Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengenal Tai Chi Walking, Latihan Langkah Pelan
ilustrasi tai chi walking (magnific.com/magnific)
  • Tai chi walking melatih perpindahan berat badan dan kontrol saat melangkah.

  • Penelitian pada tai chi secara umum menunjukkan manfaat untuk keseimbangan, terutama pada orang lanjut usia.

  • Bukti bahwa tai chi walking saja dapat mencegah jatuh masih terbatas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jalan kaki dilakukan banyak orang dalam kesehariannya. Lantas, apa bedanya dengan tai chi walking?

Dalam tai chi walking, satu langkah dilakukan perlahan, yang mana berat badan dipindahkan dengan sadar ke satu kaki, sementara kaki lainnya bergerak maju. Latihan ini berasal dari gerak kaki dalam tai chi dan mengajak kamu memperhatikan keseimbangan serta posisi kaki. Tai chi walking dapat menjadi latihan gerak yang lembut.

1. Tai chi walking bukan jalan cepat

Tai chi adalah latihan dengan rangkaian gerakan lambat dan terkontrol. Tai chi walking mengambil bagian langkah atau footwork dari rangkaian tersebut. Berbeda dari jalan biasa, gerakannya lebih pelan dan setiap perpindahan berat badan dilakukan dengan sengaja.

Latihan ini tidak berfokus pada jarak atau kecepatan. Tujuannya adalah memperhatikan bagaimana telapak kaki menyentuh lantai dan bagaimana tubuh berpindah dari satu kaki ke kaki lainnya. Karena itu, istilah “tai chi walking” biasanya merujuk pada latihan langkah, bukan satu metode medis dengan satu protokol baku.

2. Gerak dasarnya bertumpu pada perpindahan berat badan

Salah satu cara sederhana untuk memulai adalah berdiri dengan kaki sejajar, lalu memindahkan berat badan secara perlahan ke satu kaki. Kaki yang lebih ringan kemudian melangkah ke depan tanpa langsung menumpu penuh. Setelah telapak terasa mantap, berat badan dipindahkan perlahan ke kaki tersebut. Langkah serupa dilakukan bergantian.

Jaga langkah tetap pendek dan nyaman. Berlatihlah di permukaan rata yang tidak licin dan dekat pegangan yang kokoh jika keseimbangan terasa kurang mantap. Gerakan tidak perlu dipaksakan atau dilakukan dengan menekuk lutut dalam-dalam.

3. Gerak lambatnya memberi tantangan pada keseimbangan

ilustrasi tai chi walking (unsplash.com/Monica Leonardi)

Saat berjalan biasa, momentum membantu tubuh bergerak ke depan. Dalam tai chi walking, perpindahan berat badan dibuat lebih perlahan sehingga tubuh perlu mengendalikan posisi saat bertumpu pada satu kaki. Latihan ini juga mendorong perhatian pada gerak kaki dan pergelangan kaki.

Sebuah studi biomekanik kecil membandingkan tai chi gait dengan jalan biasa pada 10 orang dewasa sehat yang sudah berlatih tai chi setidaknya dua tahun. Para peneliti menemukan bahwa pola langkah tai chi memberi tantangan lebih besar pada stabilitas tubuh dan memerlukan dukungan otot tungkai yang lebih besar.

4. Bukti manfaat lebih banyak menguji tai chi secara umum

Tinjauan sistematis dan metaanalisis yang terbit pada 2024 menggabungkan 28 uji coba dengan total 2.000 orang lanjut usia sehat. Secara umum, latihan tai chi dikaitkan dengan hasil yang lebih baik pada sejumlah tes keseimbangan dan fungsi fisik. Namun, studi-studi tersebut menggunakan beragam gaya dan program tai chi; bukan mengukur tai chi walking sebagai latihan tunggal.

Sebuah tinjauan terhadap latihan untuk mencegah jatuh pada lansia juga menemukan bahwa tai chi mungkin menurunkan angka jatuh sebesar 19 persen. Kepastian bukti untuk hasil ini dinilai rendah. Tinjauan tersebut juga melaporkan penurunan 20 persen pada jumlah orang yang mengalami satu kali atau lebih jatuh, dengan kepastian bukti tinggi. Namun, angka-angka ini merujuk pada program tai chi, bukan tai chi walking.

5. Mulai perlahan, terutama jika keseimbangan terganggu

Tai chi secara umum tampak aman dalam penelitian, meski keluhan ringan seperti pegal atau nyeri otot dapat terjadi. Pertimbangkan untuk berlatih dengan instruktur berpengalaman dan bicarakan mengenai latihan pelengkap dengan dokter.

Bagi orang yang pernah jatuh, merasa mudah limbung, atau memiliki nyeri sendi, latihan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan. Minta arahan dari dokter atau fisioterapis sebelum memulai, dan pertimbangkan belajar bersama instruktur. Hentikan latihan jika muncul nyeri yang bertambah, pusing, atau rasa tidak stabil.

Tai chi walking bisa menjadi salah satu cara berlatih mengendalikan langkah. Untuk saat ini, bukti yang tersedia lebih kuat mendukung tai chi sebagai program latihan secara umum daripada membuktikan manfaat latihan berjalan ini secara terpisah.

Referensi

Harvard Health Publishing, “Tai Chi Walking: What Is It and Does It Work?” diakses Oktober 2026.

Christensen, “Tai Chi Walking,” diakses Oktober 2026.

Feng Yang and Wei Liu, “Biomechanical Mechanism of Tai-Chi Gait for Preventing Falls: A Pilot Study,” Journal of Biomechanics 105 (2020): 109769, https://doi.org/10.1016/j.jbiomech.2020.109769.

Zhibo Cui, Jin Xiong, Zhihua Li, and Chengbo Yang, “Tai Chi Improves Balance Performance in Healthy Older Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis,” Frontiers in Public Health 12 (2024): 1443168, https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1443168.

Cathie Sherrington et al., “Exercise for Preventing Falls in Older People Living in the Community,” Cochrane Database of Systematic Reviews, no. 1 (2019): CD012424, https://doi.org/10.1002/14651858.CD012424.pub2.

National Center for Complementary and Integrative Health, “Tai Chi: What You Need to Know,” diakses Oktober 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article