Masturbasi adalah aktivitas menyentuh area genital untuk mendapatkan stimulasi seksual. Ini merupakan perilaku yang normal dan umum, tetapi pada sebagian orang bisa berkembang menjadi kebiasaan berlebihan hingga sulit dikendalikan.
Banyak orang berusaha berhenti, tetapi dorongan biasanya muncul kembali saat stres, bosan, kesepian, atau sulit tidur.
Penting dipahami bahwa tidak ada jumlah masturbasi yang otomatis dianggap berlebihan. Perhatian baru diperlukan jika dorongan terasa tak terkendali, tetap dilakukan meski menimbulkan konsekuensi, atau mulai mengganggu kesehatan, pekerjaan, hubungan, dan tanggung jawab lain. Rasa bersalah semata karena penilaian moral tidak cukup untuk menyebut adanya gangguan perilaku seksual kompulsif.
Keputusan berhenti sepenuhnya adalah pilihan pribadi, tetapi lebih efektif jika fokus pada perubahan kebiasaan, bukan menghukum diri sendiri.
Meski kecanduan masturbasi bukan diagnosis resmi dalam kesehatan mental, tetapi perilaku ini bisa memengaruhi fungsi sehari-hari. Karena itu, jika sudah di luar kendali, penting untuk segera mengambil langkah untuk keluar dari pola adiktif.
Berikut tips menghentikan kebiasaan masturbasi agar bisa terlepas dari jerat kecanduan.
