Bagi masyarakat biasa, temuan studi ini bisa menjadi pengingat bahwa kesehatan mulut berhubungan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mulut bukan sekadar pintu masuk makanan. Di sana, bakteri baik ikut membantu proses kimia yang berdampak pada pembuluh darah.
Bagi atlet, studi ini juga menarik. Bit dan jus bit sudah lama populer sebagai sumber nitrat untuk mendukung performa olahraga. Jika proses perubahan nitrat menjadi nitrit bisa dioptimalkan, manfaatnya mungkin ikut meningkat. Namun, ini masih perlu dibuktikan dalam studi yang lebih besar, khususnya pada atlet dan dalam konteks performa olahraga yang nyata.
Untuk saat ini, cara paling masuk akal adalah makan sayuran tinggi nitrat seperti bit, bayam, selada, arugula, dan kale sebagai bagian dari pola makan seimbang. Jaga kesehatan mulut, hindari penggunaan produk antibakteri secara sembarangan, dan jangan menjadikan gula sebagai strategi kesehatan jangka panjang.
Kalau kamu punya tekanan darah tinggi, jangan mengganti obat, kontrol dokter, olahraga, tidur cukup, atau pola makan rendah garam dengan permen karet manis.
Referensi
Webb, A. J., H. Clift, C. Hill, N. Mousa, N. A. Jayaraj, J. Quraishi, C. E. Mills, and K. O’Gallagher. “Lowering Salivary pH with Sugar-Containing Gum Augments Salivary Nitrite Production and Blood Pressure Reduction with Dietary Nitrate (Beetroot Juice).” British Journal of Clinical Pharmacology (2026). https://doi.org/10.1002/bcp.70640.
King’s College London. “Chewing Sugary Gum after Eating Beetroot Lowers Blood Pressure.” Diakses Juni 2026.
American Dental Association. “Chewing Gum.” Diakses Juni 2026.
MouthHealthy, American Dental Association. “Chewing Gum.” Diakses Juni 2026.