- Membantu meningkatkan daya tahan saat berlari
Manfaat Vitamin B Complex untuk Pelari, Jaga Performa!

Vitamin B complex membantu pelari mengolah makanan menjadi energi, mendukung metabolisme asam amino, serta berpotensi meningkatkan daya tahan.
Kebutuhan vitamin B sebaiknya dipenuhi dari makanan utuh, seperti daging tanpa lemak, telur, kacang-kacangan, sayuran hijau, ikan berlemak, serta susu.
Pelari disarankan membagi asupan vitamin B dalam beberapa waktu makan.
Rutin berlari membuat tubuh membutuhkan energi dan asupan nutrisi yang cukup agar tetap kuat menjalani latihan. Selain karbohidrat dan protein, vitamin juga berperan dalam mendukung berbagai proses penting agar tubuh dapat bekerja dengan baik selama beraktivitas.
Salah satu yang tak kalah penting adalah vitamin B complex. Kandungan vitamin B di dalamnya membantu proses metabolisme energi sekaligus mendukung berbagai fungsi tubuh selama aktivitas fisik. Yuk, cari tahu lebih lanjut manfaat vitamin B complex untuk pelari!
Table of Content
1. Manfaat vitamin b complex untuk pelari
Vitamin B complex terdiri dari beberapa jenis vitamin B yang berperan dalam proses metabolisme energi dan fungsi tubuh. Bagi pelari, asupan vitamin B yang cukup dapat membantu tubuh bekerja lebih optimal selama berolahraga, terutama saat menghadapi latihan dengan intensitas tinggi. Beberapa manfaatnya antara lain.
Vitamin B complex dapat membantu tubuh menghasilkan energi dari makanan yang dikonsumsi. Dalam sebuah uji klinis, konsumsi vitamin B complex selama 28 hari dikaitkan dengan peningkatan waktu berlari hingga mengalami kelelahan sebesar 1,26 kali dibandingkan plasebo. Hasil ini menunjukkan bahwa vitamin B complex berpotensi membantu pelari mempertahankan performa lebih lama.
- Membantu mengurangi tanda-tanda kelelahan saat olahraga
Penelitian tersebut juga menemukan penurunan kadar laktat dan amonia selama maupun setelah berolahraga setelah mengonsumsi vitamin B complex. Kedua senyawa ini berkaitan dengan proses metabolisme selama aktivitas fisik dan dapat meningkat ketika tubuh bekerja keras. Dengan membantu menjaga kadarnya, vitamin B complex berpotensi mendukung tubuh agar tidak mudah mengalami kelelahan saat berlari.
- Mendukung metabolisme energi selama berlari
Vitamin B1, B2, B6, dan B12 berperan dalam berbagai proses metabolisme yang membantu tubuh mengolah zat gizi menjadi energi. Peran tersebut penting bagi pelari karena kebutuhan energi meningkat selama latihan atau perlombaan. Asupan vitamin B yang cukup dapat membantu proses produksi energi berjalan dengan baik.
- Mendukung metabolisme asam amino
Vitamin B6 memiliki peran dalam metabolisme asam amino, termasuk proses yang berkaitan dengan produksi energi saat tubuh berolahraga. Dalam penelitian tersebut, vitamin B6 diduga turut membantu menurunkan kadar amonia setelah latihan melalui proses metabolisme asam amino yang lebih efisien. Hal ini dapat mendukung tubuh dalam menghadapi aktivitas fisik yang berlangsung cukup lama.
2. Sumber vitamin B complex yang baik untuk pelari

