Seiring bertambahnya usia, tulang bisa kehilangan kepadatannya secara perlahan tanpa gejala yang jelas. Masalahnya sering baru diketahui setelah seseorang mengalami patah tulang akibat jatuh atau benturan ringan.
Karena itu, pemilihan jenis olahraga menjadi penting karena tidak semua latihan memberi rangsangan yang sama terhadap tulang. Penelitian terbaru dalam The BMJ mencoba membandingkan berbagai jenis latihan untuk mengetahui mana yang paling bermanfaat bagi kesehatan tulang.
Peneliti menganalisis 124 uji acak terkontrol yang melibatkan 18.429 orang berusia 40 tahun ke atas. Mereka menilai perubahan kepadatan mineral tulang atau bone mineral density (BMD) di tiga lokasi, yaitu tulang belakang bagian bawah, leher tulang paha, dan panggul. Risiko patah tulang juga ikut dianalisis.
Urutan berikut merupakan rangkuman dari temuan studi.
