Kesemutan yang hanya muncul sesekali setelah duduk dalam posisi tertentu dan segera membaik setelah bergerak biasanya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun, kesemutan yang sering kambuh, berlangsung lama, muncul tanpa penyebab yang jelas, atau makin parah sebaiknya diperiksakan.
Kondisi tersebut terkadang dapat berkaitan dengan masalah lain, seperti diabetes, kekurangan vitamin B12, neuropati perifer, saraf terjepit, konsumsi alkohol berlebihan, atau efek obat tertentu.
Segera cari pertolongan medis jika kesemutan disertai kelemahan yang signifikan, gangguan keseimbangan, kesulitan berjalan, wajah mencong, gangguan bicara, atau muncul tiba-tiba pada salah satu sisi tubuh.
Kesemutan yang berat pada kedua kaki, terutama jika disertai mati rasa di sekitar alat kelamin atau anus maupun kesulitan mengontrol buang air kecil dan buang air besar, juga membutuhkan penanganan segera karena bisa menjadi tanda gangguan saraf yang serius.
Jadi, kaki yang kesemutan setelah duduk terlalu lama umumnya merupakan respons sementara akibat tekanan pada saraf dan berkurangnya aliran darah. Begitu tekanan dilepaskan dan tubuh kembali bergerak, sensasi tersebut biasanya perlahan menghilang. Kalau kaki mulai kesemutan setelah duduk lama, mungkin tubuh hanya sedang memberi sinyal bahwa ini sudah waktunya bergerak.
Referensi
Cleveland Clinic. Diakses pada Agustus 2026. "What That Pins-and-Needles Feeling Really Means."
National Health Services. "Diakses pada Agustus 2026. Pins and Needles."
Nidirect. Diakses pada Agustus 2026. "Pins and Needles."
Patient. Diakses pada Agustus 2026. "Pins and Needles."
Tyla. Diakses pada Agustus 2026. "What Pins and Needles Actually are - And When to Seek Help Immediately."