Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Age Verification

This content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

It helps you see more of our articles when you search on Google
Fetish Seksual yang Paling Banyak Tercatat dalam Studi
ilustrasi pria yang memiliki fetish (pexels.com/Andrea Piacquadio)
  • Studi pada 381 kelompok diskusi Yahoo berbahasa Inggris mencatat minat pada bagian atau ciri tubuh sebesar 33 persen, dengan kaki dan jari kaki paling sering muncul.

  • Minat pada benda yang dikenakan atau digunakan bersama tubuh mencapai 30 persen; kategori ini didominasi pakaian kaki atau bokong, alas kaki, serta pakaian dalam.

  • Survei Zurich 2024 menunjukkan hasil berbeda menurut definisi dan metode; minat seksual baru dinilai klinis bila menimbulkan tekanan, gangguan fungsi, atau risiko tanpa persetujuan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Minat seksual dapat tertuju pada bagian tubuh, benda tertentu, atau perilaku. Untuk melihat tema apa yang paling banyak dibicarakan, sebuah penelitian menganalisis 381 kelompok diskusi Yahoo berbahasa Inggris. Peneliti memperkirakan setidaknya 5.000 orang tercakup, lalu membandingkan jumlah kelompok, anggota, dan pesan. Hasilnya memberi gambaran tentang minat yang muncul di forum-forum tersebut.

Minat yang paling banyak tercatat dalam studi daring

Secara garis besar, studi itu membagi minat seksual menjadi beberapa kategori:

  • Bagian atau ciri tubuh: 33 persen. Kaki dan jari kaki paling banyak tercatat di dalam kategori ini. Minat lain yang muncul antara lain pada cairan tubuh, ukuran tubuh, rambut, dan otot.

  • Benda yang biasa dikenakan atau digunakan bersama tubuh: 30 persen. Di dalam kategori ini, pakaian untuk kaki atau bokong, seperti stoking dan rok, mencakup 33 persen; alas kaki, termasuk sepatu, 32 persen; dan pakaian dalam 12 persen.

  • Perilaku orang lain: 18 persen.

  • Perilaku diri sendiri dan perilaku sosial: masing-masing 7 persen.

  • Benda yang tidak berkaitan dengan tubuh: 5 persen.

Persentase tersebut adalah proporsi dalam pengelompokan studi, bukan persentase populasi umum.

Survei yang lebih baru menggunakan definisi berbeda

ilustrasi fetish (pexels.com/Екатерина Мясоед)

Survei representatif di Kanton Zurich, Swiss, yang diterbitkan pada 2024, mengukur minat pada benda atau bahan tertentu—seperti sepatu, stoking, karet, kulit, dan lateks—secara terpisah dari minat seksual pada bagian tubuh.

Dari 1.236 responden berusia 18–50 tahun, 10,7 persen melaporkan minat pada benda atau bahan tersebut setidaknya jarang dalam 12 bulan terakhir. Ketertarikan pada bagian tubuh, yang disebut partialism dalam survei itu, tercatat pada 16,3 persen.

Perbedaan hasil ini menunjukkan mengapa tidak ada satu daftar yang bisa disebut sebagai peringkat universal. Angka dapat berubah bergantung pada siapa yang diteliti, bagaimana pertanyaannya disusun, dan apakah fokusnya pada benda, bagian tubuh, fantasi, atau perilaku.

Minat seksual tidak otomatis berarti gangguan

Minat pada benda atau bagian tubuh tertentu tidak otomatis berarti seseorang mengalami gangguan mental. Menurut MSD Manual, penilaian klinis mempertimbangkan apakah minat yang intens dan menetap menimbulkan tekanan atau mengganggu fungsi sehari-hari, serta apakah ada risiko bahaya bagi orang lain atau keterlibatan pihak yang tidak menyetujui.

Referensi

Claudia Scorolli et al., “Relative Prevalence of Different Fetishes,” International Journal of Impotence Research 19, no. 4 (2007): 432–37, https://doi.org/10.1038/sj.ijir.3901547.

Dirk Baier, “Paraphilic Interests in the Swiss Population: Results of a Representative Survey in the Canton of Zurich,” Journal of Psychosexual Health 6, no. 2 (2024): 137–47, https://doi.org/10.1177/26318318241255783.

George R. Brown, “Overview of Paraphilias and Paraphilic Disorders,” MSD Manual Professional Edition, ditinjau Oktober 2025.

Curated For You

Editorial Team

Related Article