Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Bentuk Payudara Bisa Berubah akibat Kanker?

4 min read
Kenapa Bentuk Payudara Bisa Berubah akibat Kanker?
ilustrasi memeriksa payudara sebagai langkah deteksi kanker payudara secara mandiri (unsplash.com/Sasun Bughdaryan)
  • Kanker payudara dapat mengubah kontur karena tumor menekan atau menarik jaringan, memicu payudara membesar, mendatar, bercekung, serta puting masuk ke dalam.

  • Penyumbatan aliran limfa oleh sel kanker dapat menyebabkan pembengkakan, rasa berat, kemerahan, kulit menebal seperti kulit jeruk, terutama pada kanker payudara inflamasi.

  • Perubahan bentuk juga dapat terjadi setelah operasi atau radioterapi; perubahan baru seperti benjolan, cekungan, puting tertarik, atau pembengkakan menetap perlu diperiksakan ke dokter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perubahan bentuk payudara bisa terjadi karena berbagai hal, mulai dari perubahan hormon, kehamilan, hingga perubahan berat badan. Namun, jika ukuran atau bentuk payudara berubah tanpa alasan yang jelas, jangan mengabaikannya. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah kanker payudara.

Kanker payudara tidak selalu ditandai dengan benjolan yang mudah diraba. Pada beberapa kasus, penyakit ini justru menyebabkan perubahan kontur payudara, tekstur kulit, atau posisi puting.

Kenapa kanker payudara bisa mengubah bentuk payudara? Berikut ini penjelasannya.

  1. 1. Pertumbuhan tumor mengubah struktur jaringan payudara

    Payudara tersusun atas jaringan kelenjar, saluran susu, lemak, jaringan ikat, kulit, dan ligamen yang membantu menopang bentuknya. Kanker payudara bermula ketika sel abnormal tumbuh secara tidak terkendali dan membentuk kumpulan sel kanker.

    Seiring pertumbuhannya, tumor dapat menekan jaringan di sekitarnya, meregangkan kulit, atau mengubah kontur payudara. Akibatnya, satu payudara mungkin terlihat lebih besar, lebih datar, atau memiliki bentuk berbeda dibandingkan sebelumnya.

    Perubahan baru yang makin terlihat perlu diperhatikan. Pasalnya, meskipun ukuran kedua payudara secara alami tidak selalu sama, tetapi perubahan bentuk yang muncul tanpa penyebab jelas bisa menjadi salah satu tanda kanker payudara.

  2. 2. Kanker dapat menarik jaringan dan mengubah posisi puting

    Kanker payudara dapat memengaruhi jaringan ikat dan ligamen yang menopang payudara. Ketika jaringan tersebut tertarik akibat pertumbuhan tumor, sebagian kulit bisa tampak masuk ke dalam atau membentuk cekungan. Kondisi ini dikenal sebagai skin dimpling.

    Perubahan juga dapat terjadi pada puting. Tumor yang tumbuh di dekat saluran susu atau puting bisa menariknya ke arah dalam sehingga terlihat terbenam atau lebih datar. Jika puting yang sebelumnya normal tiba-tiba berubah posisi, kondisi ini perlu diperiksakan.

    Selain itu, beberapa jenis kanker payudara tidak selalu membentuk benjolan yang jelas. Kanker payudara lobular invasif, misalnya, dapat menyebabkan penebalan jaringan, perubahan kekencangan, atau cekungan pada kulit.

  3. 3. Pembengkakan dan perubahan kulit mengubah tampilan payudara

    Ilustrasi bertema kanker payudara yang digunakan untuk mengedukasi tentang kesadaran, deteksi dini, dan kesehatan perempuan.
    ilustrasi kanker payudara (pexels.com/Klaus Nielsen)

    Kanker payudara juga dapat mengganggu aliran cairan limfa. Ketika saluran limfa tersumbat oleh sel kanker, cairan bisa menumpuk dan menyebabkan payudara membengkak. Akibatnya, payudara terlihat lebih besar, terasa berat, atau tampak tidak simetris.

    Kulit payudara juga bisa mengalami kemerahan, terasa hangat, atau menebal menyerupai kulit jeruk. Perubahan ini dapat ditemukan pada kanker payudara inflamasi, jenis kanker yang relatif jarang tetapi cenderung agresif.

    Kondisi tersebut tidak selalu berarti kanker karena infeksi juga dapat menimbulkan gejala serupa. Namun, pembengkakan dan perubahan kulit yang menetap atau berkembang cepat perlu diperiksa oleh dokter.

  4. 4. Pengobatan kanker juga dapat mengubah bentuk payudara

    Operasi pengangkatan sebagian jaringan payudara dapat membuat payudara terlihat lebih kecil atau memiliki cekungan. Sementara itu, mastektomi, yaitu operasi pengangkatan seluruh jaringan payudara, dapat mengubah penampilan payudara secara signifikan.

    Radioterapi juga bisa menyebabkan fibrosis, yaitu kondisi ketika jaringan menjadi lebih kaku atau menebal akibat pembentukan jaringan parut. Payudara yang menjalani terapi ini dapat mengecil atau terasa lebih keras. Perubahan tersebut terkadang baru terlihat beberapa bulan hingga bertahun-tahun setelah pengobatan.

  5. 5. Kapan perubahan bentuk payudara perlu diperiksakan?

    Perubahan bentuk payudara tidak selalu menandakan kanker. Perubahan hormon, kehamilan, menyusui, penuaan, dan perubahan berat badan juga dapat memengaruhi penampilan payudara. Meski demikian, perubahan baru yang tidak biasa tetap perlu diperhatikan.

    Tanda yang perlu diwaspadai, meliputi:

    • Benjolan baru di payudara atau ketiak.
    • Perubahan ukuran atau bentuk.
    • Kulit berlekuk.
    • Puting yang baru masuk ke dalam.
    • Kemerahan atau pembengkakan yang menetap.

    Jika mengalami perubahan tersebut, segera konsultasikan dengan dokter. Jangan menunggu sampai muncul rasa sakit karena kanker payudara dapat berkembang tanpa menimbulkan nyeri, terutama pada tahap awal.

    Dokter dapat menentukan pemeriksaan yang sesuai, seperti pemeriksaan fisik, USG payudara, mamografi, atau biopsi jika diperlukan. 

    Memahami bentuk dan kondisi normal payudara sendiri bisa membantu kamu mengenali perubahan sejak dini. Tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa perubahan tersebut adalah kanker, tetapi jangan pula mengabaikannya. Pemeriksaan medis merupakan langkah yang tepat untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.

    Referensi

    Breast Cancer Research Foundation. Diakses pada Oktober 2026. "Breast Anatomy: Understanding the Structure, Function, and Role in Breast Health."

    Healthline. Diakses pada Oktober 2026. "How Does Breast Cancer Affect the Body?"

    Macmillan Cancer Support. Diakses pada Oktober 2026. "Changes to Breast Appearance after Cancer Treatment."

    Verywell Health. Diakses pada Oktober 2026. "Breast Cancer Signs and Symptoms."

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More