalahan umum saat memeriksa gula darah yang sebaiknya kamu hindari.

Table of Content

1. Kamu tidak mencuci tangan terlebih dahulu

1. Kamu tidak mencuci tangan terlebih dahulu

Jika ada sisa makanan di jari saat kamu melakukan tes, hasilnya bisa tidak akurat. Karenanya, penting untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air hangat terlebih dahulu. Rasa hangat ini akan membantu aliran darah sehingga kamu bisa mendapatkan tetesan penuh.

Pastikan juga untuk mengeringkannya sepenuhnya, karena kelembapan dapat mengencerkan sampel atau menghambat reaksi kimia saat tes.

2. Tidak cukup terhidrasi

Jika tubuh kekurangan cairan, gula darah akan lebih pekat. Ini dapat mengacaukan pembacaan kadar glukosa.

Jadi, pastikan kamu telah minum banyak air, terutama jika cuaca sedang panas, kamu berolahraga terlalu keras, atau mengonsumsi kafein.

3. Melakukan tes tepat setelah makan

Ilustrasi seorang pria sedang memeriksa kadar gula darah secara mandiri menggunakan alat tes di tangannya.
ilustrasi pemeriksaan gula darah secara mandiri (IDN Times/Novaya Siantita)

Melakukan tes gula darah tepat setelah makan berat atau ngemil dapat memberikan hasil yang tinggi pada glukometer. Melakukan tes gula darah puasa dan sebelum makan kemungkinan akan lebih akurat.

Jika kamu ingin melakukan tes setelah makan, disarankan untuk menunggu dua jam setelah makan.

4. Menekan jari

Jika tanganmu dingin atau sirkulasi darah buruk, kamu mungkin perlu menekan jari dengan kuat untuk mendapatkan cukup darah. Namun, saat melakukan itu, kamu sebenarnya mendapatkan cairan interstitial, bukan darah. Sayangnya, hal ini dapat menyebabkan pembacaan yang tidak dapat diandalkan.

Menghangatkan tangan secara perlahan sebelumnya dapat membantu agar kamu tidak perlu menekan terlalu keras.

5. Menguji pada bantalan jari

Jangan menguji pada bantalan jari mana pun karena di sana terdapat lebih banyak ujung saraf. Pengujian di area tersebut menyebabkan rasa sakit yang lebih buruk, baik saat kamu menguji maupun nanti saat menggunakan jari tersebut untuk mengetik atau melakukan hal lain.

Cari tahu sisi jari mana yang memiliki aliran darah terbaik. Selain itu, jika kamu melakukan cek darah secara teratur, ada baiknya untuk sering-sering mengganti lokasi pengujian.

6. Menggunakan strip tes yang sudah terlalu lama

Seseorang memegang glukometer dan memeriksa kadar gula darah dari ujung jari di latar belakang ungu.
ilustrasi mengecek kadar gula darah dengan glukometer (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Strip tes yang sudah lama memberikan hasil bacaan yang tidak akurat, terutama jika sudah melewati tanggal kedaluwarsanya.

Meskipun beberapa alat pengukur akan menolak strip yang sudah kedaluwarsa, tidak semuanya akan melakukannya. Sayangnya, meskipun masih bisa digunakan, hasilnya mungkin tidak akurat.

7. Berbagi tusukan jari dan alat pengukur

Tidak seorang pun boleh menggunakan alat pengukur glukosamu selain kamu. Aturan praktis yang baik: pilih jarum yang dapat ditarik setelah sekali pakai dan buang segera setelah kamu menggunakannya.

Mempertahankan pengujian gula darah yang akurat sangat penting untuk manajemen diabetes yang efektif. Menghindari kesalahan umum ini akan memberdayakan kamu untuk mengendalikan kondisi dengan lebih baik dan berkolaborasi secara efektif dengan tim perawatan kesehatan untuk membuat keputusan yang tepat mengenai diet, pengobatan, dan gaya hidup.

Referensi

Apollo 247. "3 Common Mistakes to Avoid While Blood Sugar Testing." Diakses pada April 2026.

Health Central. "The 9 Worst Mistakes You Make When Checking Your Sugar." Diakses pada April 2026.

WebMD. "Blood Sugar Testing Mistakes to Avoid." Diakses pada April 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Related Articles

See More