ilustrasi salmon donburi sambal kecombrang (magnific.com/lifeforstock) Kebutuhan vitamin B untuk pelari sebaiknya dipenuhi melalui makanan sehari-hari. Selain menyediakan berbagai jenis vitamin B, makanan utuh juga mengandung serat, mineral, dan zat gizi lain yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut beberapa makanan yang dapat menjadi sumber vitamin B untuk pelari.
- Daging tanpa lemak dan unggas
Daging ayam, kalkun, dan jenis daging tanpa lemak lainnya mengandung vitamin B3, B6, dan B12. Ayam dan kalkun juga termasuk sumber vitamin B6 yang baik, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin B dari makanan.
- Telur
Telur mengandung vitamin B2, B7, dan B12. Mengonsumsi telur secara rutin dapat membantu menambah asupan vitamin B, meski telur saja belum tentu cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan vitamin B12, terutama bagi pelari dengan aktivitas fisik tinggi.
- Kacang-kacangan
Lentil, kacang arab, dan kacang hitam merupakan sumber vitamin B1 dan folat atau vitamin B9. Jenis makanan ini juga dapat menjadi pilihan sumber zat gizi bagi pelari yang mengurangi konsumsi produk hewani.
- Sayuran berdaun hijau
Bayam, kale, dan selada romaine kaya akan folat serta mengandung vitamin B2. Mengolahnya dengan cara yang tidak terlalu lama atau menggunakan sedikit panas dapat membantu mempertahankan kandungan vitamin yang sensitif terhadap panas.
- Biji-bijian utuh
Oat, beras merah, dan quinoa menyediakan vitamin B1, B2, B3, dan B5. Dibandingkan biji-bijian yang sudah banyak melalui proses pengolahan, pilihan whole grain masih mempertahankan bagian kulit ari dan lembaga yang kaya akan zat gizi.
- Ikan berlemak
Salmon, tuna, dan makerel merupakan sumber vitamin B3, B6, dan B12. Ikan berlemak juga mengandung asam lemak omega-3 yang dapat mendukung proses pemulihan tubuh setelah berolahraga.
- Produk olahan susu
Susu dan greek yoghurt dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin B2 dan B12. Produk susu juga bisa menjadi pilihan praktis untuk menambah asupan zat gizi setelah latihan.
3. Tips memenuhi kebutuhan vitamin B untuk pelari
Cara mengonsumsi dan mengolah makanan juga perlu diperhatikan agar asupan vitamin B tetap optimal. Beberapa tips yang dapat diterapkan pelari, yaitu:
- Sebarkan asupan vitamin B dalam beberapa waktu makan, daripada mengonsumsinya dalam jumlah banyak sekaligus
- Hindari memasak sayuran terlalu lama karena paparan panas berlebihan dapat mengurangi kandungan vitamin B, terutama folat dan vitamin B1
- Batasi konsumsi alkohol karena alkohol dapat mengganggu penyerapan dan meningkatkan kehilangan vitamin B dalam tubuh
- Jika mengonsumsi suplemen vitamin B complex, sebaiknya konsumsi pada pagi hari, terutama karena vitamin B dapat mendukung produksi energi
- Konsumsi suplemen vitamin B complex bersama makanan atau segelas air. Vitamin B12 dalam suplemen juga dapat diserap lebih baik jika dikonsumsi bersama makanan
- Beri jeda setidaknya dua jam antara konsumsi suplemen vitamin B complex yang mengandung B12 dan suplemen vitamin C untuk menghindari potensi berkurangnya penyerapan vitamin B12
- Konsultasikan penggunaan suplemen vitamin B complex dengan dokter untuk mengetahui jenis dan dosis yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Jadi, memilih makanan yang kaya vitamin B dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi selama rutin berlari. Pastikan asupannya tetap seimbang agar manfaat vitamin B complex untuk pelari dapat diperoleh secara optimal. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Referensi
"Why Masters Runners Need Vitamin B Complex: Energy, Immunity & Heart Health Benefits". Peregrune. Diakses September 2026.
"Why Runners Need B Vitamins for Peak Performance". Race Pack. Diakses September 2026.
"4 Tips When Taking Vitamin B Complex". Pharex. Diakses September 2026.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)










![[QUIZ] Seberapa Kuat Kamu Menghadapi Cuaca Panas?](https://image.idntimes.com/post/20240809/2149456747-e76e7c9d8b28ce702c3bad527e1db6f8.jpg)

.jpg)







![[QUIZ] Tebak Risiko Penyakit dari Kebiasaan Kamu Minum Kopi](https://image.idntimes.com/post/20260326/16576_5a2f7a67-3d4e-4672-9881-c5c068073f61.jpg)

![[QUIZ] Seberapa Siap Kamu Ikut Race Lari Pertamamu?](https://image.idntimes.com/post/20250917/pexels-olly-3764538_deef61cd-03cb-4fa4-b8c3-7902219ff32d.jpg)