Setelah seharian beraktivitas, kaki biasanya terasa lelah dan mulai membengkak. Memijat kaki bisa membantu melancarkan aliran darah sekaligus mengurangi rasa nyeri dan pegal. Kamu bisa memijat sendiri atau menggunakan bantuan bola kecil untuk area telapak kaki.
Selain itu, lakukan peregangan sederhana seperti menekuk dan meluruskan pergelangan kaki atau menggerakkan jari-jari kaki. Gerakan ini membantu otot tetap fleksibel dan mencegah kaku yang bisa memperparah pembengkakan.
Dengan menerapkan tips mencegah kaki bengkak saat haji di atas, kamu bisa lebih siap menghadapi rangkaian ibadah yang padat tanpa harus terganggu rasa tidak nyaman. Walaupun terlihat sederhana, kebiasaan kecil seperti istirahat cukup dan mengangkat kaki bisa sangat membantu mengurangi risiko bengkak.
Kenapa kaki bisa bengkak saat haji? | Kaki bengkak biasanya terjadi karena terlalu lama berdiri atau berjalan sehingga cairan menumpuk di bagian bawah tubuh akibat aliran darah yang melambat. |
Seberapa sering kaki harus digerakkan saat haji? | Sebaiknya setiap 30–60 menit kaki digerakkan atau berjalan ringan agar sirkulasi darah tetap lancar. |
Lebih baik pakai sepatu atau sandal saat haji untuk mencegah bengkak? | Keduanya bisa, asalkan nyaman dan tidak terlalu ketat. Terpenting ada ruang untuk kaki bernapas dan tidak menekan peredaran darah. |
Referensi
“7 Essential Tips from a Podiatrist to Prevent Leg Swelling During Flights”. New Step Podiatry. Diakses April 2026.
“Tips to Care for Feet and Ankles While Hiking”. Teton Foot & Ankle. Diakses April 2026.