Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Film yang Wajib Kamu Tonton jika Suka Euphoria

4 Film yang Wajib Kamu Tonton jika Suka Euphoria
adegan dalam serial Euphoria (dok. HBO/Euphoria)
Intinya Sih
  • Serial Euphoria musim ketiga kembali viral sejak April 2026, memicu minat penonton terhadap kisah remaja penuh konflik dan pencarian jati diri yang autentik.
  • Artikel merekomendasikan empat film dengan tema serupa Euphoria—How to Have Sex, American Honey, Thirteen, dan The Line—yang sama-sama menyoroti sisi gelap kehidupan muda.
  • Keempat film tersebut menampilkan isu seperti tekanan sosial, hubungan toksik, hingga maskulinitas beracun dengan gaya visual intens dan narasi emosional khas generasi muda masa kini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Belakangan ini, hype serial Euphoria kembali mendominasi linimasa setelah musim ketiganya tayang di HBO sejak 12 April 2026 lalu. Gak mengherankan, karena sejak musim pertamanya, serial kreasi Sam Levinson ini sukses menyihir jutaan penonton lewat keberaniannya memotret kehidupan Gen Z yang penuh gejolak secara jujur. Banyak orang merasa relate dengan drama kehidupan Rue Bennett (Zendaya) dan kawan-kawan, terutama mereka yang tumbuh di tengah gempuran media sosial dan pencarian jati diri yang kompleks.

Nah, kalau kamu termasuk salah satu yang jatuh cinta dengan Euphoria, tapi sudah kehabisan serial remaja dengan nuansa serupa, sebenarnya ada banyak film yang juga menawarkan vibe yang sama untuk ditonton. Film-film ini hadir dengan narasi yang gak kalah berani, mulai dari toxic relationship, seksualitas, sampai sisi gelap maskulinitas yang destruktif. Sejiwa dengan Euphoria, berikut empat rekomendasi film yang kamu kulik!

1. How to Have Sex (2023)

adegan dalam film How to Have Sex
adegan dalam film How to Have Sex (dok. Film4/How to Have Sex)

Di balik judulnya yang terdengar liar, film debut penyutradaraan Molly Manning Walker ini adalah drama coming-of-age yang pahit dan emosional, serupa Euphoria. How to Have Sex mengikuti Tara (Mia McKenna-Bruce) dan dua sahabatnya, Skye (Lara Peake) dan Em (Enva Lewis), yang pergi liburan ke Yunani setelah masa ujian sekolah berakhir. Namun, di tengah pesta dan euforia musim panas, Tara yang merasa harus kehilangan keperawanannya demi dianggap “keren” di lingkungan pertemanannya malah terjebak dalam situasi seksual yang gak ia inginkan.

Seiring berjalannya cerita, How to Have Sex perlahan membuka sisi gelap tentang tuntutan sosial, consent, dan rasa kehilangan diri di usia remaja. Walker menulis naskahnya berdasarkan riset langsung dengan remaja perempuan mengenai pengalaman mereka menghadapi tekanan seksual, sehingga ceritanya terasa autentik tanpa terkesan menggurui. Karena itu, gak heran kalau film ini berhasil memenangkan penghargaan Un Certain Regard di Cannes Film Festival dan dipuji banyak kritikus sebagai salah satu drama remaja paling jujur dalam beberapa tahun terakhir.

2. American Honey (2016)

adegan dalam film American Honey
adegan dalam film American Honey (dok. A24/American Honey)

Bicara soal film yang senada dengan Euphoria, A24, yang juga merupakan salah satu rumah produksinya, punya segudang koleksi yang siap memberikanmu sensasi serupa, salah satunya adalah American Honey. Ceritanya berpusat pada Star (Sasha Lane), remaja perempuan dari keluarga berantakan yang memutuskan untuk kabur dari rumah dan bergabung dengan kru penjual majalah keliling. Sepanjang perjalanan mereka dari kota ke kota, Star larut dalam pesta pora hingga terjebak dalam hubungan toksik dengan Jake (Shia LaBeouf) yang manipulatif.

Disutradarai oleh Andrea Arnold (Fish Tank), film ini menyajikan potret mentah tentang kebebasan dan pencarian jati diri anak muda di pinggiran Amerika. Yang bikin American Honey makin spesial adalah visualnya yang sangat hangat dengan sentuhan sun-drenched yang bakal mengingatkanmu pada nuansa dreamy khas Euphoria. Dan layaknya para pemain di serial populer HBO tersebut pula, Sasha Lane dan Shia LaBeouf mendominasi layar dengan akting yang sangat natural dan apa adanya.

3. Thirteen (2003)

adegan dalam film Thirteen
adegan dalam film Thirteen (dok. Working Title Films/Thirteen)

Meski perilisannya telah lewat lebih dari dua dekade, Thirteen mengangkat isu yang masih relevan hingga hari ini, termasuk buat para penonton setia Euphoria. Ceritanya mengikuti Tracy Freeland (Evan Rachel Wood), siswi yang awalnya dikenal pintar dan cukup kalem sebelum hidupnya berubah drastis setelah berteman dengan Evie Zamora (Nikki Reed), cewek populer yang problematik. Demi diterima dalam lingkungan pergaulan baru, Tracy pun mulai terjerumus ke berbagai hal negatif, mulai dari mencuri, memakai narkoba, hingga perilaku berisiko yang perlahan menghancurkan dirinya sendiri.

Disutradarai oleh Catherine Hardwicke (Twilight), Thirteen kerap disebut sebagai “kakak” Euphoria karena sama-sama berani mengupas sisi kelam kehidupan anak muda tanpa glamorisasi yang berlebihan. Salah satu kekuatan terbesar film ini ada pada hubungan Tracy dengan ibunya, Melanie (Holly Hunter), yang berusaha keras memahami perubahan drastis anaknya. Konflik mereka menjadi sangat emosional karena filmnya gak pernah memosisikan siapa pun sebagai sosok yang sepenuhnya benar atau salah.

4. The Line (2023)

adegan dalam film The Line
adegan dalam film The Line (dok. Utopia/The Line)

Selanjutnya ada The Line, yang walau berlatar kampus, tetap sejalan dengan Euphoria karena sama-sama membedah psikologi anak muda yang terjebak dalam lingkungan toksik dan penuh tekanan sosial. Film ini mengikuti Tom Backster (Alex Wolff), mahasiswa penerima beasiswa yang begitu terobsesi dengan status dan kehidupan fraternitas elite di kampusnya. Namun, semuanya mulai berubah ketika ia jatuh hati pada Annabelle (Halle Bailey) dan perlahan menyadari sisi gelap tradisi “persaudaraan” yang selama ini ia banggakan.

Seperti arc Nate Jacobs (Jacob Elordi) di Euphoria, The Line adalah sebuah cautionary tale tentang bagaimana budaya maskulinitas beracun mampu merusak moral seseorang secara perlahan tapi pasti. Apalagi film ini juga dibintangi oleh Austin Abrams dan mendiang Angus Cloud, dua aktor yang memerankan Ethan dan Fezco di serial kreasi Sam Levinson tersebut, sehingga bikin atmosfer Euphoria-nya makin kental. Siap dibuat gak nyaman sekaligus sulit berpaling dari layar?

Layaknya Euphoria, empat film di atas juga hadir dengan keresahan, visual, dan dinamika karakter yang intens. Jadi, mumpung euforia musim ketiganya masih hangat, yuk, langsung amankan judul-judul di atas ke dalam daftar tontonan akhir pekanmu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Related Articles

See More