Bos atau atasan sering diidentikan dengan seorang laki-laki. Padahal, banyak juga bos atau atasan perempuan yang mampu mampu memimpin dengan baik. Entah itu memimpin tim kecil yang jumlahnya belasan orang, atau bahkan handle tim besar yang jumlah personelnya hingga ratusan.
Sayangnya, perempuan yang menjadi bos atau atasan masih kerap mendapat stereotip negatif. Perempuan dianggap emosional, subjektif, bahkan kurang pintar. Akibatnya, tim dan bawahan buru-buru menilai negatif terhadap bos perempuan, sekalipun hal-hal tersebut belum terbukti. Nah, berikut ini kriteria bos atau atasan perempuan idaman yang perlu kamu tahu. Penasaran? Yuk, simak!
