Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Kesalahan Pagi Hari yang Bikin Kamu Kedinginan Sepanjang Siang

3 Kesalahan Pagi Hari yang Bikin Kamu Kedinginan Sepanjang Siang
ilustrasi kedinginan (pexels.com/Kaboompics)
Share Article

Pernahkah kamu bangun pagi, mandi, lalu beraktivitas seperti biasa, tetapi badan terasa menggigil sampai siang hari? Padahal di luar matahari sudah bersinar terang, tapi tubuhmu seolah tidak bisa merasakan hangat. Usut punya usut, ternyata kebiasaan pagi yang kamu anggap sepele bisa mengacaukan sistem termoregulasi tubuhmu.

Mulai dari cara mandi, minuman pertama yang masuk ke perut, hingga gerakan pertama setelah bangun tidur, semuanya berpengaruh pada apakah kamu akan merasa nyaman atau menggigil berjam-jam. Menariknya, sebagian besar dari kita tidak sadar melakukan kesalahan-kesalahan ini setiap hari. Penasaran apa saja kebiasaan pagi yang tanpa sadar membuat tubuhmu kedinginan sepanjang siang? Yuk, simak di bawah ini!


1. Mandi air hangat terlalu cepat

ilustrasi mandi air hangat
ilustrasi mandi air hangat (unsplash.com/Artem Labunsky)

Kamu pasti pernah mandi air hangat di pagi hari yang dingin, kan? Sensasinya memang nyaman dan terasa bisa menghangatkan tubuh. Namun, kebiasaan ini justru bisa menjadi bumerang.

Berdasarkan penelitian yang terbit dalam jurnal International Journal of Hyperthermia, Volume 39, tahun 2022, paparan air panas bersuhu 45 derajat Celsus bisa memicu respons syok kardiorespirasi pada menit pertama yang ditandai dengan lonjakan detak jantung, frekuensi napas, dan tekanan pernapasan. Meskipun air yang kamu gunakan mungkin tidak sepanas itu, penelitian ini menunjukkan bahwa tubuh manusia memiliki respons "kejutan" terhadap perubahan suhu yang ekstrem dan mendadak.

Jadi, saat kamu mandi air hangat, pembuluh darah di kulit melebar (vasodilatasi) dan darah hangat mengalir ke permukaan tubuh. Akan tetapi, ketika kamu keluar kamar mandi dan terkena udara pagi yang lebih dingin, pembuluh darah tersebut menyempit dengan cepat (vasokonstriksi) sebagai respons terhadap perubahan suhu. Inilah yang membuat tubuhmu kehilangan panas lebih cepat dan bikin kamu lebih kedinginan setelah mandi.


2. Minum kopi atau teh sebelum sarapan

ilustrasi minum kopi
ilustrasi minum kopi (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Pernahkah kamu buru-buru menyesap kopi atau teh hangat di pagi hari sebelum makan apa pun? Sensasi hangat di tenggorokan dan efek segar yang langsung terasa memang bikin ketagihan. Namun, kebiasaan ini bisa menjadi bumerang bagi kehangatan tubuhmu di siang hari.

Menurut penelitian yang terbit dalam jurnal Psychopharmacology pada tahun 1997, konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh terbukti meningkatkan suhu kulit secara cepat, tetapi efek ini diikuti oleh penurunan respons panas kulit serta peningkatan tekanan darah 30 hingga 60 menit kemudian . Kafein yang masuk ke perut kosong diserap lebih cepat, dan efek diuretiknya membuatmu lebih sering buang air kecil, sehingga tubuh kehilangan cairan yang berharga. Kehilangan cairan ini mengurangi volume darah, membuat tubuhmu lebih sulit mempertahankan suhu inti di pagi hari yang dingin.

Selain itu, penelitian lain yang terbit di  European Journal of Applied Physiology pada 2024 menemukan bahwa kafein dapat meningkatkan produksi panas tubuh secara signifikan, tetapi juga menurunkan aliran darah kulit sehingga panas justru terperangkap di dalam dan membuatmu merasa tidak nyaman . Akibatnya, daripada merasa hangat, kamu justru bisa mengalami fluktuasi suhu yang berakhir dengan rasa dingin dan lemas setelah efek kafein mulai mereda.


3. Langsung keluar rumah tanpa peregangan

ilustrasi peregangan (pexels.com/Alexy Almond)
ilustrasi peregangan (pexels.com/Alexy Almond)

Kamu mungkin terbiasa langsung bergegas keluar rumah setelah bangun tidur, apalagi jika sudah terlambat. Padahal, kebiasaan ini bisa membuat tubuhmu kesulitan menjaga suhu hangat sepanjang hari. Saat tidur, otot-ototmu berada dalam posisi statis selama berjam-jam, sehingga serat-serat otot cenderung memendek dan menjadi kaku.

Kondisi tersebut bisa diperparah oleh suhu pagi yang dingin, di mana otot dan sendi menjadi lebih kencang karena kehilangan panas, sehingga rentang geraknya pun berkurang. Dalam studi yang terbit dalam jurnal KAKEN Research Project tahun 2023, peneliti menemukan bahwa pada suhu 10 derajat Celsius, peregangan statis selama 30 detik sebanyak 4 set efektif untuk meningkatkan kelenturan otot meskipun kulit dan suhu otot dalam keadaan lebih rendah. Gerakan peregangan ringan, seperti mengayunkan lengan atau memutar leher selama 5 menit, dapat melancarkan sirkulasi darah dan mengirimkan sinyal ke otak bahwa sudah waktunya untuk beraktivitas.

Adapaun, dilansir Verywell Health, peregangan di pagi hari membantu meningkatkan aliran darah ke otot dan mempersiapkan tubuh untuk bergerak, sehingga kamu tidak merasa kaku dan lemas. Tanpa peregangan, otot yang kaku dan sirkulasi yang buruk membuat tubuhmu kesulitan memproduksi panas secara efisien, sehingga kamu akan merasa lebih cepat lelah dan menggigil di pagi hari.

Tiga kebiasaan pagi yang tampaknya sepele, yaitu mandi air hangat terlalu cepat, minum kopi atau teh sebelum sarapan, dan langsung keluar rumah tanpa peregangan, ternyata bisa mengacaukan sistem termoregulasi tubuhmu dan membuatmu kedinginan sepanjang hari. Memahami mekanisme ilmiah di balik kebiasaan-kebiasaan ini adalah langkah awal untuk mengubah rutinitas pagi menjadi lebih ramah bagi suhu tubuhmu. Nah, dari tiga kesalahan tadi, mana yang paling sering tanpa sadar kamu lakukan setiap pagi?

Referensi

“Cardiorespiratory Shock Response to Extreme Heat Exposure.” International Journal of Hyperthermia. Diakses Juli 2026.

“Effects of Hot Tea, Coffee and Water Ingestion on Physiological Responses and Mood: The Role of Caffeine, Water and Beverage Type.” Psychopharmacology. Diakses Juli 2026.

“Effects of Warm-Up Routines on Muscle-Tendon Flexibilities in Cold Exposures.” KAKENHI Project. Diakses Juli 2026.

“What Happens to Your Body When You Stretch First Thing in the Morning.” Verywell Health. Diakses Juli 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More