ilustrasi memeriksa ke dokter spesialis mata (pexels.com/Anna Shvets)
Mata kering umumnya dapat membaik dengan perubahan kebiasaan dan penggunaan tetes mata pelumas. Namun, jika keluhan berlangsung terus-menerus, disertai nyeri hebat, mata sangat merah, sensitif terhadap cahaya, atau penglihatan tiba-tiba menjadi kabur, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Dokter dapat mencari penyebab yang mendasari, termasuk gangguan pada produksi air mata atau fungsi kelenjar meibom, kemudian memberikan terapi yang sesuai agar kondisi tidak semakin memburuk.
Kesimpulannya, musim kemarau membuat mata lebih mudah kering karena kelembapan udara menurun, air mata lebih cepat menguap, serta meningkatnya paparan angin, debu, dan polusi. Kebiasaan menatap layar terlalu lama juga dapat memperparah kondisi tersebut.
Untungnya, mata kering dapat dicegah dengan menjaga kelembapan lingkungan, cukup minum, rutin berkedip, serta menggunakan tetes mata pelumas bila diperlukan.
Jika gejalanya tidak kunjung membaik atau justru semakin berat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata.
Referensi
Exphar. Diakses pada Juni 2026. "Dry Season And Dust: Why are Your Eyes More Irritated?"
Remagin. Diakses pada Juni 2026. "What Are the Best Ways to Handle Dry Eye Through Seasonal Changes?"
The Eye Foundation. Diakses pada Juni 2026. "Dry Eyes In Summer: Causes, Symptoms, And Treatment."
The Eye Lab Melbourne. Diakses pada Juni 2026. "How Weather Affects Dry Eyes and What You Can Do About It."