Saat cuaca sedang terik, ada orang yang masih bisa beraktivitas dengan nyaman, dan ada pula yang baru berjalan beberapa menit keringat sudah bercucuran, wajah memerah, dan merasa seperti kepanasan dari dalam.
Kondisi ini sering dianggap cuma toleransi terhadap cuaca, padahal komposisi tubuh berkontribusi terhadap cara seseorang menghadapi panas.
Para peneliti menemukan bahwa individu yang obesitas berisiko lebih tinggi mengalami gangguan akibat panas, mulai dari ketidaknyamanan ringan hingga kondisi serius seperti heat exhaustion dan heat stroke. Berkaitan dengan cara tubuh menghasilkan, menyimpan, dan melepaskan panas, yuk terus baca penjelasan lengkapnya di bawah ini!
