Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bahaya, Ini 7 Gejala & Jenis Disfungsi Ereksi yang Perlu Kamu Waspadai

Bahaya, Ini 7 Gejala & Jenis Disfungsi Ereksi yang Perlu Kamu Waspadai
ilustrasi pasangan tidak ingin melakukan seks (theconversation.com)
Share Article

Disfungsi ereksi atau impotensi merupakan masalah seksual paling umum yang dialami pria dewasa. Meski selama ini impotensi menjadi masalah yang paling ditakuti, kamu bisa mencegahnya dengan mengetahui gejalanya. Tidak hanya itu saja, ternyata ada beberapa jenis disfungsi ereksi yang bisa muncul lho. Berikut informasi lengkapnya.

  1. 1. Gejala: sulit mengalami ereksi

    medicalxpress.com
    medicalxpress.com

    Gejala utama impotensi adalah ketidakmampuan untuk ereksi atau mempertahankan ereksi sampai kegiatan seks berakhir. Hal ini biasanya disebabkan oleh kecemasan, perubahan mood, depresi, insomnia, dan kekhawatiran tentang kinerja seksual lainnya.

  2. 2. Gejala: tidak bisa ejakulasi

    intermountainhealthcare.org
    intermountainhealthcare.org

    Salah satu gejala umum impotensi lainnya adalah ketidakmampuan penis untuk mencapai ejakulasi meski sudah mendapat cukup rangsangan. Parahnya, disfungsi ereksi ini menyebabkan kamu tidak bisa mengalami ejakulasi atau orgasme.

  3. 3. Gejala: kehilangan gairah seks

    my.lumitylife.com
    my.lumitylife.com

    Salah satu gejala yang muncul akibat disfungsi ereksi adalah hilangnya gairah seks akibat aspek psikologis dan emosional yang terganggu. Hal tersebut biasanya diakibatkan oleh rasa malu atau minder, putus asa, hingga rasa tidak pantas terhadap pasangan.

  4. 4. Jenis impotensi: venogenic erectile dysfunction

    futureofpersonalhealth.com
    futureofpersonalhealth.com

    Impotensi tipe venogenic biasanya terjadi karena adanya kebocoran darah yang terjadi pada batang penis. Akibatnya, kamu akan susah mengalami ereksi yang maksimal atau bahkan tidak dapat ereksi sama sekali. Biasanya ereksi tipe ini terjadi sejak kamu lahir.

  5. 5. Jenis impotensi: diabetic erectile dysfunction

    health.harvard.edu
    health.harvard.edu

    Jenis impotensi ini biasanya terjadi pada penderita diabetes yang kondisinya sudah semakin parah. Hal ini karena aliran darah yang menuju ke penis tidak dapat berjalan dengan lancar karena kadar gula dalam darah yang cukup tinggi. Untuk itu, biasanya pria yang mengidap diabetes disarankan untuk menjaga pola makan.

  6. 6. Jenis impotensi: neurogenic erectile dysfunction

    medscape.com
    medscape.com

    Disfungsi ereksi atau impotensi ternyata juga bisa disebabkan oleh kerusakan saraf. Hal ini karena kerusakan saraf yang diakibatkan penyakit tertentu seperti autoimun bisa menyebabkan gangguan pada pembuluh darah. Sehingga meski mendapatkan rangsangan, darah tidak dapat dialirkan ke penis dan membuat ereksi.

  7. 7. Jenis impotensi: arteriogenic erectile dysfuntion

    theconversation.com
    theconversation.com

    Disfungsi ereksi tipe ini adalah jenis yang paling umum terjadi di antara pria yang khususnya sudah berusia lanjut. Sebab, pada kondisi ini darah di arteri akan terhalang sehingga penis tidak bisa ereksi dengan maksimal.

    Tidak hanya gejala disfungsi ereksi saja yang perlu kamu perhatikan, tetapi juga jenis-jenis impotensi yang bisa saja muncul akibat hal-hal tertentu. Untuk itu, tetap waspada dengan berbagai jenis gejala yang mungkin saja menjadi pertanda buruk bagi kesehatan. Jangan sampai mengabaikannya dan justru menjadi masalah yang serius.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More