Asherman's syndrome atau sindrom Asherman adalah kondisi langka yang didapat (acquired), yang mengacu pada adanya jaringan parut di rahim atau leher rahim.
Jaringan parut tersebut mengakibatkan dinding rahim menebal, mengurangi ukuran rahim, dan pada kasus yang parah seluruh dinding depan dan belakang rahim dapat menyatu atau melekat. Dalam kasus yang lebih ringan, perlekatan (adhesi) bisa muncul di area rahim yang lebih kecil. Adhesi bisa tebal maupun tipis, dan mungkin lokasinya bisa tersebar dalam jumlah kecil atau menyatu.
Sindrom ini juga dikenal sebagai intrauterine synechiae atau uterine synechiae. "Synechiae" berarti "adhesi". Sindrom Asherman juga dikenal sebagai intrauterine adhesions atau adhesi intrauterine (IUA).
Karena sindrom Asherman melibatkan perubahan pada rahim, kondisi ini terbatas pada populasi perempuan dan tergolong penyakit langka. Sulit untuk mengetahui angka kejadiannya karena tidak selalu terdiagnosis. Beberapa penelitian memperkirakan bahwa sindrom ini terjadi pada hampir 20 persen perempuan yang pernah menjalani dilatasi dan kuretase setelah komplikasi kehamilan.
